Kenapa PLN Melakukan Pemadaman Listrik? Ini 5 Alasannya

Ruth Meliana

Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:15 WIB
Kenapa PLN Melakukan Pemadaman Listrik? Ini 5 Alasannya
Dugaan penyimpangan anggaran di lingkungan PT PLN (Persero) kembali menjadi perhatian publik. [Suara.com/dok]
baca 10 detik
  • PLN melakukan pemeliharaan infrastruktur rutin guna mencegah kerusakan sistem yang lebih parah serta menghindari risiko pemadaman listrik massal.
  • Gangguan teknis mendadak pada pembangkit listrik serta kondisi cuaca ekstrem memaksa PLN memadamkan aliran listrik secara bergilir.
  • Permintaan listrik yang tinggi melebihi kapasitas suplai menyebabkan sistem proteksi otomatis memutus aliran guna menjaga stabilitas jaringan nasional.

Suara.com - PLN sebagai penyedia listrik utama di Indonesia sering kali menjadi sorotan masyarakat ketika terjadi pemadaman listrik, baik yang bersifat mendadak maupun bergilir. Hal ini sering memicu pertanyaan, kenapa PLN melakukan pemadaman listrik?

Pemadaman listrik bukanlah keputusan sewenang-wenang, melainkan langkah yang diambil untuk menjaga kestabilan sistem kelistrikan secara keseluruhan. Meski sering menimbulkan ketidaknyamanan, pemadaman listrik memiliki alasan teknis, operasional, dan strategis yang penting.

1. Pemeliharaan dan Perbaikan Infrastruktur

Salah satu alasan utama PLN melakukan pemadaman adalah untuk pemeliharaan rutin atau perbaikan jaringan. Infrastruktur kelistrikan seperti gardu induk, kabel transmisi, dan pembangkit listrik memerlukan inspeksi berkala agar tetap andal.

Tanpa pemadaman terencana, risiko kerusakan yang lebih besar bisa terjadi, yang justru berpotensi menyebabkan blackout massal.

PLN biasanya mengumumkan jadwal pemadaman ini melalui media sosial, aplikasi, atau pemberitahuan resmi agar masyarakat bisa mempersiapkan diri.

Contohnya, pemeliharaan pada sistem transmisi 500 kV sering dilakukan untuk mencegah gangguan seperti yang pernah terjadi pada kasus pemadaman besar di Jawa tahun 2019, di mana gangguan pada jalur Ungaran-Pemalang menyebabkan listrik padam di puluhan juta pelanggan.

2. Gangguan Teknis dan Force Outage

Banyak pemadaman disebabkan oleh gangguan teknis mendadak (force outage) pada pembangkit listrik.

baca juga

Misalnya, kerusakan pada PLTGU (Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap) Jawa 1 sering disebut sebagai pemicu penurunan kapasitas pasokan di wilayah Jawa dan sekitarnya. Gangguan ini bisa berasal dari masalah mesin, turbin, atau komponen lain yang sudah tua.

Selain itu, derating atau penurunan kapasitas produksi secara sengaja juga dilakukan untuk menjaga cadangan bahan bakar.

Pakar dari ITB seperti Kevin Marojahan Banjar Nahor menjelaskan bahwa force outage dan derating menjadi dua faktor utama pemadaman belakangan ini.

PLN memilih memadamkan sebagian wilayah secara bergilir daripada membiarkan seluruh sistem kolaps.

3. Cuaca Ekstrem dan Bencana Alam

Indonesia sebagai negara kepulauan sangat rentan terhadap cuaca ekstrem. Angin kencang, petir, banjir, pohon tumbang, atau bahkan El Nino dapat merusak jaringan transmisi dan distribusi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kursi Dirut PLN Digoyang Isu Reshuffle, Danantara Beri Sinyal RUPSLB Digelar!

Kursi Dirut PLN Digoyang Isu Reshuffle, Danantara Beri Sinyal RUPSLB Digelar!

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:38 WIB

Bahlil Buka Peluang Harga Batu Bara PLN Naik, Pengusaha Tambang Jangan Sampai Merugi

Bahlil Buka Peluang Harga Batu Bara PLN Naik, Pengusaha Tambang Jangan Sampai Merugi

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 17:15 WIB

Bahlil Jamin Tak Ada Lagi Pemadaman Listrik: Insya Allah!

Bahlil Jamin Tak Ada Lagi Pemadaman Listrik: Insya Allah!

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:10 WIB

Terkini

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Potensi RI Punya 89 Ribu Ton Uranium, BRIN Paparkan Ambisi Nuklir ke Prabowo

Potensi RI Punya 89 Ribu Ton Uranium, BRIN Paparkan Ambisi Nuklir ke Prabowo

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Internal Golkar Wonosobo Bergolak, Mahkamah Partai Diminta Turun Tangan

Internal Golkar Wonosobo Bergolak, Mahkamah Partai Diminta Turun Tangan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:44 WIB

Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji

Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:31 WIB

Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset

Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:24 WIB

John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura

John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi

Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:12 WIB

Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG

Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:11 WIB

Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini

Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:09 WIB

Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR

Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:01 WIB

×