-
Profil Ayyoub Bouaddi, gelandang muda Maroko yang bersinar di Piala Dunia 2026.
-
Ayyoub Bouaddi mencatatkan akurasi operan hingga 91 persen melawan Brasil.
-
Berkat performa apiknya, Ayyoub Bouaddi kini menjadi incaran utama klub Arsenal.
Suara.com - Profil Ayyoub Bouaddi ramai menuai sorotan usai pemain muda Timnas Maroko itu bersinar di Piala Dunia 2026.
Sebagai informasi, Vinicius Jr memang menjadi Man of The Match pada laga Brazil vs Maroko di Grup C Piala Dunia 2026, Minggu (14/06/2026).
Meski begitu, banyak penggemar sepak bola menyoroti ketenangan dari Wonderkid 18 tahun Maroko yang baru saja debut, Ayyoub Bouaddi.
Gelandang muda itu bahkan mampu mengimbangi permainan player veteran Casemiro serta Bruno Guimaraes.
Pantauan Suara.com, tiga pencarian seperti 'Maroko vs Brazil', 'Ayyoub Bouaddi' dan 'Brazil' menempati jajaran teratas di Google Trends dalam 8 jam terakhir.
Lahir pada 2 Oktober 2007, Bouaddi membuktikan bahwa usia hanyalah angka. Di usianya yang baru 18 tahun, ia menunjukkan ketenangan layaknya pemain veteran di lini tengah The Atlas Lions.

Awal Karier: Pemecah Rekor Sejak Usia 16 Tahun
Perjalanan karier Ayyoub Bouaddi dimulai dari kota kecil Creil di Prancis. Bakat besarnya tercium oleh pemandu bakat Lille OSC, yang kemudian memboyongnya ke akademi pada tahun 2021.
Hanya butuh waktu dua tahun bagi Bouaddi untuk meyakinkan manajemen Lille bahwa ia adalah aset masa depan.
- Kontrak Profesional: Pada 21 Agustus 2023, ia menandatangani kontrak profesional pertamanya hingga Juni 2026.
- Debut Eropa yang Bersejarah: Pada 5 Oktober 2023, dalam laga Liga Konferensi Eropa UEFA melawan KÍ, ia mencatatkan sejarah. Pada usia 16 tahun 3 hari, ia menjadi pemain termuda yang pernah bermain di kompetisi klub Eropa.
- Rekor Klub: Ia juga memecahkan rekor Joël Henry sejak 1978 sebagai pemain termuda yang tampil dalam pertandingan resmi untuk Lille.
- Dominasi di Ligue 1: Tak lama kemudian, ia menjadi pemain termuda di Ligue 1 sejak 1981, membuktikan bahwa ia siap bersaing di level tertinggi sepak bola Prancis.
Memilih Maroko daripada Prancis
Sebelum bersinar bersama Maroko, Bouaddi sebenarnya adalah bagian dari sistem pemuda Prancis.
Ia tercatat pernah memperkuat timnas Prancis dari level U-16 hingga bahkan menjabat sebagai kapten tim U-21 di awal tahun 2026. Namun, darah Maroko dari kedua orang tuanya memanggil.
Pada 15 Mei 2026, hanya beberapa minggu sebelum sepak mula Piala Dunia 2026, federasi sepak bola Maroko mengonfirmasi bahwa FIFA telah menyetujui perpindahan kewarganegaraan sepak bolanya.
Keputusan ini sempat mengejutkan publik Prancis, mengingat mereka kehilangan salah satu gelandang muda berbakat.
Panggung utama Bouaddi terjadi di New York New Jersey Stadium pada laga pembuka Grup C.
Maroko harus berhadapan dengan Brasil yang bertabur bintang di bawah asuhan Carlo Ancelotti.
Meskipun laga berakhir imbang 1-1, sorotan utama tertuju pada bagaimana Bouaddi "mengantongi" lini tengah Brasil yang dihuni pemain senior seperti Casemiro.
Mengutip Football London dan Gulf News, analis ternama, Ibrahim Afellay, memberikan pujian setinggi langit bagi sang Wonderkid.
"Dia mampu bertahan dengan baik. Memenangkan duel hingga dua kali, lalu kembali terlibat untuk merebut bola. Dia mendapat tekanan, tapi tetap tenang, mencari solusi permainan, dan memilih posisi," jelas Afellay
Statistik Fantastis Ayyoub Bouaddi vs Brasil
Bukan sekadar pujian kosong, statistik Bouaddi dalam pertandingan melawan Selecao memang di luar nalar untuk pemain seusianya:
- 91 persen Akurasi Operan (60/66 operan sukses).
- 100 persen Akurasi Operan di Final Third (16/16 operan sukses di area pertahanan lawan).
- 6 Pemulihan Bola (Ball Recoveries).
- 5 Intersepsi.
- 9 Duel Dimenangkan.
Kekuatan teknik, ketenangan, dan kecerdasan dalam menempatkan posisi membuatnya menjadi pemain yang paling dominan di lapangan
Berkat performa fenomenalnya di Piala Dunia 2026, nilai pasar Ayyoub Bouaddi melonjak drastis.
Arsenal dilaporkan menjadi klub terdepan yang mengincar tanda tangannya.
Direktur olahraga Arsenal, Andrea Berta, dikabarkan sudah mendekati perwakilan Bouaddi sejak awal tahun 2026.
Scout milik Arsenal bahkan sudah memantau geladang muda tersebut sejak 2025 lalu.
Lille sendiri dikabarkan mematok harga yang tidak murah. Sebelum Piala Dunia dimulai, harganya berada di kisaran £60 juta.
Namun, melihat penampilannya yang mampu meredam bintang sekelas Vinicius Jr dan mendikte permainan melawan Brasil, Lille dipastikan akan meminta biaya ekstra.
Selain Arsenal, raksasa Prancis PSG juga dikabarkan tidak ingin kehilangan talenta lokal ini. Persaingan memperebutkan Bouaddi akan menjadi salah satu saga transfer paling panas setelah turnamen ini berakhir.