Benarkah Telinga Berdenging Tanda Ibadah Ditolak? Begini Penjelasan Buya Yahya

Nur Khotimah

Jum'at, 24 Juli 2026 | 17:50 WIB
Benarkah Telinga Berdenging Tanda Ibadah Ditolak? Begini Penjelasan Buya Yahya
Ilustrasi Telinga Berdenging. (Google AI Studio)
baca 10 detik
  • Telinga berdenging sering dikaitkan dengan anggapan bahwa ibadah seseorang tidak diterima, meski kepercayaan tersebut belum tentu memiliki dasar dalam ajaran Islam.
  • Dalam Islam, diterima atau tidaknya ibadah merupakan hak Allah SWT dan tidak dapat dipastikan melalui tanda-tanda fisik.
  • Berikut penjelasan Buya Yahya mengenai mitos telinga berdenging agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam memahaminya.

Suara.com - Di tengah masyarakat, masih banyak beredar anggapan yang mengaitkan berbagai kondisi tubuh dengan pertanda tertentu, termasuk telinga berdenging.

Salah satu kepercayaan yang kerap muncul adalah anggapan bahwa telinga berdenging merupakan tanda ibadah seseorang tidak diterima.

Keyakinan semacam ini sering menimbulkan rasa khawatir, terutama bagi orang yang sedang berusaha meningkatkan kualitas ibadahnya.

Padahal, tidak semua informasi yang beredar memiliki dasar yang benar menurut ajaran Islam sehingga perlu disikapi dengan bijak.

Dalam Islam, penilaian terhadap diterima atau tidaknya suatu ibadah merupakan hak Allah SWT dan tidak dapat dipastikan hanya berdasarkan tanda-tanda fisik tertentu.

Oleh karena itu, penting untuk memahami penjelasan para ulama agar tidak mudah mempercayai mitos atau anggapan yang belum memiliki landasan yang jelas.

Kira-kira, benarkah telinga berdenging menjadi tanda ibadah ditolak? Ini penjelasan Buya Yahya agar tidak salah memahami persoalan ini dan dapat menyikapinya sesuai dengan tuntunan Islam.

Penjelasan Buya Yahya soal Telinga Berdenging

Ilustrasi Telinga Berdenging. (Google AI Studio)
Ilustrasi Telinga Berdenging. (Google AI Studio)

Fenomena telinga berdenging sering dikaitkan dengan berbagai mitos di masyarakat. Ada yang meyakini kondisi tersebut sebagai pertanda ibadah tidak diterima, panggilan Nabi Muhammad SAW, hingga isyarat akan terjadi sesuatu dalam hidup seseorang.

Menanggapi anggapan tersebut, Buya Yahya memberikan penjelasan bahwa telinga berdenging tidak memiliki kaitan dengan pertanda-pertanda semacam itu menurut ajaran Islam.

baca juga

Beliau mengingatkan agar umat Islam tidak mudah menghubungkan suatu kondisi fisik dengan hal-hal yang tidak memiliki dasar syariat.

"(Telinga berdenging) Jangan dihubung-hubungkan dengan dipanggil Nabi dan sebagainya. Nabi memanggil setiap hari kepada kita kok. 'Ayo salat, ayo ibadah, ayo ini'. Jangan nunggu berdenging telinga," jelas Buya Yahya, dilansir dari YouTube Al Bahjah TV pada Jumat, 24 Juli 2026.

Beliau juga menegaskan bahwa umat Islam tidak perlu mencari makna khusus di balik telinga berdenging.

"Jangan menghubung-hubungkan hal demikian itu. Tidak tahu itu perintah di mana. Pertanyaan boleh-boleh saja, maka kami jawab, 'Enggak. Telinga berdenging, ya berdenging'," tegas Buya Yahya lagi.

Menurut Buya Yahya, jika telinga berdenging terjadi berulang atau terasa mengganggu, langkah yang lebih tepat adalah memeriksakannya dari sisi kesehatan.

Sebab, kondisi tersebut bisa saja dipicu oleh gangguan medis yang memerlukan penanganan, bukan pertanda spiritual.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa Hukum Minum Obat Penunda Haid agar Bisa Puasa Ramadan Penuh? Ini Kata Ulama

Apa Hukum Minum Obat Penunda Haid agar Bisa Puasa Ramadan Penuh? Ini Kata Ulama

Lifestyle | Rabu, 18 Februari 2026 | 15:09 WIB

Buya Yahya soal Hukum Pakai Lip Balm saat Puasa: Boleh, Asalkan ...

Buya Yahya soal Hukum Pakai Lip Balm saat Puasa: Boleh, Asalkan ...

Lifestyle | Kamis, 12 Februari 2026 | 10:47 WIB

Nasihat Buya Yahya Jadi Titik Balik Inara Rusli Cabut Laporan Polisi dan Rujuk dengan Insanul Fahmi

Nasihat Buya Yahya Jadi Titik Balik Inara Rusli Cabut Laporan Polisi dan Rujuk dengan Insanul Fahmi

Entertainment | Kamis, 01 Januari 2026 | 18:31 WIB

Terkini

Pertamina Patra Niaga dan Pemprov Sulsel Bersinergi, Antrean BBM di  SPBU Makassar Mulai Melandai

Pertamina Patra Niaga dan Pemprov Sulsel Bersinergi, Antrean BBM di SPBU Makassar Mulai Melandai

News | Senin, 14 September 2026 | 06:55 WIB

Bukan Hanya Merah dan Biru, Ini Arti Warna Api yang Jarang Diketahui

Bukan Hanya Merah dan Biru, Ini Arti Warna Api yang Jarang Diketahui

Tekno | Senin, 14 September 2026 | 06:49 WIB

Ramalan 12 Shio Hari Ini 14 September 2026 Lengkap: Arah Baru Bawa Kejutan

Ramalan 12 Shio Hari Ini 14 September 2026 Lengkap: Arah Baru Bawa Kejutan

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 06:40 WIB

Gaya Pelari Ramaikan Milo ACTIV Indonesia Race 2026 di Jakarta

Gaya Pelari Ramaikan Milo ACTIV Indonesia Race 2026 di Jakarta

Foto | Senin, 14 September 2026 | 05:30 WIB

Satu Kartu BCA-Blibli Tiket, Reward dari Belanja hingga Travel

Satu Kartu BCA-Blibli Tiket, Reward dari Belanja hingga Travel

Foto | Senin, 14 September 2026 | 05:00 WIB

Awal Sempurna Indonesia di AMNC 2026, Bangladesh Dilumat 8-1

Awal Sempurna Indonesia di AMNC 2026, Bangladesh Dilumat 8-1

Bola | Senin, 14 September 2026 | 04:00 WIB

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 02:22 WIB

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Bola | Senin, 14 September 2026 | 00:29 WIB

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

×