- Mahasiswa perantauan memindahkan barang ke tempat tinggal baru menjelang tahun ajaran baru 2026.
- Layanan pengiriman Lalamove mencatat lonjakan pesanan pindahan di Malang, Yogyakarta, Semarang, dan Bandung.
- Lonjakan pesanan tertinggi di berbagai kota pendidikan tersebut terjadi pada akhir Juli hingga Agustus 2026.
Bandung turut menunjukkan tren serupa. Lalamove mencatat rekor jumlah order di kota tersebut pada 3, 5, dan 7 Agustus 2026.
Managing Director Lalamove Indonesia, Andito B. Prakoso, mengatakan peningkatan tersebut sejalan dengan mobilitas mahasiswa pada awal tahun ajaran.
"Pada awal tahun ajaran, perpindahan mahasiswa ke kota perantauan menjadi salah satu momen ketika kebutuhan pengiriman meningkat. Mahasiswa perlu membawa berbagai barang ke tempat tinggal barunya untuk mendukung aktivitas sehari-hari dan perkuliahan," ujar Andito.
Menurutnya, layanan berbasis aplikasi dapat membantu mahasiswa mengatur proses pindahan dengan lebih praktis.
"Lalamove memudahkan proses pindahan melalui aplikasi, mulai dari memilih kendaraan, mengetahui harga di awal, hingga memantau perjalanan secara real-time," katanya.
Selain pemesanan melalui aplikasi, tersedia pula fitur extra helper dan door-to-door yang dapat membantu proses pengangkutan barang hingga pengantaran ke lantai atas.
Dengan memanfaatkan layanan tersebut, mahasiswa dapat menyesuaikan kebutuhan pengiriman berdasarkan jumlah barang dan kondisi tempat tinggal baru. Proses pindahan pun dapat dipersiapkan sejak awal agar lebih terorganisir dan tidak mengganggu persiapan memasuki tahun ajaran baru.
Momentum awal perkuliahan akhirnya bukan hanya menjadi waktu untuk mempersiapkan jadwal dan kebutuhan akademik, tetapi juga menjadi periode bagi mahasiswa perantauan untuk menata kehidupan baru di kota pendidikan.