Apa Itu Tapa Bisu? Tradisi yang Dilakukan Setiap Malam 1 Suro

Agatha Vidya Nariswari

Rabu, 10 Juni 2026 | 20:50 WIB
Apa Itu Tapa Bisu? Tradisi yang Dilakukan Setiap Malam 1 Suro
Kirab 1 suro di Jogja (Instagram Kraton Jogja)
baca 10 detik
  • Masyarakat Jawa menjalankan tradisi Tapa Bisu dengan berdiam diri tanpa berbicara saat malam 1 Suro.
  • Ritual ini dilakukan melalui kegiatan Mubeng Beteng di Keraton Yogyakarta dan Surakarta sebagai bentuk introspeksi diri.
  • Pelaksanaan tradisi bertujuan untuk melatih pengendalian emosi, menahan nafsu, serta memohon keselamatan.

Suara.com - Tapa Bisu adalah salah satu tradisi spiritual masyarakat Jawa yang dilakukan pada malam 1 Suro, malam pergantian tahun dalam penanggalan Jawa.

“Tapa” berarti bertapa atau melakukan laku prihatin, sedangkan “Bisu” berarti diam atau tidak berbicara.

Tradisi ini merupakan bentuk introspeksi diri, pengendalian diri, dan pencarian ketenangan batin di tengah hiruk-pikuk kehidupan.

Tapa Bisu paling dikenal sebagai bagian inti dari ritual Mubeng Beteng di Keraton Yogyakarta dan Keraton Surakarta.

Ribuan warga berjalan kaki mengelilingi benteng keraton tanpa berbicara sepatah kata pun, tanpa alas kaki, dan dalam keheningan total.

Sejarah dan Makna Tapa Bisu

Tradisi Tapa Bisu telah ada sejak lama dan mengalami berbagai penyesuaian. Salah satu catatan sejarah menyebutkan bahwa ritual serupa dilakukan pada tahun 1919 di Keraton Yogyakarta untuk menangkal wabah penyakit.

Seiring waktu, maknanya berkembang menjadi simbol refleksi diri, rasa syukur, serta doa untuk keselamatan bangsa dan negara. Dalam filosofi Jawa, diam bukan berarti kosong.

Tapa Bisu mengajarkan manusia untuk mendengar suara hati, menahan nafsu, serta membersihkan pikiran dari segala gangguan. Dengan tidak berbicara, peserta belajar mengendalikan lidah dan emosi—dua hal yang sering menjadi sumber masalah dalam kehidupan sehari-hari.

baca juga

Berjalan tanpa alas kaki melambangkan kerendahan hati dan kedekatan dengan bumi sebagai sumber kehidupan.

Tata Cara Pelaksanaan

Pada malam 1 Suro, warga biasanya berkumpul di sekitar Keraton Yogyakarta dan Keratom Surakarta. Setelah ada tanda (biasanya bunyi lonceng), rombongan mulai berjalan mengelilingi beteng searah berlawanan jarum jam.

Selama prosesi, peserta dilarang berbicara, makan, minum, dan merokok. Banyak yang juga melaksanakan tapa bisu secara pribadi dengan cara berpuasa, tidak tidur, atau hanya diam di tempat sambil berdoa dan merenung. 

Tradisi ini tetap hidup hingga sekarang karena nilai-nilainya yang universal. Pada era modern, Tapa Bisu menjadi pengingat penting bahwa kadang kita perlu jeda, diam, dan mendengar diri sendiri untuk menemukan kedamaian dan arah hidup yang lebih baik.

Meski berakar dari kebudayaan Jawa, makna Tapa Bisu dapat dipahami oleh siapa saja yang mencari keseimbangan batin. Setiap malam 1 Suro, tradisi ini terus diwariskan sebagai bentuk kearifan lokal yang kaya filosofi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Weton Tulang Wangi Apa Saja? Ini Alasan Dilarang Keluar di Malam 1 Suro

Weton Tulang Wangi Apa Saja? Ini Alasan Dilarang Keluar di Malam 1 Suro

Lifestyle | Rabu, 10 Juni 2026 | 13:19 WIB

Malam 1 Suro 2026 Kapan? Catat Tanggal, Makna, dan Tradisinya

Malam 1 Suro 2026 Kapan? Catat Tanggal, Makna, dan Tradisinya

Lifestyle | Selasa, 09 Juni 2026 | 07:35 WIB

Kapan Malam 1 Suro 2026? Ini Tradisi yang Biasa Dilakukan Masyarakat Jawa

Kapan Malam 1 Suro 2026? Ini Tradisi yang Biasa Dilakukan Masyarakat Jawa

Lifestyle | Jum'at, 05 Juni 2026 | 14:24 WIB

Terkini

Perkuat Ekonomi, Apa Itu Dana Bagi Hasil Tambang dan Kenapa Perlu Dievaluasi?

Perkuat Ekonomi, Apa Itu Dana Bagi Hasil Tambang dan Kenapa Perlu Dievaluasi?

Bisnis | Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:47 WIB

Duel Berdarah di Sampang: Tak Terima Ibu Dipacari Lansia, Anak Nekat Carok

Duel Berdarah di Sampang: Tak Terima Ibu Dipacari Lansia, Anak Nekat Carok

Jatim | Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:46 WIB

Soroti Febrie Adriansyah Tanpa Rompi dan Borgol, Legislator Gerindra: Tak Ada yang Kebal Hukum

Soroti Febrie Adriansyah Tanpa Rompi dan Borgol, Legislator Gerindra: Tak Ada yang Kebal Hukum

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:46 WIB

Bukan Sekadar Nostalgia, Timeless Project Live Ajak Generasi 2000-an Merayakan Perjalanan Hidup

Bukan Sekadar Nostalgia, Timeless Project Live Ajak Generasi 2000-an Merayakan Perjalanan Hidup

Entertainment | Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:41 WIB

Diskon Spesial! Makan Siang Hemat di Hachi Garden Khusus Pengguna BRImo

Diskon Spesial! Makan Siang Hemat di Hachi Garden Khusus Pengguna BRImo

Bri | Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:37 WIB

5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian

5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:35 WIB

Buku Ayah, Ini Arahnya ke Mana, Ya?: Teman Anak-Anak yang Kehilangan Ayah

Buku Ayah, Ini Arahnya ke Mana, Ya?: Teman Anak-Anak yang Kehilangan Ayah

Your Say | Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:30 WIB

Membangkitkan Raksasa yang Tertidur: Misi Besar Lampung Kembalikan Kejayaan Udang Dipasena

Membangkitkan Raksasa yang Tertidur: Misi Besar Lampung Kembalikan Kejayaan Udang Dipasena

Lampung | Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:22 WIB

Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan

Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:21 WIB

Gandeng Hengky Kurniawan, Run Like a Pro di Bandung Dorong Gaya Hidup Sehat Anak Muda

Gandeng Hengky Kurniawan, Run Like a Pro di Bandung Dorong Gaya Hidup Sehat Anak Muda

Sport | Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:20 WIB

×