- Jakarta resmi menjadi tuan rumah kejuaraan Asian Minifootball Championship 2026 yang diikuti sepuluh negara di Stadion ASIOP.
- Kejuaraan olahraga internasional tersebut dibuka secara resmi melalui penendangan bola simbolis oleh para pejabat terkait pada Minggu.
- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan dukungan penuh demi kemajuan dunia olahraga sekaligus pariwisata nasional.
Suara.com - Asian Minifootball Championship (AMNC) 2026 resmi bergulir di Jakarta. Sebanyak 10 negara Asia ambil bagian dalam kejuaraan yang berlangsung di Stadion ASIOP, Jakarta, Minggu (13/9/2026).
Indonesia menjadi tuan rumah penyelenggaraan AMNC 2026 yang sekaligus menjadi momentum penting bagi perkembangan minifootball di kawasan Asia. Kejuaraan ini sebelumnya telah digelar di Thailand dan Taiwan.
Kini, Jakarta mendapat kesempatan menjadi panggung persaingan negara-negara Asia dalam memperebutkan posisi terbaik di AMNC 2026.

Opening ceremony AMNC 2026 berlangsung di Stadion ASIOP.
Acara tersebut diawali dengan sambutan dari Ketua Umum Federasi Minifootball Serikat Indonesia (FMSI) sekaligus Presiden Asian Minifootball Confederation, Eric Tuapattinaya, Presiden World Minifootball, Filip Juda, serta Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta, Drs. Andri Yuansyah, M.H.
Ketiganya kemudian melakukan penendangan bola secara simbolis sebagai tanda dimulainya penyelenggaraan AMNC 2026.
Dalam sambutannya, Eric Tuapattinaya menilai AMNC 2026 bukan sekadar ajang kompetisi. Menurutnya, kejuaraan tersebut juga menjadi penanda babak baru dalam perjalanan perkembangan minifootball di Asia.
“Hari ini bukan cuma membuka sebuah penyelenggaraan, tapi membuka lembaran baru bagi minifootball. Dengan setiap negara membawa bahasa dan kultur berbeda, namun mampu melebur menjadi satu kekuatan besar baru di dunia,” ujar Eric.
Eric juga menilai masa depan minifootball Asia memiliki peluang besar untuk berkembang. Namun, hal tersebut menurutnya membutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak, mulai dari pemain hingga pelatih.
“Saya percaya masa depan minifootball Asia sangat cerah, tetapi hanya bisa dicapai secara bersama-sama. Semua level pemangku kepentingan, pemain, pelatih, harus bisa berkolaborasi dan menunjukkan semangat untuk bisa menjadi besar, bukan hanya di level Asia tapi juga di dunia,” katanya.
Sementara itu, Presiden World Minifootball Filip Juda mengingat kembali perjalanan panjang pengembangan olahraga tersebut hingga akhirnya AMNC 2026 dapat terselenggara di Indonesia.
“Saya sangat ingat pada 2014 kita duduk bersama untuk membahas project ini (minifootball), dan bersama-sama kita bisa mewujudkannya sampai datangnya hari ini,” ujar Filip.
Perjalanan tersebut menjadi gambaran perkembangan minifootball yang terus meluas. Kini, olahraga tersebut mampu mempertemukan negara-negara dari berbagai kawasan Asia dalam satu kejuaraan.
Dukungan terhadap penyelenggaraan AMNC 2026 juga datang dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta, Drs. Andri Yuansyah, M.H., menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung event olahraga internasional di ibu kota.
“Pemerintah DKI Jakarta tentunya akan selalu memberikan dukungan penuh kepada setiap penyelenggaraan event internasional yang berlangsung. Ini bukan hanya demi kepentingan dunia olahraga, tetapi juga pariwisata Indonesia khususnya DKI Jakarta,” tutur Andri.