Asal-usul Malam 1 Suro Dianggap Sakral, Simak Sejarah dan Alasannya

Yasinta Rahmawati

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:10 WIB
Asal-usul Malam 1 Suro Dianggap Sakral, Simak Sejarah dan Alasannya
Ilustrasi Malam 1 Suro. (Freepik)
baca 10 detik
  • Sultan Agung menyatukan kalender Saka dan Hijriah pada tahun 1633 untuk menciptakan harmoni spiritual bagi masyarakat Jawa.
  • Malam 1 Suro menjadi momentum introspeksi diri atau Mulat Sarira melalui ritual doa, tirakat, dan menahan hawa nafsu.
  • Berbagai tradisi seperti kirab pusaka dan kungkum dilaksanakan untuk membersihkan batin serta memohon keselamatan bagi masyarakat Jawa.

Suara.com - Bagi masyarakat Jawa, Malam 1 Suro adalah momen istimewa dan erat dengan kesan sakral.

Wangi dupa menyeruak, ritual bisu dilakukan, dan sebagian besar orang memilih untuk berdiam diri di rumah atau melakukan tirakat.

Namun, pernahkah Anda bertanya-tanya, dari mana asal-usul kesakralan Malam 1 Suro ini?

Untuk memahami fenomena budaya ini, kita harus kembali ke abad ke-17, menelusuri jejak sejarah di tanah Mataram Islam.

Warisan Diplomasi Budaya Sultan Agung

Asal-usul Malam 1 Suro tidak bisa dilepaskan dari peran Sultan Agung Hanyokrokusumo, raja terbesar Kesultanan Mataram (1613–1645).

Pada masa itu, masyarakat Jawa terbelah dalam dua penggunaan kalender: Kalender Saka (berbasis matahari, warisan Hindu-Buddha) dan Kalender Hijriah (berbasis bulan, digunakan oleh masyarakat Islam).

Pada tahun 1633 Masehi, Sultan Agung melakukan sebuah langkah politik dan budaya yang sangat cerdas.

Beliau menyatukan kedua kalender tersebut untuk menciptakan harmoni di antara rakyatnya.

baca juga

Beliau menetapkan bahwa tahun baru Jawa dimulai pada tanggal 1 Suro, yang bertepatan dengan 1 Muharram dalam kalender Islam.

Sejak saat itulah, 1 Suro menjadi hari yang sangat istimewa. Penyatuan ini bukan sekadar urusan administratif, melainkan upaya menyatukan aspek spiritualitas lokal dengan nilai-nilai Islam.

Kesakralannya pun terus dipupuk hingga menjadi identitas kuat masyarakat Jawa hingga hari ini.

Makna Spiritual: Waktunya "Mulat Sarira"

Secara filosofis, Malam 1 Suro dianggap sakral karena merupakan momen transisi waktu atau liminal space.

Dalam pandangan kosmologi Jawa, pergantian tahun adalah waktu di mana pintu antara dunia fisik dan dunia spiritual terbuka lebar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenapa Malam 1 Suro Tidak Boleh Keluar Rumah? Ini Asal-Usul Larangannya

Kenapa Malam 1 Suro Tidak Boleh Keluar Rumah? Ini Asal-Usul Larangannya

Lifestyle | Sabtu, 13 Juni 2026 | 10:10 WIB

Kenapa Weton Tulang Wangi Tidak Boleh Keluar saat Malam 1 Suro? Ahli Spiritual Beri Peringatan!

Kenapa Weton Tulang Wangi Tidak Boleh Keluar saat Malam 1 Suro? Ahli Spiritual Beri Peringatan!

Lifestyle | Jum'at, 12 Juni 2026 | 12:44 WIB

Apa Itu Tapa Bisu? Tradisi yang Dilakukan Setiap Malam 1 Suro

Apa Itu Tapa Bisu? Tradisi yang Dilakukan Setiap Malam 1 Suro

Lifestyle | Rabu, 10 Juni 2026 | 20:50 WIB

Terkini

6 Rekomendasi Sandal Jepit yang Tidak Gampang Putus saat Musim Hujan

6 Rekomendasi Sandal Jepit yang Tidak Gampang Putus saat Musim Hujan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:56 WIB

Pandu Sjahrir Disebut Punya Saham Supra Sekuritas yang Melakukan Transaksi Terkoordinasi

Pandu Sjahrir Disebut Punya Saham Supra Sekuritas yang Melakukan Transaksi Terkoordinasi

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:53 WIB

Suahasil Tetapkan Batas Defisit APBD 2027 Maksimal 2,5 Persen, Utang Pemda Makin Diperketat

Suahasil Tetapkan Batas Defisit APBD 2027 Maksimal 2,5 Persen, Utang Pemda Makin Diperketat

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:53 WIB

Bak Tukang Sayur, Viral Kopdes Merah Putih Jualan Keliling Bawa Sembako di Mojokerto

Bak Tukang Sayur, Viral Kopdes Merah Putih Jualan Keliling Bawa Sembako di Mojokerto

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:51 WIB

Penuh Nostalgia! Trio Bajaj Resmi Comeback di Para Pencari Tuhan Jilid 20

Penuh Nostalgia! Trio Bajaj Resmi Comeback di Para Pencari Tuhan Jilid 20

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:45 WIB

Daihatsu Kumpul Sahabat Denpasar Berlangsung Lima Hari, Hadirkan Beragam Aktivitas

Daihatsu Kumpul Sahabat Denpasar Berlangsung Lima Hari, Hadirkan Beragam Aktivitas

Otomotif | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:41 WIB

Dua Bulan Pascakebakaran, Wisatawan Mulai Kembali Sambangi Desa Adat Sade

Dua Bulan Pascakebakaran, Wisatawan Mulai Kembali Sambangi Desa Adat Sade

Foto | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:33 WIB

Bedak Padat Purbasari Apa Mengandung SPF? Ini Klaim dan Penjelasannya

Bedak Padat Purbasari Apa Mengandung SPF? Ini Klaim dan Penjelasannya

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:32 WIB

4 Jas Hujan Ponco atau Kelelawar dengan Celana, Praktis untuk Pemotor

4 Jas Hujan Ponco atau Kelelawar dengan Celana, Praktis untuk Pemotor

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:31 WIB

Bagaimana Cara Adopsi Orang Utan? Ini Syarat, Biaya, dan Langkah Pendaftarannya

Bagaimana Cara Adopsi Orang Utan? Ini Syarat, Biaya, dan Langkah Pendaftarannya

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:30 WIB

×