- Prinsip feng shui menyatakan bahwa meja kerja menghadap tembok kosong dapat membuat energi terasa stagnan dan pandangan menjadi sempit.
- Pemberian dekorasi seperti lukisan, tanaman, dan cermin pada tembok dapat mendatangkan energi positif serta mendukung pertumbuhan karier.
- Pengaturan jarak antara meja dan tembok serta menjaga kerapian ruangan mampu melancarkan aliran energi dan membuat area kerja lebih lapang.
Suara.com - Posisi meja kerja sering dianggap dapat memengaruhi kenyamanan dan suasana saat bekerja.
Dalam feng shui, penataan meja bukan hanya soal estetika, tetapi juga berkaitan dengan aliran energi atau qi di dalam ruangan.
Salah satu posisi yang cukup sering digunakan adalah meja kerja yang menghadap tembok.
Menurut prinsip feng shui, meja kerja sebaiknya ditempatkan pada posisi yang membuat seseorang merasa aman, leluasa, dan memiliki kendali terhadap ruang.
Meja yang langsung menghadap tembok dianggap kurang ideal jika membuat pandangan terasa sempit atau seperti terhalang.
Meski begitu, posisi tersebut masih dapat diatur agar lebih nyaman dan dipercaya mendukung energi positif saat bekerja.
1. Hindari Meja Tepat Menghadap Tembok Kosong
Meja yang diletakkan tepat di depan tembok kosong dipercaya dapat membuat energi terasa stagnan.
Selain itu, pandangan yang hanya tertuju pada dinding bisa membuat ruang kerja terasa sempit.
Jika tidak memungkinkan mengubah posisi meja, gunakan hiasan dinding yang memberikan kesan luas dan menyenangkan.
2. Letakkan Dekorasi untuk Mendatangkan Energi Positif
Tembok di depan meja dapat dimanfaatkan sebagai area dekorasi. Pilih gambar alam, karya seni, atau papan target yang membuat pikiran lebih positif.
Pasang juga cermin kecil atau letakkan tanaman yang mendatangkan rezeki.
Dalam feng shui, dekorasi yang menggambarkan pertumbuhan dan kelimpahan dapat digunakan sebagai simbol harapan terhadap perkembangan karier dan finansial.
3. Berikan Jarak antara Meja dan Tembok