Kenapa Malam 1 Suro Tidak Boleh Keluar Rumah? Ini Asal-Usul Larangannya

Ruth Meliana

Sabtu, 13 Juni 2026 | 10:10 WIB
Kenapa Malam 1 Suro Tidak Boleh Keluar Rumah? Ini Asal-Usul Larangannya
ilustrasi malam 1 suro (freepik)
baca 10 detik
  • Sultan Agung menciptakan kalender Jawa pada 1633 Masehi untuk menyatukan tradisi penanggalan Hindu dan Islam di tanah Jawa.
  • Malam 1 Suro dianggap waktu sakral penuh energi spiritual saat masyarakat Jawa diimbau melakukan refleksi dan introspeksi.
  • Larangan keluar rumah bertujuan menghormati kehadiran arwah leluhur serta menghindari risiko energi negatif dari aktivitas dunia gaib.

Suara.com - Malam 1 Suro merupakan salah satu momen paling sakral dalam kalender Jawa. Malam ini menandai pergantian tahun baru dalam penanggalan Jawa yang bertepatan dengan 1 Muharram dalam kalender Hijriah.

Bagi masyarakat Jawa, khususnya di Jawa Tengah dan Jawa Timur, malam ini bukan sekadar pergantian tanggal, melainkan waktu penuh kekuatan spiritual, energi gaib, dan kesempatan untuk introspeksi mendalam. Salah satu pantangan utama yang paling dikenal adalah larangan keluar rumah.

Lantas, mengapa malam 1 suro tidak boleh keluar rumah? Mari kita telusuri lebih dalam akar sejarah, makna spiritual, dan filosofi di balik tradisi ini.

Asal Usul Malam 1 Suro

Kapan Tanggal 1 Suro 2025 (Freepik)
ilustrasi 1 Suro (Freepik)

 

 

Tradisi Malam 1 Suro tidak muncul begitu saja. Ia lahir dari upaya Sultan Agung Hanyokrokusumo, penguasa Kerajaan Mataram Islam (1613-1645), yang menciptakan kalender Jawa pada sekitar tahun 1633 Masehi.

Sultan Agung ingin menyatukan dua tradisi besar: kalender Saka (Hindu-Buddha) dengan kalender Hijriah (Islam). Tujuannya adalah mempersatukan rakyat yang terpecah antara golongan santri dan abangan, sekaligus memperkuat identitas budaya Jawa yang harmonis dengan ajaran Islam.

Kata “Suro” sendiri berasal dari “Asyura”, yang merujuk pada tanggal 10 Muharram, bulan suci dalam Islam yang diperingati sebagai hari berkabung atas wafatnya Husain bin Ali di Karbala.

Dalam konteks Jawa, 10 hari pertama bulan Suro dianggap sebagai periode keramat, di mana batas antara dunia nyata dan gaib menjadi tipis.

Malam 1 Suro menjadi puncaknya: waktu di mana roh-roh leluhur diyakini berkunjung, makhluk halus aktif, dan energi supranatural mencapai puncak.

Alasan Larangan Keluar Rumah

Ilustrasi Weton Tulang Wangi memiliki pantangan saat malam 1 suro. [Dok Suara.com/AI]
Ilustrasi malam 1 suro. [Dok Suara.com/AI]

 

Larangan keluar rumah pada malam 1 Suro bukanlah sekadar mitos kosong, melainkan bentuk kearifan lokal yang sarat makna. Beberapa penjelasan utama meliputi:

baca juga

1. Aktivitas Dunia Gaib yang Intens

Masyarakat Jawa percaya bahwa pada malam ini, alam gaib sedang “hidup”. Makhluk halus, roh leluhur, hingga pasukan gaib seperti yang dikaitkan dengan Nyi Roro Kidul (Ratu Pantai Selatan) diyakini berkeliaran.

Keluar rumah tanpa tujuan spiritual dianggap berisiko bertemu atau “bersinggungan” dengan energi tersebut, yang bisa mendatangkan kesialan, gangguan, atau musibah.

