- Memilih cushion untuk kulit berminyak harus memerhatikan undertone wajah Anda.
- Carilah produk cushion untuk kulit berminyak yang berlabel non-comedogenic.
- Rekomendasi cushion untuk kulit berminyak bisa menggunakan varian dari Wardah.
Suara.com - Kulit berminyak sering kali mendapat tantangan tersendiri saat memilih cushion untuk pemakaian sehari-hari.
Sebab, salah memilih cushion bisa membuat wajah mengkilap setelah beberapa jam atau malah makeup geser dan luntur.
Padahal, cushion bisa jadi pilihan praktis, asalkan formulanya memang dikhususkan untuk mengontrol sebum.
Berikut ini dilansir dari laman Make Over dan Maybelline, cara memilih cushion yang tepat untuk kulit berminyak
1. Kenali Undertone dan Warna Kulit
Jangan asal pilih shade, mengetahui undertone sangat penting agar cushion tidak terlihat abu-abu di wajah.
Anda bisa cek urat nadi di pergelangan tangan. Jika biru artinya undertone Anda cool, hijau artinya warm, dan jika sulit dibedakan berarti neutral.
Selain itu, sesuaikan juga dengan skin tone atau tingkat kecerahan kulit Anda saat ini.
![Ilustrasi cushion tahan lama di cuaca panas [Magnific]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/07/08/77665-ilustrasi-cushion-tahan-lama-di-cuaca-panas-magnific.jpg)
2. Pilih Hasil Akhir Matte, Tapi Tetap Melembapkan
Kulit berminyak bukan berarti tidak butuh pelembap. Karena, kulit yang dehidrasi justru akan memicu produksi minyak lebih banyak.
"Kamu tidak boleh keliru, memilih cushion untuk kulit berminyak yang tepat adalah memilih cushion yang memiliki formula melembabkan. Dengan kulit yang lembab itu bisa membuat kadar minyak lebih terkontrol. Sehingga, hasil makeup kamu juga akan lebih flawless," keterangan dalam laman Move Over.
Jadi, carilah cushion dengan hasil akhir matte atau semi-matte untuk menahan kilap, tapi tetap mengandung kadar air tinggi agar kulit terhidrasi dengan baik.
3. Tekstur Ringan dan Non-Comedogenic
Hindari cushion dengan tekstur yang terlalu berat karena bisa menyumbat pori-pori dan memicu jerawat.
Pastikan produk yang Anda pilih memiliki label non-comedogenic dan sudah teruji secara klinis.