Bukan Cuma Soal Injeksi, Ini Rahasia di Balik Hasil Perawatan Estetika yang Terlihat Natural

Dinda Rachmawati

Jum'at, 24 Juli 2026 | 19:00 WIB
Bukan Cuma Soal Injeksi, Ini Rahasia di Balik Hasil Perawatan Estetika yang Terlihat Natural
Bukan Cuma Soal Injeksi, Ini Rahasia di Balik Hasil Perawatan Estetika yang Terlihat Natural (Dok. Istimewa)
baca 10 detik
  • Tiga pakar estetika membagikan pengalaman klinis dalam Juvelook Advanced Injector Workshop di Nusa Dua, Bali, Minggu (19/7/2026).
  • Para dokter memperdalam aspek teknis penggunaan produk Juvelook, strategi penerapan, serta pemahaman bukti klinis terbaru yang aman.
  • Haju Medical selaku distributor resmi mendukung pengembangan kompetensi dokter melalui edukasi ilmiah dan kolaborasi lintas negara.

Suara.com - Ketika membicarakan perawatan estetika, perhatian publik sering kali tertuju pada hasil akhir. Kulit terlihat lebih sehat, tekstur tampak membaik, atau wajah terlihat lebih segar tanpa perubahan yang berlebihan. 

Namun, di balik hasil yang terlihat natural tersebut, terdapat proses panjang yang tidak selalu diketahui banyak orang. Bagi dokter estetika, keberhasilan sebuah perawatan bukan hanya ditentukan oleh produk atau teknik injeksi. 

Patient assessment, pemahaman terhadap karakteristik kulit, perencanaan perawatan, hingga kemampuan mengambil keputusan berdasarkan kebutuhan setiap pasien memiliki peran yang sama pentingnya.

Hal inilah yang menjadi salah satu fokus dalam Juvelook Advanced Injector Workshop yang digelar di Nusa Dua, Bali, Minggu (19/7/2026), setelah rangkaian scientific meeting dalam JULIA Summit APAC 2026. 

Berbeda dari sesi ilmiah yang lebih banyak membahas pembaruan wawasan, workshop ini dirancang untuk membawa para Juvelook Certified Injector lebih dekat dengan situasi klinis yang dihadapi dalam praktik sehari-hari.

Tiga pakar regenerative aesthetics, yakni Dr. Chidchon Plae Sakjirapapong dari Thailand, serta dr. Inneke Jane Hidajat dan dr. Henry Tanojo dari Indonesia, berbagi pengalaman klinis dan berbagai clinical pearls dalam menangani pasien dengan kebutuhan yang berbeda-beda.

Salah satu hal menarik dari workshop tersebut adalah penekanan bahwa pendekatan dalam perawatan estetika tidak dapat disamaratakan. Setiap pasien memiliki karakteristik kulit, kondisi jaringan, serta tujuan perawatan yang berbeda. 

Untuk itu, proses menentukan area perawatan, kedalaman injeksi, hingga kombinasi dengan prosedur lain perlu dilakukan secara lebih terukur.

Dalam sesi tersebut, para dokter juga memperdalam aspek teknis penggunaan Juvelook, mulai dari proses reconstitution hingga strategi penerapannya berdasarkan indikasi. Namun, pembahasan tidak berhenti pada teknik. 

baca juga

Diskusi juga menyoroti pentingnya memahami perkembangan clinical evidence agar keputusan yang diambil dalam praktik tetap sejalan dengan prinsip keamanan dan hasil perawatan yang konsisten.

“Juvelook sebagai Bio-Interactive PDLLA-HA Stimulator menawarkan pendekatan yang terus berkembang dalam regenerative aesthetics. Karena itu, pemahaman terhadap karakteristik PDLLA dan HA, clinical evidence, serta penerapannya dalam praktik perlu terus diperbarui,” ujar dr. Inneke Jane, MD, MSc, FINSDV, Juvelook Researcher Indonesia.

Menurutnya, forum seperti workshop menjadi ruang penting bagi dokter untuk tidak hanya memperbarui pengetahuan, tetapi juga menyelaraskan praktik klinis dengan perkembangan bukti ilmiah terbaru.