Ada kepercayaan bahwa makhluk-makhluk ini sedang mencari “tumbal” atau sedang dalam perjalanan sakral menuju tempat-tempat keramat seperti Keraton atau Gunung Merapi.

2. Waktu untuk Tirakat dan Refleksi

Malam 1 Suro adalah malam prihatin. Keluar rumah dianggap mengganggu keheningan yang diperlukan untuk membersihkan jiwa, berdoa, tafakur, dan memohon berkah di tahun baru.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenapa Weton Tulang Wangi Tidak Boleh Keluar saat Malam 1 Suro? Ahli Spiritual Beri Peringatan!

Kenapa Weton Tulang Wangi Tidak Boleh Keluar saat Malam 1 Suro? Ahli Spiritual Beri Peringatan!

Lifestyle | Jum'at, 12 Juni 2026 | 12:44 WIB

Ini Daftar Weton Tulang Wangi yang Harus Waspada di Malam 1 Suro, Punya Aura Kuat!

Ini Daftar Weton Tulang Wangi yang Harus Waspada di Malam 1 Suro, Punya Aura Kuat!

Lifestyle | Kamis, 11 Juni 2026 | 15:08 WIB

Apa Itu Tapa Bisu? Tradisi yang Dilakukan Setiap Malam 1 Suro

Apa Itu Tapa Bisu? Tradisi yang Dilakukan Setiap Malam 1 Suro

Lifestyle | Rabu, 10 Juni 2026 | 20:50 WIB

Terkini

Bareskrim Tetapkan 20 Koperasi Jadi Tersangka Karhutla

Bareskrim Tetapkan 20 Koperasi Jadi Tersangka Karhutla

Sumbar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:38 WIB

5 Sabun Cuci Muka untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas

5 Sabun Cuci Muka untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:36 WIB

Sempat Tiga Kali Dihadang, Massa Mahasiswa Trisakti Tembus Patung Kuda Gelar Aksi

Sempat Tiga Kali Dihadang, Massa Mahasiswa Trisakti Tembus Patung Kuda Gelar Aksi

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:35 WIB

Persib Makin Dekat ke Babak 16 Besar ACL 2, Rekor Sempurna Jadi Modal ke Australia

Persib Makin Dekat ke Babak 16 Besar ACL 2, Rekor Sempurna Jadi Modal ke Australia

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:34 WIB

Kesal Tak Dijemput, Nenek di Depok Tega Bakar Cucu Hingga Luka 80 Persen

Kesal Tak Dijemput, Nenek di Depok Tega Bakar Cucu Hingga Luka 80 Persen

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:33 WIB

Bonus Atlet Asian Games dan Asian Para Games Naik, Menpora: Biar Sejahtera

Bonus Atlet Asian Games dan Asian Para Games Naik, Menpora: Biar Sejahtera

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:31 WIB

Viral Gerombolan Turis Israel Mencuri di Lombok, Bayar Uang Damai Rp48 Juta Lalu ke Bali

Viral Gerombolan Turis Israel Mencuri di Lombok, Bayar Uang Damai Rp48 Juta Lalu ke Bali

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:29 WIB

Eks Wamen Imipas Silmy Karim Didakwa Terima Suap Rp33,8 Miliar

Eks Wamen Imipas Silmy Karim Didakwa Terima Suap Rp33,8 Miliar

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:27 WIB

Hashim Ungkap Efek MSCI, Rupiah Terancam Anjlok ke Rp 22.000

Hashim Ungkap Efek MSCI, Rupiah Terancam Anjlok ke Rp 22.000

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:21 WIB

Terima Denny Indrayana Cs, PKS Bakal Seriusi Polemik Keabsahan Ijazah Gibran Pasca Putusan MK

Terima Denny Indrayana Cs, PKS Bakal Seriusi Polemik Keabsahan Ijazah Gibran Pasca Putusan MK

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:20 WIB

×