Cuma Butuh 5 hingga 7 Detik! Begini Cara Masak Daging Shabu-Shabu agar Tetap Empuk

Husna Rahmayunita, Dini Afrianti Efendi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:57 WIB
Cuma Butuh 5 hingga 7 Detik! Begini Cara Masak Daging Shabu-Shabu agar Tetap Empuk
Cara masak daging shabu-shabu ala Goniku Senopati. [Suara.com/Dini Afrianti]
baca 10 detik
  • Cara masak daging shabu-shabu empuk hanya butuh waktu 5-7 detik.

  • Sayuran bertekstur keras harus dimasukkan lebih dulu ke kuah panas.

  • Setelah itu, baru celupkan daging dalam kuah panas, tapi jangan terlalu lama.

Suara.com - Menikmati shabu-shabu di restoran ternyata tidak cukup hanya dengan mencelupkan daging dan sayuran ke dalam kuah panas. Ada teknik yang perlu diperhatikan agar daging tetap empuk dan tidak berubah menjadi alot.

Head Chef Gokuniku, Andhika Bayu mengatakan salah satu kunci memasak shabu-shabu adalah memperhatikan durasi memasak daging. Menurutnya, daging dengan banyak marbling tidak perlu direbus terlalu lama agar teksturnya tetap lembut saat disantap.

“Hitungan detik, 5 sampai 7 detik,” kata Chef Andhika saat ditemui dalam Grand Opening Gokuniku di Senopati, Jakarta Selatan, Senin (24/8/2026).

Setelah daging dicelupkan ke dalam kuah panas selama sekitar 5 sampai 7 detik, daging sebaiknya langsung diangkat dan disantap. Chef Andhika menjelaskan, daging yang dimasak terlalu lama justru berpotensi menjadi keras.

“Karena daging ini tekstur marbling-nya banyak, masaknya nggak boleh terlalu matang. Karena kalau terlalu matang, dia jadi mangkus,” paparnya.

Cara masak daging shabu-shabu ala Goniku Senopati. [Suara.com/Dini Afrianti]
Cara masak daging shabu-shabu ala Goniku Senopati. [Suara.com/Dini Afrianti]

Selain durasi memasak daging, urutan memasukkan bahan ke dalam kuah juga perlu diperhatikan. Chef Andhika menyarankan sayuran dengan tekstur paling keras dimasukkan terlebih dahulu karena membutuhkan waktu lebih lama untuk matang.

“Jadi kita masukkan sayur yang teksturnya paling keras dulu. Contohnya bisa jagung dulu atau wortel dulu. Karena nanti disusul yang lainnya,” jelasnya.

Cara masak daging shabu-shabu ala Goniku Senopati. [Suara.com/Dini Afrianti]
Cara masak daging shabu-shabu ala Goniku Senopati. [Suara.com/Dini Afrianti]

Setelah sayuran mulai dimasak, daging dapat menyusul dicelupkan ke dalam kuah. Dengan cara tersebut, sayuran yang membutuhkan waktu lebih lama dapat matang terlebih dahulu, sementara daging tidak terlalu lama berada di dalam kuah panas.

Teknik tersebut merupakan salah satu hal yang perlu diperhatikan ketika menikmati shabu-shabu, termasuk sajian yang ditawarkan Gokuniku dengan konsep Japan’s Ultimate Meat Experience.

baca juga
Cara masak daging shabu-shabu ala Goniku Senopati. [Suara.com/Dini Afrianti]
Cara masak daging shabu-shabu ala Goniku Senopati. [Suara.com/Dini Afrianti]

Selain shabu-shabu, restoran tersebut juga menghadirkan menu sukiyaki dengan konsep live cooking. Salah satu menu yang ditawarkan adalah spicy tomato sukiyaki yang memadukan rasa manis dan gurih khas sukiyaki dengan sensasi asam segar serta pedas dari cabai rawit.

CEO Gokuniku, Michael, mengatakan spicy tomato sukiyaki menjadi salah satu produk yang ingin dikembangkan sebagai identitas restoran.

“Sebenarnya yang bikin beda itu spicy tomato sukiyaki-nya kita. Itu signature product-nya kita,” katanya.

Menurut Michael, sukiyaki umumnya memiliki karakter rasa manis dan gurih. Sementara versi spicy tomato yang ditawarkan Gokuniku mendapat tambahan rasa asam dan pedas.

Spicy Tomato Sukiyaki. [Suara.com/Dini Afrianti]
Spicy Tomato Sukiyaki. [Suara.com/Dini Afrianti]

“Kalau tomato spicy ini, dia ada essence asam, asam segarnya. Ada cabai rawitnya juga. Nah, itu yang bikin beda sebenarnya,” tuturnya.

