Bukan Sekadar Angkat Beban, Smart Training Ubah Cara Masyarakat Menjalani Gaya Hidup Sehat

Dinda Rachmawati

Kamis, 23 Juli 2026 | 21:12 WIB
Bukan Sekadar Angkat Beban, Smart Training Ubah Cara Masyarakat Menjalani Gaya Hidup Sehat
Tak Sekadar Angkat Beban, Smart Training Ubah Cara Masyarakat Menjalani Gaya Hidup Sehat (Dok. Istimewa)
baca 10 detik
  • FTL membuka cabang baru di The Grove Kebon Sirih Jakarta dengan mengusung konsep Smart Training berbasis teknologi.
  • Pusat kebugaran ini menyediakan peralatan pintar untuk memantau performa latihan secara langsung dan terukur.
  • Fasilitas lengkap yang beroperasi 24 jam ini bertujuan mendukung masyarakat perkotaan menjalani gaya hidup sehat.

Suara.com - Gaya hidup sehat kini tidak lagi hanya berkaitan dengan seberapa sering seseorang berolahraga. Di tengah kesibukan masyarakat perkotaan, muncul kebutuhan untuk menjalani latihan yang lebih terarah, efisien, dan sesuai dengan kondisi tubuh. 

Perkembangan teknologi kemudian turut mengubah cara orang berolahraga, salah satunya melalui konsep Smart Training atau latihan berbasis teknologi.

Konsep ini memungkinkan aktivitas kebugaran dilakukan dengan dukungan data. Alih-alih hanya mengandalkan perkiraan atau rutinitas latihan yang sama untuk semua orang, pengguna dapat memperoleh informasi mengenai performa latihan secara langsung.

Data tersebut dapat membantu seseorang memahami perkembangan kemampuan fisiknya dan menyesuaikan program latihan dengan tujuan yang ingin dicapai. Tren tersebut turut dihadirkan FTL melalui pembukaan FTL Ultra Kebon Sirih di The Grove Kebon Sirih, Jakarta. 

Berlokasi di kawasan Menteng, pusat kebugaran ini mengusung konsep Smart Training dengan memadukan teknologi latihan pintar, fasilitas kebugaran, area recovery, dan desain ruang yang mendukung pengalaman berolahraga.

Pada area Smart Strength Training, perangkat smart equipment dapat memberikan data latihan secara real-time. Informasi tersebut membantu pengguna memantau perkembangan performa sekaligus menjalani latihan yang lebih personal. 

Dengan pendekatan berbasis data, aktivitas olahraga diharapkan dapat dilakukan secara lebih terukur dan konsisten. Kehadiran teknologi dalam latihan juga menjadi bagian dari perubahan cara masyarakat memandang kebugaran. 

Olahraga tidak lagi semata-mata dilakukan untuk mengejar penampilan fisik, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga kesehatan dalam jangka panjang. Pemantauan performa dapat membantu seseorang mengenali progres, membangun kebiasaan, dan menjaga motivasi untuk tetap aktif.

Namun, gaya hidup sehat tentu tidak hanya ditentukan oleh aktivitas latihan. Karena itu, FTL Ultra Kebon Sirih menghadirkan sejumlah fasilitas yang mendukung kebugaran secara lebih menyeluruh. 

baca juga

Di dalamnya terdapat gym floor, Pilates Studio, Spinning Studio, area latihan HYROX, Steam Room, Sauna, hingga musholla dengan area wudhu khusus.

Area gym floor juga beroperasi selama 24 jam, memberikan fleksibilitas bagi masyarakat dengan jadwal yang berbeda-beda. Bagi sebagian orang, berolahraga pagi mungkin menjadi pilihan. 

Namun, bagi pekerja dengan aktivitas padat, waktu latihan bisa saja dilakukan setelah jam kerja atau pada malam hari.

Dari area cardio, member juga dapat menikmati pemandangan Monumen Nasional (Monas). Sementara itu, desain interior modern dengan elemen hijau dan pencahayaan arsitektural membuat ruang latihan dirancang tidak hanya sebagai tempat berolahraga, tetapi juga sebagai bagian dari pengalaman wellness.

