Keanekaragaman Hayati yang Dekat dengan Gaya Hidup, dari Makanan hingga Masa Depan Pekerjaan

Vania Rossa

Senin, 27 Juli 2026 | 17:53 WIB
Keanekaragaman Hayati yang Dekat dengan Gaya Hidup, dari Makanan hingga Masa Depan Pekerjaan
Menteri Lingkungan Hidup, Moh Jumhur Hidayat. (dok. ist)
baca 10 detik
  • Menteri Moh Jumhur Hidayat menyatakan Indonesia harus memimpin pengembangan ekonomi berbasis keanekaragaman hayati secara berkelanjutan.
  • Pemerintah menyiapkan skema pendanaan Biodiversity Credit untuk mendorong investasi swasta dalam perlindungan dan pemulihan ekosistem.
  • KLH/BPLH, Bappenas, dan Pemerintah Jerman menyelenggarakan Biodiversity+ Business Forum untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor.

Suara.com - Saat mendengar istilah keanekaragaman hayati atau biodiversity, banyak orang langsung membayangkan hutan tropis, orangutan, atau taman nasional. Padahal, biodiversitas jauh lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari daripada yang kita kira.

Secangkir kopi yang diminum setiap pagi, bumbu dapur yang membuat masakan terasa nikmat, kain katun yang dikenakan, hingga obat-obatan yang digunakan saat sakit, semuanya berasal dari kekayaan alam yang menjadi bagian dari keanekaragaman hayati.

Karena itulah, menjaga biodiversitas kini tidak lagi dipandang semata sebagai upaya konservasi lingkungan. Di berbagai negara, termasuk Indonesia, keanekaragaman hayati mulai menjadi fondasi ekonomi hijau (green economy) yang diyakini mampu menciptakan lapangan kerja baru sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih berkelanjutan.

Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Moh Jumhur Hidayat, mengatakan Indonesia memiliki modal alam yang sangat besar sehingga harus menjadi pemain utama dalam ekonomi berbasis keanekaragaman hayati.

"Kita ingin orang Indonesia menjadi pelaku utama dalam ekonomi hijau yang sedang tumbuh ini. Jangan sampai kekayaan keanekaragaman hayati yang kita miliki justru ditentukan oleh pihak lain. Indonesia harus menjadi pemimpin dalam pengembangan ekonomi berbasis keanekaragaman hayati," ujarnya.

Biodiversitas Dekat dengan Gaya Hidup

Selama ini gaya hidup berkelanjutan sering dikaitkan dengan membawa tumbler, mengurangi plastik sekali pakai, atau menggunakan kendaraan umum. Namun, menjaga keanekaragaman hayati juga merupakan bagian penting dari gaya hidup ramah lingkungan.

Misalnya, memilih produk pangan lokal membantu menjaga keberagaman tanaman pangan Indonesia. Membeli produk kecantikan yang menggunakan bahan baku berkelanjutan juga ikut mendukung pelestarian ekosistem.

Hal serupa berlaku pada industri fesyen. Bahan alami seperti kapas, bambu, hingga pewarna alami berasal dari sumber daya hayati yang harus dikelola secara bertanggung jawab agar tidak merusak lingkungan.

baca juga

Dengan kata lain, setiap keputusan belanja yang dilakukan masyarakat sebenarnya memiliki dampak terhadap keberlanjutan alam.

Peluang Ekonomi Baru

Tidak hanya bermanfaat bagi lingkungan, biodiversitas juga mulai membuka peluang ekonomi baru.

Pemerintah tengah menyiapkan berbagai instrumen pendanaan untuk mendorong investasi berbasis alam. Salah satunya melalui pengembangan Biodiversity Credit, yaitu mekanisme yang memungkinkan sektor swasta berinvestasi dalam perlindungan dan pemulihan ekosistem.

Deputi Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan KLH/BPLH, Rasio Ridho Sani, menjelaskan skema tersebut diharapkan mampu memperluas keterlibatan dunia usaha dalam menjaga keanekaragaman hayati.

