- Pelari memerlukan sepatu khusus trail running berbobot ringan hingga berat untuk menghadapi medan berbatu dan berlumpur.
- Enam rekomendasi sepatu meliputi Hoka Speedgoat 6, New Balance, Brooks, Altra, Salomon, dan Adidas Terrex.
- Pemilihan sepatu berdasarkan cengkeraman outsole dan bantalan empuk bertujuan meningkatkan keamanan serta kenyamanan saat berlari.
Suara.com - Berlari di jalur trail yang dipenuhi bebatuan, tanjakan, hingga tanah berlumpur membutuhkan sepatu dengan traksi kuat, bantalan yang mampu meredam benturan, serta perlindungan kaki yang optimal. Menggunakan sepatu lari biasa di medan seperti ini berisiko membuat kaki mudah tergelincir atau cepat lelah.
Karena itu, memilih sepatu trail running yang tepat menjadi investasi penting bagi pelari pemula maupun berpengalaman. Berikut rekomendasi sepatu lari untuk medan berbatu dan trail yang layak dipertimbangkan.
1. Hoka Speedgoat 6

Rp 3.145.399
Hoka Speedgoat 6 menjadi salah satu sepatu trail paling populer berkat kombinasi bantalan empuk dan grip yang sangat baik. Sepatu ini menggunakan outsole Vibram Megagrip dengan lug agresif sehingga mampu mencengkeram bebatuan, tanah basah, maupun jalur pegunungan.
Midsole berbahan CMEVA juga memberikan kenyamanan untuk lari jarak jauh tanpa mengorbankan stabilitas. Tak heran jika model ini masih menjadi favorit dalam berbagai pengujian sepatu trail.
2. New Balance Fresh Foam X More Trail v3

Rp 4.031.172
Bagi pelari yang mengutamakan kenyamanan, New Balance Fresh Foam X More Trail v3 menawarkan bantalan Fresh Foam X yang tebal sehingga benturan dari batu atau akar pohon terasa lebih halus.
Outsole dengan pola tapak dalam memberikan traksi yang baik di berbagai permukaan, sementara upper berbahan mesh membantu menjaga sirkulasi udara saat berlari dalam waktu lama.
3. Brooks Catamount 3

Rp 2.889.276
Brooks Catamount 3 dirancang untuk pelari yang menyukai kecepatan di jalur trail. Bobotnya relatif ringan, tetapi tetap memiliki perlindungan yang cukup untuk menghadapi lintasan berbatu.
Midsole DNA Flash memberikan sensasi responsif ketika berlari menanjak maupun menuruni bukit. Sepatu ini cocok untuk trail race maupun latihan dengan tempo tinggi.
4. Altra Mont Blanc

Rp 3.199.000
Altra Mont Blanc menawarkan desain zero drop yang menjadi ciri khas Altra. Bentuk toe box yang lebar membuat jari kaki lebih leluasa bergerak sehingga nyaman digunakan dalam perjalanan trail jarak jauh.
Bantalan ringan dipadukan outsole dengan daya cengkeram tinggi membuat sepatu ini mampu menghadapi jalur berbatu tanpa mengurangi kenyamanan.
5. Salomon Speedcross 6

Rp 2.674.329
Salomon Speedcross 6 dikenal sebagai salah satu sepatu dengan grip paling agresif di kelasnya. Lug yang dalam membuatnya sangat efektif digunakan di jalur berlumpur, licin, maupun medan pegunungan yang ekstrem.
Sistem Quicklace juga memudahkan pengguna mengencangkan sepatu hanya dalam sekali tarikan. Komunitas trail runner juga kerap merekomendasikan model ini untuk medan dengan traksi rendah.
6. Adidas Terrex
![Sepatu Adidas Terrex [Instagram/adidasterrex]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/09/03/91313-sepatu-adidas-terrex.jpg)
Rp 2.300.000
Lini Adidas Terrex menawarkan outsole berbahan Continental Rubber yang terkenal memiliki daya cengkeram tinggi pada permukaan basah maupun berbatu. Sepatu ini juga memiliki konstruksi yang kokoh sehingga mampu melindungi kaki saat melewati jalur teknikal.
Selain digunakan untuk trail running, Adidas Terrex juga cukup nyaman dipakai hiking ringan karena stabilitasnya yang baik.
Tips Memilih Sepatu Trail Running
Sebelum membeli sepatu trail, perhatikan beberapa hal berikut:
- Pilih outsole dengan lug yang dalam agar cengkeraman maksimal di jalur berbatu dan licin.
- Pastikan bantalan cukup empuk untuk meredam benturan pada medan keras.
- Gunakan ukuran yang menyisakan sedikit ruang di bagian depan agar jari kaki tidak tertekan saat menurun.
- Sesuaikan bobot sepatu dengan kebutuhan. Model ringan cocok untuk trail race, sedangkan bantalan tebal lebih nyaman untuk ultra trail atau lari jarak jauh.
Dengan memilih sepatu yang sesuai karakter medan dan gaya berlari, aktivitas trail running akan terasa lebih aman, nyaman, sekaligus membantu meningkatkan performa di berbagai kondisi lintasan.