Pendekatan berbasis edukasi berkelanjutan ini menjadi semakin relevan seiring berkembangnya tren regenerative aesthetics. Pasalnya, masyarakat kini semakin menginginkan hasil perawatan yang terlihat alami dan tidak mengubah karakter wajah secara berlebihan. 

Untuk mencapai hasil tersebut, diperlukan pemahaman yang lebih mendalam mengenai kondisi pasien dan pilihan perawatan yang tepat.

Melalui Juvelook Advanced Injector Workshop, Haju Medical selaku distributor resmi Juvelook di Indonesia turut mendukung pengembangan kompetensi para dokter melalui edukasi ilmiah dan kolaborasi lintas negara.

Pada akhirnya, perkembangan dunia estetika tidak hanya ditentukan oleh semakin canggihnya teknologi atau metode perawatan. Kualitas hasil juga sangat bergantung pada kemampuan dokter dalam memahami setiap pasien secara menyeluruh. 

Di balik wajah yang tampak natural, terdapat proses evaluasi, perencanaan, dan pengambilan keputusan klinis yang menjadi bagian penting dari perjalanan sebuah perawatan estetika.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terjebak Pregnancy Beauty Standard: Saat Tubuh Ibu Hamil Dijadikan Komoditas Estetika

Terjebak Pregnancy Beauty Standard: Saat Tubuh Ibu Hamil Dijadikan Komoditas Estetika

Your Say | Kamis, 23 Juli 2026 | 16:05 WIB

Selama Ini 100 Persen Impor, Kini Indonesia Bersiap Produksi Botulinum Toxin Sendiri

Selama Ini 100 Persen Impor, Kini Indonesia Bersiap Produksi Botulinum Toxin Sendiri

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 09:55 WIB

Bolehkah Facial saat Ada Jerawat? Ketahui Kondisi yang Perlu Dihindari

Bolehkah Facial saat Ada Jerawat? Ketahui Kondisi yang Perlu Dihindari

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:58 WIB

Terkini

Air di Sejumlah Wilayah Medan-Deli Serdang Mati, Ternyata karena Ini

Air di Sejumlah Wilayah Medan-Deli Serdang Mati, Ternyata karena Ini

Sumut | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:05 WIB

Daihatsu Gran Max Kuasai Pasar Kendaraan Niaga di Jateng hingga Nusa Tenggara

Daihatsu Gran Max Kuasai Pasar Kendaraan Niaga di Jateng hingga Nusa Tenggara

Otomotif | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:05 WIB

2 Kasus Kekerasan Seksual Difabel di Sulsel, Polisi Didesak Bertindak

2 Kasus Kekerasan Seksual Difabel di Sulsel, Polisi Didesak Bertindak

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:02 WIB

Ulasan Novel Festival Hujan, Belajar Menerima Diri dari Sebuah Kehilangan

Ulasan Novel Festival Hujan, Belajar Menerima Diri dari Sebuah Kehilangan

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Igor Tolic Ungkap Rahasia Persib Bandung Sapu Bersih Tiga Laga di ACL 2

Igor Tolic Ungkap Rahasia Persib Bandung Sapu Bersih Tiga Laga di ACL 2

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:56 WIB

Diduga Bawa Petasan dan Sajam Saat Demo 28 Oktober, 19 Orang Ditangkap Polisi

Diduga Bawa Petasan dan Sajam Saat Demo 28 Oktober, 19 Orang Ditangkap Polisi

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:55 WIB

Urutan Skincare Hanasui Pagi dan Malam untuk Kencangkan Wajah di Usia 40 Tahun

Urutan Skincare Hanasui Pagi dan Malam untuk Kencangkan Wajah di Usia 40 Tahun

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:54 WIB

Daftar Pasangan Shio yang Pantang Menikah Menurut Feng Shui, Konon Sering Bentrok

Daftar Pasangan Shio yang Pantang Menikah Menurut Feng Shui, Konon Sering Bentrok

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:51 WIB

Cerita Petani Uma Palak Menarik Perhatian Delegasi ASCOPE

Cerita Petani Uma Palak Menarik Perhatian Delegasi ASCOPE

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:50 WIB

Piala Panglima TNI Esports Championship 2026 Dorong Pembinaan Atlet dari Daerah hingga Nasional

Piala Panglima TNI Esports Championship 2026 Dorong Pembinaan Atlet dari Daerah hingga Nasional

Sumut | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:47 WIB

×