Kenapa Baterai Smartwatch Cepat Habis? Ini 5 Cara Menghematnya agar Tahan Lama

Agatha Vidya Nariswari

Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:35 WIB
Kenapa Baterai Smartwatch Cepat Habis? Ini 5 Cara Menghematnya agar Tahan Lama
Ilustrasi smartwatch (Pexels/Ingo Joseph).
baca 10 detik
  • Pengguna smartwatch sering mengalami kendala baterai cepat habis akibat penggunaan fitur berlebihan.
  • Penyebab utama borosnya daya meliputi fitur layar, notifikasi tidak penting, serta pelacakan kesehatan aktif secara terus-menerus.
  • Pengguna dapat menghemat baterai hingga tiga hari dengan mengatur ulang pengaturan layar, notifikasi, dan rutin memperbarui perangkat.

Suara.com - Baterai smartwatch yang cepat habis menjadi keluhan umum pengguna wearable device. Padahal, smartwatch dirancang untuk menemani aktivitas seharian, tapi sering kali hanya bertahan setengah hari atau bahkan kurang.

Penyebab utamanya karena fitur-fitur canggih seperti layar Always On Display, koneksi Bluetooth terus-menerus, pelacakan detak jantung 24 jam, dan notifikasi yang tidak terkendali.

Selain itu, software yang tidak di-update dan pengaturan default pabrik yang boros daya juga mempercepat pengurasan baterai.

Namun, pengguna tidak perlu mengorbankan fitur smartwatch hanya untuk baterai yang lebih awet.

Dengan beberapa penyesuaian sederhana, baterai bisa bertahan hingga 2–3 hari bahkan lebih, tergantung modelnya.

Berikut lima cara efektif menghemat baterai smartwatch.

1. Matikan atau Atur Always On Display (AOD)

Always On Display adalah penyumbang konsumsi daya terbesar. Alih-alih membiarkannya menyala terus, ubah pengaturan menjadi Raise to Wake atau tap to wake.

Layar hanya menyala saat Anda mengangkat pergelangan tangan. Penghematan daya bisa mencapai 30–40% hanya dengan perubahan ini saja.

baca juga

2. Batasi Notifikasi yang Masuk

Buka pengaturan notifikasi di aplikasi pendamping (seperti Galaxy Wearable, Watch App, atau Zepp).

Matikan notifikasi yang kurang penting seperti game, promo, atau media sosial. Biarkan hanya panggilan, pesan penting, dan aplikasi kesehatan.

3. Kurangi Frekuensi Pelacakan Kesehatan

Fitur continuous heart rate monitoring dan SpO2 yang aktif 24 jam sangat boros. Ubah pengaturan heart rate menjadi setiap 10 atau 30 menit saja, kecuali saat olahraga.

Nonaktifkan juga pelacakan stres otomatis dan sleep tracking jika tidak terlalu dibutuhkan. GPS sebaiknya hanya dinyalakan saat berolahraga outdoor, bukan untuk tracking biasa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Rekomendasi Smartwatch Desain Stylish, Cocok buat Olahraga atau Nongkrong

4 Rekomendasi Smartwatch Desain Stylish, Cocok buat Olahraga atau Nongkrong

Tekno | Kamis, 18 Juni 2026 | 09:43 WIB

Garmin Luncurkan Forerunner 70 dan 170, Bantu Pelari Pemula Latihan Lebih Terarah dengan AI Coach

Garmin Luncurkan Forerunner 70 dan 170, Bantu Pelari Pemula Latihan Lebih Terarah dengan AI Coach

Tekno | Rabu, 17 Juni 2026 | 17:10 WIB

Review Huawei Watch GT 6 Pro Versi David GadgetIn: Baterai Badak, GPS Presisi

Review Huawei Watch GT 6 Pro Versi David GadgetIn: Baterai Badak, GPS Presisi

Tekno | Rabu, 17 Juni 2026 | 14:49 WIB

Terkini

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:23 WIB

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Video | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:00 WIB

×