Cara Baru Warga Urban Menjadikan Emas Bagian dari Gaya Hidup

Vania Rossa

Sabtu, 11 Juli 2026 | 00:05 WIB
Cara Baru Warga Urban Menjadikan Emas Bagian dari Gaya Hidup
Ilustrasi investasi emas. (Unsplash/rc.xyz NFT gallery)
baca 10 detik
  • Ada yang berubah dari cara masyarakat urban memandang investasi.
  • Logam mulia tak lagi dipandang sebagai simpanan yang hanya disimpan di brankas atau dipakai saat momen tertentu.
  • Bagi banyak orang, emas mulai menjadi bagian dari gaya hidup finansial yang lebih sadar, fleksibel, dan mudah diakses.

Suara.com - Kemang, kawasan yang selama ini identik dengan kafe, ruang kreatif, dan komunitas anak muda ini kini kedatangan wajah baru yang sedikit berbeda, sebuah ruang yang mengajak masyarakat melihat emas bukan lagi sekadar perhiasan atau simpanan di lemari, melainkan bagian dari perencanaan hidup yang lebih modern.

Bukan lagi sekadar mengejar keuntungan, generasi urban kini cenderung mencari cara mengelola aset yang praktis, transparan, dan mudah diakses. Salah satu instrumen yang kembali banyak dilirik adalah emas.

Menariknya, cara orang membeli dan menjual emas pun ikut berubah. Jika dulu identik dengan toko emas konvensional, kini pengalaman bertransaksi dibuat lebih sederhana dan mengikuti ritme masyarakat perkotaan yang serba cepat.

Tren tersebut menjadi latar belakang hadirnya Emas Now di kawasan Kemang, Jakarta Selatan. Berlokasi di Jalan Kemang Raya No. 83F, tempat ini menawarkan konsep transaksi logam mulia yang menggabungkan teknologi dengan layanan tatap muka.

Cara Baru Menjadikan Emas Bagian dari Gaya Hidup. (Dok. Emas Now)
Cara Baru Menjadikan Emas Bagian dari Gaya Hidup. (Dok. Emas Now)

Salah satu hal yang menarik adalah sistem Live International Gold Price yang memungkinkan pengunjung melihat pergerakan harga emas secara real time. Transparansi harga menjadi nilai tambah bagi masyarakat yang ingin mengetahui harga pasar sebelum memutuskan membeli maupun menjual emas.

Bagi yang ingin membeli logam mulia, tersedia layanan Smart Buy, yaitu sistem pemesanan khusus (special order) yang mengikuti harga pasar internasional. Konsep ini memberikan pilihan harga yang lebih kompetitif dibandingkan pembelian reguler, sekaligus menghadirkan proses transaksi yang lebih terukur.

Sementara itu, bagi masyarakat yang membutuhkan dana cepat, tersedia layanan Instant Cash. Melalui proses penilaian profesional, emas maupun perhiasan dapat dijual dengan mengacu pada harga pasar terkini, kemudian pembayaran dilakukan setelah proses verifikasi selesai.

Ada pula layanan MAXI Gold yang ditujukan bagi pelanggan yang ingin memperoleh nilai transaksi lebih optimal melalui berbagai program yang sedang berjalan.

Selain layanan tersebut, Emas Now juga menyediakan pilihan logam mulia dari berbagai merek seperti ANTAM, UBS, dan Galeri 24 dalam beragam ukuran. Seluruh produk yang dipasarkan merupakan produk asli dan bersertifikat sehingga memberikan rasa aman bagi masyarakat yang ingin mulai berinvestasi.

baca juga

Marketing Director Emas Now, Alif Fauzan, mengatakan perubahan perilaku masyarakat menjadi alasan utama perusahaan menghadirkan konsep layanan yang lebih modern.

"Kami ingin mengubah cara masyarakat bertransaksi logam mulia. Tidak hanya membeli dan menjual emas, tetapi juga menghadirkan pilihan layanan yang memberikan fleksibilitas, transparansi harga, dan nilai transaksi yang lebih optimal. Melalui Smart Buy, Instant Cash, dan MAXI Gold, kami menghadirkan solusi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat saat ini," ujarnya.

