- Tren lip skinification yang menggabungkan makeup dan skincare semakin diminati konsumen untuk merawat kesehatan bibir.
- Lembaga riset WGSN dan data Sociolla mencatat pertumbuhan kategori produk bibir hingga Juni 2026.
- Konsumen kini mencari lip product yang mengandung bahan aktif pelembap, SPF, serta memberikan efek plumping.
Suara.com - Dulu, memilih lipstik mungkin hanya soal menemukan warna yang paling cocok atau formula yang tahan lama. Kini, standar itu berubah. Semakin banyak beauty enthusiast yang menginginkan lip product yang tak hanya mempercantik tampilan, tetapi juga mampu merawat kesehatan bibir.
Tren ini dikenal sebagai lip skinification, yaitu pendekatan yang menggabungkan fungsi makeup dan skincare dalam satu produk. Lipstik, lip tint, hingga lip gloss kini hadir dengan kandungan aktif yang membantu menjaga kelembapan, memperkuat skin barrier, bahkan melindungi bibir dari paparan sinar matahari.
Perubahan ini bukan tanpa alasan. Bibir merupakan salah satu bagian kulit yang paling rentan mengalami kekeringan. Berbeda dengan kulit wajah, bibir memiliki lapisan yang lebih tipis dan tidak memiliki kelenjar minyak alami sehingga lebih mudah kehilangan kelembapan.
Akibatnya, konsumen kini tak lagi hanya melihat pigmentasi atau daya tahan warna saat membeli lip product. Mereka juga mempertimbangkan manfaat jangka panjang yang ditawarkan.
Tren Lip Skinification Semakin Menguat
Lembaga riset tren global WGSN menyebut lip skinification sebagai salah satu perkembangan terbesar di industri kecantikan. Konsumen mulai mencari produk bibir yang diformulasikan layaknya skincare, dengan kandungan aktif yang bekerja menjaga kesehatan bibir dari waktu ke waktu.
Artinya, lip product masa kini tidak hanya memberikan efek bibir cantik sesaat, tetapi juga membantu menjaga kelembapan, memperbaiki kondisi bibir kering, hingga melindungi dari kerusakan akibat paparan lingkungan.
Fenomena ini juga terlihat di Indonesia.
Co-founder & Chief Marketing Officer Social Bella, Chrisanti Indiana, mengungkapkan bahwa minat terhadap kategori lip products terus meningkat.
"Beauty enthusiasts saat ini memiliki ekspektasi yang semakin tinggi terhadap lip products. Mereka mencari produk yang tidak hanya memberikan warna yang cantik, tetapi juga mampu merawat bibir agar tetap sehat dan nyaman digunakan sepanjang hari," ujarnya.
Data internal Sociolla bahkan menunjukkan kategori lip products tumbuh lebih dari 31 persen sepanjang Juni 2025 hingga Juni 2026, mencerminkan meningkatnya kebutuhan konsumen terhadap produk bibir yang menawarkan manfaat lebih dari sekadar kosmetik.
Checklist Lip Product yang Banyak Dicari
Jika dulu lipstik dinilai dari warna dan ketahanannya, kini daftar kriterianya semakin panjang.
Beauty enthusiast mulai mencari produk yang mampu:
- menjaga kelembapan bibir lebih lama,
- memperkuat skin barrier,
- mengandung perlindungan SPF,
- memberikan efek bibir tampak lebih penuh (plumping),
- nyaman dipakai sepanjang hari tanpa membuat bibir terasa kering.
Karena itu, banyak brand mulai mengembangkan formula hybrid yang menggabungkan performa makeup dengan manfaat skincare.

Kandungan Perawatan Jadi Nilai Tambah
Kini semakin banyak lip product yang diperkaya bahan aktif seperti peptide, ceramide, botanical oil, hingga antioksidan.
Misalnya, Espoir Bare Glow Lip Balm yang mengandung 83 persen lip caring ingredients untuk membantu menjaga kelembapan bibir.
Sementara Jung Saem Mool Lip Pression Metal Serum Gloss diperkaya kandungan Peony Peptide, Rice Ceramide, Sea Buckthorn Fruit Oil, serta Rose PDRN yang membantu menjaga hidrasi sekaligus membuat bibir tampak lebih sehat dan bervolume.
Rutinitas perawatan bibir juga dapat dilengkapi dengan lip scrub untuk mengangkat sel kulit mati, lip balm sebagai pelembap harian, hingga lip balm dengan SPF untuk membantu melindungi bibir dari paparan sinar ultraviolet.
Efek Plumping Masih Jadi Favorit
Selain bibir sehat, tampilan bibir yang tampak lebih penuh juga masih menjadi tren.
Lip product dengan efek plumping kini banyak dipilih karena mampu memberikan ilusi bibir lebih bervolume tanpa prosedur estetika. Formula seperti ini umumnya tetap memberikan sensasi ringan sehingga nyaman digunakan sehari-hari.
Warna Tetap Penting, tetapi Kenyamanan Jadi Prioritas
Meski manfaat skincare semakin dicari, performa warna tetap menjadi pertimbangan utama.
Lip product dengan hasil akhir velvet maupun semi-matte masih menjadi favorit karena mampu memberikan pigmentasi yang baik tanpa membuat bibir terasa berat.
Beberapa produk seperti LAKA Devil Lip, BBIA Last Velvet Tint, hingga Amuse Powder Velvet Tint menawarkan tekstur ringan dengan hasil akhir yang nyaman digunakan dalam aktivitas sehari-hari.
Makeup dan Skincare Kini Tak Lagi Terpisah
Perkembangan lip skinification menunjukkan bahwa batas antara makeup dan skincare semakin tipis. Lip product kini tidak lagi dipandang sekadar pelengkap riasan, tetapi juga menjadi bagian dari rutinitas perawatan kulit.
Melalui kurasi berbagai merek lokal maupun internasional, platform kecantikan seperti Sociolla turut menghadirkan beragam pilihan lip product yang menggabungkan fungsi estetika dan perawatan. Mulai dari formula yang fokus pada hidrasi, perlindungan SPF, efek plumping, hingga kenyamanan penggunaan, konsumen kini memiliki lebih banyak pilihan sesuai kebutuhan bibir mereka.
Pada akhirnya, lipstik terbaik bukan lagi hanya yang memberikan warna paling cantik, tetapi juga yang mampu menjaga bibir tetap sehat, lembap, dan nyaman digunakan setiap hari.