Ia mengatakan cita rasa tersebut telah disesuaikan dengan preferensi konsumen Indonesia tanpa menghilangkan karakter utama hidangan.

“Sudah dilokalin lah untuk rasanya,” ujarnya.

Sementara itu, Chef Andhika menjelaskan shabu-shabu dan sukiyaki memiliki teknik memasak yang berbeda meski bahan yang digunakan relatif serupa.

Shabu-shabu mengandalkan teknik merebus bahan di dalam kuah, sedangkan sukiyaki menggunakan teknik memasak daging dengan cara dipanggang atau di-grill.

“Kalau sukiyaki itu grill. Jadi teknik masaknya itu sebenarnya sukiyaki grill. Kalau shabu lebih ke rebus,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sensasi Kuliner Berkelas di Saa Waan Ashta District 8, Ada Diskon Khusus Nasabah BRI

Sensasi Kuliner Berkelas di Saa Waan Ashta District 8, Ada Diskon Khusus Nasabah BRI

Bri | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 19:10 WIB

Pesta Kuliner Bandung 2026: Diskon Makanan & Cashback BRI, Cek Cara Dapatnya!

Pesta Kuliner Bandung 2026: Diskon Makanan & Cashback BRI, Cek Cara Dapatnya!

Bri | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 13:28 WIB

Menggugah Selera! 7 Makanan Tradisional Korea di Drama The Haunted Palace

Menggugah Selera! 7 Makanan Tradisional Korea di Drama The Haunted Palace

Your Say | Kamis, 27 Agustus 2026 | 17:57 WIB

Harga Daging Sapi dan Gula Kompak Naik, Cabai Rawit Merah Masih Pedas

Harga Daging Sapi dan Gula Kompak Naik, Cabai Rawit Merah Masih Pedas

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 10:17 WIB

Promo BRI: Diskon Hachi Grill & Shabu Hachi, Makan Enak Cuma 750 Ribu!

Promo BRI: Diskon Hachi Grill & Shabu Hachi, Makan Enak Cuma 750 Ribu!

Bri | Selasa, 21 Januari 2025 | 19:02 WIB

Terkini

Dipecat PDIP Usai Kunjungi Jokowi, Achmad Hidayat Singgung Eri-Armuji

Dipecat PDIP Usai Kunjungi Jokowi, Achmad Hidayat Singgung Eri-Armuji

Jatim | Senin, 14 September 2026 | 10:05 WIB

Anwar Ibrahim Blak-blakan soal Kebakaran Hutan Indonesia, Minta Prabowo Datang ke Malaysia

Anwar Ibrahim Blak-blakan soal Kebakaran Hutan Indonesia, Minta Prabowo Datang ke Malaysia

News | Senin, 14 September 2026 | 10:00 WIB

Sungai Jeneberang Kering, Warga Bikin Wisata Dadakan

Sungai Jeneberang Kering, Warga Bikin Wisata Dadakan

Foto | Senin, 14 September 2026 | 10:00 WIB

Santriwati di Ponpes Malang Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual, Polisi Turun Tangan

Santriwati di Ponpes Malang Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual, Polisi Turun Tangan

Jatim | Senin, 14 September 2026 | 09:57 WIB

Apa Itu Mindfulness? Bukan Memaksa Diri Selalu Berpikir Positif, Ini Penjelasannya

Apa Itu Mindfulness? Bukan Memaksa Diri Selalu Berpikir Positif, Ini Penjelasannya

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 09:55 WIB

Malaysia Khawatir Mahasiswa Terdampak Kabut Asap Indonesia, Kampus Mulai Dipantau

Malaysia Khawatir Mahasiswa Terdampak Kabut Asap Indonesia, Kampus Mulai Dipantau

News | Senin, 14 September 2026 | 09:53 WIB

Mimpi Ekspor ke Swedia Pupus, Gudang Kerajinan Jati di Ngawi Terbakar Hebat

Mimpi Ekspor ke Swedia Pupus, Gudang Kerajinan Jati di Ngawi Terbakar Hebat

Jatim | Senin, 14 September 2026 | 09:51 WIB

6 Shio Anak Pembawa Hoki dan Rezeki Besar bagi Orang Tua

6 Shio Anak Pembawa Hoki dan Rezeki Besar bagi Orang Tua

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 09:50 WIB

Lille Rebut Puncak Ligue 1, Calvin Verdonk Cuma Jadi Penghangat Bangku Cadangan

Lille Rebut Puncak Ligue 1, Calvin Verdonk Cuma Jadi Penghangat Bangku Cadangan

Bola | Senin, 14 September 2026 | 09:45 WIB

Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya

Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya

Entertainment | Senin, 14 September 2026 | 09:43 WIB

×