Konsep Smart Training juga memiliki potensi untuk mendukung program Corporate Wellness. Berada di kawasan pusat bisnis Jakarta, FTL Ultra Kebon Sirih dapat menjadi bagian dari upaya perusahaan mendorong karyawan untuk menerapkan gaya hidup yang lebih aktif. 

Program kebugaran korporasi, aktivitas olahraga, dan pemanfaatan data latihan dapat menjadi salah satu pendekatan untuk membangun budaya hidup sehat di lingkungan kerja.

Pada akhirnya, perkembangan Smart Training menunjukkan bahwa teknologi dan kesehatan semakin terhubung. Dengan dukungan data, fasilitas yang beragam, serta fleksibilitas waktu, olahraga dapat menjadi bagian yang lebih mudah diintegrasikan ke dalam kehidupan sehari-hari. 

Tantangannya kemudian bukan hanya memilih teknologi atau fasilitas yang tersedia, tetapi membangun kebiasaan untuk tetap aktif dan konsisten menjaga kesehatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Masyarakat RI Makin Hidup Sehat, Bisnis Wellness Punya Peluang Moncer

Masyarakat RI Makin Hidup Sehat, Bisnis Wellness Punya Peluang Moncer

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2026 | 12:41 WIB

Apakah Boleh Olahraga saat Sakit? Ini Penjelasan Dokter agar Tak Salah Langkah

Apakah Boleh Olahraga saat Sakit? Ini Penjelasan Dokter agar Tak Salah Langkah

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 14:29 WIB

Tren Lari Kian Meningkat, Gaya Hidup Sehat Makin Mengakar di Indonesia

Tren Lari Kian Meningkat, Gaya Hidup Sehat Makin Mengakar di Indonesia

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 15:45 WIB

Terkini

Donald Trump Sebut Perang Iran Segera Berakhir Usai Pemilu AS

Donald Trump Sebut Perang Iran Segera Berakhir Usai Pemilu AS

News | Minggu, 13 September 2026 | 07:25 WIB

Apa Perbedaan antara Cleansing Gel dan Cleansing Foam?

Apa Perbedaan antara Cleansing Gel dan Cleansing Foam?

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 07:18 WIB

Saat Cinta Datang Terlambat: Belajar Merelakan dari Lagu Raim Laode "Dunia yang Nanti"

Saat Cinta Datang Terlambat: Belajar Merelakan dari Lagu Raim Laode "Dunia yang Nanti"

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 07:15 WIB

Kata-kata Andika Mahesa Setelah Kangen Band Bubar

Kata-kata Andika Mahesa Setelah Kangen Band Bubar

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 07:05 WIB

Update Terkini 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda, SAR Temukan 4 Benda Ini

Update Terkini 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda, SAR Temukan 4 Benda Ini

News | Minggu, 13 September 2026 | 07:03 WIB

294 Karhutla Terjadi di Ogan Ilir hingga September 2026

294 Karhutla Terjadi di Ogan Ilir hingga September 2026

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 07:00 WIB

Pejabat Desa di Bengkalis Jual Hutan Cagar Biosfer UNESCO Senilai Rp2 Miliar

Pejabat Desa di Bengkalis Jual Hutan Cagar Biosfer UNESCO Senilai Rp2 Miliar

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 06:58 WIB

Denis Kolinger Puji Dukungan Jakmania Saat Persija Bungkam Persib di Menit Akhir

Denis Kolinger Puji Dukungan Jakmania Saat Persija Bungkam Persib di Menit Akhir

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 06:57 WIB

4 Shio yang Menarik Keberuntungan 13 September 2026: Masa Sulit Segera Berlalu

4 Shio yang Menarik Keberuntungan 13 September 2026: Masa Sulit Segera Berlalu

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 06:56 WIB

Kemarau Jabar: 325 Hektare Lahan Terbakar dan 215 Ribu KK Terdampak Kekeringan

Kemarau Jabar: 325 Hektare Lahan Terbakar dan 215 Ribu KK Terdampak Kekeringan

Jabar | Minggu, 13 September 2026 | 06:50 WIB

×