Menurut Alif, investasi logam mulia kini bukan lagi sesuatu yang rumit atau hanya dilakukan pada momen tertentu. Dengan dukungan harga internasional yang diperbarui secara real time serta layanan yang terintegrasi, masyarakat diharapkan dapat mengakses transaksi emas dengan lebih mudah.

"Kami percaya bahwa investasi emas, silver, dan bullion harus semakin mudah diakses oleh masyarakat. Emas Now hadir bukan hanya sebagai tempat membeli dan menjual emas, tetapi sebagai ekosistem perdagangan logam mulia yang mengintegrasikan pembelian, penjualan, investasi, hingga layanan buyback dalam satu tempat," katanya.

Hadirnya konsep seperti ini menunjukkan bahwa investasi perlahan mulai menjadi bagian dari gaya hidup urban. Di kawasan seperti Kemang, tempat orang terbiasa mencari pengalaman baru, mengelola aset kini bisa dilakukan dengan cara yang lebih praktis, transparan, dan selaras dengan dinamika kehidupan kota.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Barbuk Emas dan Uang Punya Siapa? Hensa Desak Transparansi Kasus Usai Jampidsus Febrie Mundur

Barbuk Emas dan Uang Punya Siapa? Hensa Desak Transparansi Kasus Usai Jampidsus Febrie Mundur

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:06 WIB

Makin Serius Menekuni Lari? Inovasi Terbaru Ini Layak Dilirik

Makin Serius Menekuni Lari? Inovasi Terbaru Ini Layak Dilirik

Lifestyle | Sabtu, 11 Juli 2026 | 11:48 WIB

Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!

Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!

Your Say | Jum'at, 10 Juli 2026 | 20:55 WIB

Terkini

Posko Kesehatan Pelabuhan Trisakti Tangani Korban Virgo Transport 8

Posko Kesehatan Pelabuhan Trisakti Tangani Korban Virgo Transport 8

Foto | Senin, 14 September 2026 | 07:00 WIB

Belajar dari Kecelakaan Kapal Virgo Transport 8, IABI Ingatkan Risiko Arus dan Cuaca di Laut

Belajar dari Kecelakaan Kapal Virgo Transport 8, IABI Ingatkan Risiko Arus dan Cuaca di Laut

News | Senin, 14 September 2026 | 07:00 WIB

Pertamina Patra Niaga dan Pemprov Sulsel Bersinergi, Antrean BBM di  SPBU Makassar Mulai Melandai

Pertamina Patra Niaga dan Pemprov Sulsel Bersinergi, Antrean BBM di SPBU Makassar Mulai Melandai

News | Senin, 14 September 2026 | 06:55 WIB

Bukan Hanya Merah dan Biru, Ini Arti Warna Api yang Jarang Diketahui

Bukan Hanya Merah dan Biru, Ini Arti Warna Api yang Jarang Diketahui

Tekno | Senin, 14 September 2026 | 06:49 WIB

Ramalan 12 Shio Hari Ini 14 September 2026 Lengkap: Arah Baru Bawa Kejutan

Ramalan 12 Shio Hari Ini 14 September 2026 Lengkap: Arah Baru Bawa Kejutan

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 06:40 WIB

Gaya Pelari Ramaikan Milo ACTIV Indonesia Race 2026 di Jakarta

Gaya Pelari Ramaikan Milo ACTIV Indonesia Race 2026 di Jakarta

Foto | Senin, 14 September 2026 | 05:30 WIB

Satu Kartu BCA-Blibli Tiket, Reward dari Belanja hingga Travel

Satu Kartu BCA-Blibli Tiket, Reward dari Belanja hingga Travel

Foto | Senin, 14 September 2026 | 05:00 WIB

Awal Sempurna Indonesia di AMNC 2026, Bangladesh Dilumat 8-1

Awal Sempurna Indonesia di AMNC 2026, Bangladesh Dilumat 8-1

Bola | Senin, 14 September 2026 | 04:00 WIB

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 02:22 WIB

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Bola | Senin, 14 September 2026 | 00:29 WIB

×