"Pemerintah tengah menyiapkan skema pendanaan keanekaragaman hayati, termasuk Biodiversity Credit, untuk mendorong investasi swasta dalam perlindungan, pemulihan, dan pemanfaatan keanekaragaman hayati secara berkelanjutan dengan tata kelola yang berintegritas, adil, dan akuntabel," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berhenti Menggosok Dudukan Toilet Umum dengan Tisu, Ini Cara Membersihkan yang Benar

Berhenti Menggosok Dudukan Toilet Umum dengan Tisu, Ini Cara Membersihkan yang Benar

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 12:57 WIB

Menertawakan Diri Sendiri: Katarsis Emosi ala Warganet Melihat Konten Kemewahan Absurd Indra Perdana

Menertawakan Diri Sendiri: Katarsis Emosi ala Warganet Melihat Konten Kemewahan Absurd Indra Perdana

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 10:22 WIB

Perempuan dan Tren Aktif Olahraga: Gaya Hidup Sehat atau Tekanan Body Goals?

Perempuan dan Tren Aktif Olahraga: Gaya Hidup Sehat atau Tekanan Body Goals?

Your Say | Sabtu, 25 Juli 2026 | 09:40 WIB

Terkini

Keistimewaan Weton Sabtu Pahing, Neptu Tertinggi 18 Menurut Primbon Jawa

Keistimewaan Weton Sabtu Pahing, Neptu Tertinggi 18 Menurut Primbon Jawa

Lifestyle | Sabtu, 12 September 2026 | 08:25 WIB

Negara Ring of Fire, Mengapa Anggaran Bencana Masih Seperti Lelucon?

Negara Ring of Fire, Mengapa Anggaran Bencana Masih Seperti Lelucon?

Your Say | Sabtu, 12 September 2026 | 08:24 WIB

Invasi Mobil China Makin Masif, Pemasok Otomotif Eropa Minta Perlindungan

Invasi Mobil China Makin Masif, Pemasok Otomotif Eropa Minta Perlindungan

Otomotif | Sabtu, 12 September 2026 | 08:21 WIB

Bukan Cuma untuk Umat Islam, MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama

Bukan Cuma untuk Umat Islam, MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 08:17 WIB

Contoh Energi Alternatif dan Pemanfaatannya dalam Kehidupan Sehari-hari

Contoh Energi Alternatif dan Pemanfaatannya dalam Kehidupan Sehari-hari

News | Sabtu, 12 September 2026 | 08:05 WIB

Karhutla Siak Capai 273 Hektare, Keterbatasan Anggaran Jadi Tantangan

Karhutla Siak Capai 273 Hektare, Keterbatasan Anggaran Jadi Tantangan

Riau | Sabtu, 12 September 2026 | 08:04 WIB

Tak Butuh Internet, AC Polytron Ubah Suara Jadi Perintah dengan Voice Sense

Tak Butuh Internet, AC Polytron Ubah Suara Jadi Perintah dengan Voice Sense

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 08:03 WIB

Jurnalis Hilang Kontak saat Meliput Anak Krakatau, Kerabat Kisahkan Kegigihan Arie Basuki

Jurnalis Hilang Kontak saat Meliput Anak Krakatau, Kerabat Kisahkan Kegigihan Arie Basuki

News | Sabtu, 12 September 2026 | 08:00 WIB

Warga Carita Gelar Doa untuk 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal

Warga Carita Gelar Doa untuk 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal

Foto | Sabtu, 12 September 2026 | 08:00 WIB

Horor Tol Jomo KM 687: Diduga Sopir Mengantuk, Hiace Hantam Truk, 4 Nyawa Melayang

Horor Tol Jomo KM 687: Diduga Sopir Mengantuk, Hiace Hantam Truk, 4 Nyawa Melayang

Jatim | Sabtu, 12 September 2026 | 07:56 WIB

×