- ASICS secara resmi merilis sepatu lari Novablast 6 secara global dan di Indonesia pada 1 Juli 2026.
- Sepatu Novablast 6 membawa pembaruan pada struktur midsole, bahan upper, dan outsole untuk meningkatkan daya tahan serta performa.
- Hasil pengujian menunjukkan Novablast 6 memberikan dorongan tenaga ekstra dan cengkeraman lebih kuat dibandingkan seri pendahulunya.
Suara.com - Seri Novablast dari ASICS telah menjadi salah satu sepatu lari paling populer di kalangan pelari. Terbaru, ASICS Novablast 6 resmi dirilis pada 1 Juli 2026 secara global dan sudah tersedia di Indonesia.
Namun, apakah yang membedakannya dengan seri ASICS Novablast 5? Mari simak ulasannya dalam artikel berikut.
Perbedaan ASICS Novablast 6 vs 5
Merujuk pada ulasan mendalam dari kanal YouTube Sagasu Running, ASICS Novablast 6 hadir bukan sebagai perombakan total.
Seri terbaru tersebut lebih sebagai penyempurnaan halus dari Novablast 5 untuk menghadirkan performa yang lebih responsif dan tahan lama.
Berikut adalah perbedaan struktur keduannya.

1. Midsole: Kehadiran Core FF Turbo Squared
Perubahan paling signifikan berada pada struktur midsole:
ASICS Novablast 5 menggunakan full-length busa FF Blast Max secara menyeluruh.
Busa tersebut terasa sangat empuk dan membal (springy), namun sebagian pelari mengeluhkan ketahanannya yang cepat mengempis (pack out) setelah penggunaan jarak jauh.
ASICS Novablast 6 tetap berbasis busa FF Blast Max, namun ditambahkan core FF Turbo Squared khusus di area forefoot (bagian depan kaki).
Selain itu, formulasi FF Blast Max pada seri 6 telah disesuaikan agar sedikit lebih padat dan lebih awet tanpa mengorbankan kelembutan.
"Novablast 6 menurut saya bertenaga, dan Novablast 5 menurut saya lebih lentur, tetapi perbedaannya sangat tipis," ungkap Sagasu Running.
2. Bahan Upper: Woven Textile vs Engineered Mesh
Bahan bagian atas sepatu (upper) juga mengalami pembaruan material.
Novablast 5 memakai engineered mesh yang terasa lebih longgar dan lapang sejak pertama kali keluar dari kotak.
Novablast 6 beralih ke material woven yang mencengkeram area midfoot dengan lebih presisi (snug).
Meskipun terasa sedikit lebih ketat di awal, bahan woven ini akan merenggang dan melunak secara fleksibel setelah dipakai lari sekitar 50–80 km.
"Menurut saya, Novablast 6 memiliki ukuran yang sedikit lebih pas. Saya rasa penguncian bagian tengah kaki sedikit lebih baik... Anda mendapatkan ukuran yang lebih pas dan lebih nyaman secara keseluruhan," sambungnya.
3. Outsole dan Cengkeraman (Traction)
Untuk sektor outsole, ASICS memberikan peningkatan traksi pada bagian depan. Novablast 5 mengandalkan karet AHAR Low di seluruh area tapak.
Sementara itu Novablast 6 mengombinasikan karet AHAR Low pada bagian tumit dan sisi samping dengan karet ASICSGRIP pada area trampoline pod di forefoot.
Hasilnya, daya cengkeram saat toe-off terasa jauh lebih menggigit, terutama di permukaan basah atau lembap.
"Karet ASICSGRIP yang ada di bagian trampolin dan di ujung sepatu ini memberikan daya cengkeram yang sangat kuat saat melangkah, sampai-sampai jika Anda berpindah dari kondisi basah ke kering atau cuaca sangat lembap, Anda akan mendengar suara berdecit," sambung Sagasu Running.

Perbedaan Sensasi Lari
Meskipun geometri dan stack height kedua sepatu ini relatif sama, Novablast 6 memberikan sensasi lari yang lebih energik (energetic ride) dan lincah (nimble).
Kehadiran core FF Turbo Squared memberi dorongan ekstra saat berlari dengan kecepatan lebih tinggi (up-tempo/workout), sementara Novablast 5 cenderung lebih fokus pada karakter membal (springy) yang santai untuk easy run.
Kesimpulan: Haruskah Anda Upgrade?
Berdasarkan analisis Sagasu Running, upgrade ke ASICS Novablast 6 sangat direkomendasikan, terutama bagi Anda yang menginginkan daya tahan busa yang lebih baik, cengkeram outsole yang lebih kuat, serta dorongan forefoot yang lebih bertenaga.
Namun, jika Anda menemukan penawaran diskon besar untuk Novablast 5 dan hanya membutuhkan sepatu lari harian santai, Novablast 5 masih menjadi pilihan yang sangat solid.