- Pastikan kulit sudah lembap sebelum memakai cushion.
- Ambil produk sedikit demi sedikit, lalu tepuk dengan puff.
- Tambahkan coverage hanya di area yang memang membutuhkan.
Suara.com - Cara memakai cushion agar tidak cakey sebenarnya tidak sulit. Kuncinya ada pada kondisi kulit, jumlah produk yang dipakai, serta teknik menepuk cushion ke wajah.
Pasalnya, jika cushion diaplikasikan terlalu tebal atau digeser, hasil makeup justru lebih mudah terlihat berat dan patchy.
Sebelum memakai cushion, pastikan kulit sudah dipersiapkan dengan baik. Melansir informasi di laman L'Oreal Paris, disarankan untuk menggunakan pelembap ringan sebelum cushion, terutama agar permukaan kulit tidak terlalu kering dan makeup bisa menempel lebih merata.
Teknik aplikasinya juga perlu diperhatikan. Alih-alih mengusap puff bolak-balik, cukup tekan puff secara ringan lalu tepuk-tepukkan ke kulit.
Cara ini membantu cushion membentuk lapisan tipis sehingga hasil akhirnya terlihat lebih menyatu dengan kulit.

1. Pastikan kulit sudah lembap
Kulit yang kering atau memiliki bagian yang mengelupas bisa membuat cushion menempel tidak rata. Kondisi tersebut berpotensi membuat makeup terlihat pecah, menggumpal, atau semakin menonjolkan tekstur kulit.
Gunakan skincare yang ringan sebelum makeup dan beri waktu agar produk meresap. Tidak perlu mengaplikasikan skincare terlalu banyak karena lapisan yang berlebihan juga bisa membuat base makeup sulit menyatu.
2. Ambil cushion secukupnya
Salah satu penyebab cushion terlihat cakey adalah terlalu banyak produk dalam sekali aplikasi. Mulai dengan sedikit cushion karena coverage masih bisa ditambah secara bertahap jika diperlukan.
Tekan puff dengan lembut ke cushion, bukan sampai seluruh permukaannya terlalu basah. Jika produk yang terambil terlalu banyak, tepuk ringan puff terlebih dahulu untuk mengurangi kelebihan cushion.
3. Tepuk cushion, jangan digeser
Ini menjadi salah satu langkah penting agar cushion tidak cakey. Aplikasikan produk dengan gerakan tap atau pat, bukan menggeser puff seperti sedang mengoleskan krim.
Disarankan juga untuk menggunakan teknik menekan dan menepuk aplikator saat mengaplikasikan cushion. Gerakan tersebut membantu produk tersebar secara merata tanpa membuat lapisan makeup sebelumnya ikut bergeser.
4. Mulai dari bagian tengah wajah
Untuk mendapatkan coverage yang tetap terlihat natural, mulai dari area tengah wajah seperti hidung dan pipi, kemudian lanjutkan ke bagian luar wajah.
Mulai dari area tengah yang biasanya membutuhkan coverage lebih banyak, lalu menggunakan sisa produk pada puff untuk membaurkannya ke arah luar.
Dengan cara ini, bagian tengah wajah bisa mendapatkan coverage lebih optimal tanpa membuat seluruh wajah tertutup lapisan cushion yang terlalu tebal.
5. Tambahkan coverage secara bertahap
Jangan langsung menumpuk cushion pada seluruh wajah untuk menutupi noda atau kemerahan. Jika ada bagian yang masih membutuhkan coverage, tambahkan satu lapisan tipis hanya pada area tersebut.
Teknik membangun coverage secara bertahap membantu menghindari tampilan makeup yang berat. Direkomendasikan untuk menambahan lapisan tipis pada area tertentu daripada mengaplikasikan foundation dalam jumlah banyak sekaligus.
6. Jangan terlalu banyak memakai bedak
Cushion yang sudah terlihat halus bisa berubah cakey jika ditimpa bedak terlalu tebal. Karena itu, bedak sebaiknya difokuskan pada area yang memang mudah berminyak, seperti T-zone.
Disarankan penggunaan bedak secara lebih terarah, bukan menaburkannya tebal di seluruh wajah. Cara ini membantu mempertahankan tampilan base yang tetap ringan.
7. Bersihkan puff secara rutin
Puff yang kotor bukan hanya kurang higienis, tetapi juga bisa membuat aplikasi cushion menjadi kurang merata. Sisa produk yang menumpuk pada puff dapat memengaruhi cara cushion menempel di kulit.
Oleh karena itu, bersihkan puff secara rutin menggunakan pembersih yang lembut dan pastikan sudah kering sebelum digunakan kembali.
Kesalahan yang Bikin Cushion Cakey
Selain cara memakai cushion, beberapa kebiasaan saat makeup juga bisa membuat hasil akhirnya terlihat tebal. Berikut beberapa di antaranya sebagai berikut.
- Mengambil cushion terlalu banyak dalam sekali tekan.
- Menggeser puff di atas kulit, bukan menepuknya.
- Mengaplikasikan beberapa lapisan tebal sekaligus.
- Mengabaikan kondisi kulit yang sangat kering.
- Menambahkan terlalu banyak bedak setelah cushion.
- Menimpa area yang sudah cukup tertutup dengan cushion berulang kali.
Pada dasarnya, tips memakai cushion agar tidak cakey adalah lebih sedikit produk, lapisan tipis, dan aplikasi bertahap. Jika ada area yang membutuhkan coverage tambahan, cukup fokuskan produk di area tersebut tanpa menambah lapisan pada seluruh wajah.