- Tradisi Feng Shui asal Tiongkok digunakan untuk menata lingkungan tempat tinggal, aliran qi, serta keserasian arsitektur.
- Penerapan Feng Shui di rumah mencakup pembersihan pintu masuk, kerapian dompet, penataan dapur, dan kelancaran sirkulasi udara.
- Praktik penataan ruang tersebut merupakan warisan budaya dan bukan metode ilmiah atau jaminan finansial untuk mencegah keuangan habis.
Suara.com - Feng Shui agar uang yang masuk tidak cepat habis kerap dicari orang yang ingin menata rumah sekaligus menciptakan suasana yang dipercaya mendukung kelancaran rezeki. Dalam tradisi Feng Shui, penataan ruang berkaitan dengan keseimbangan lingkungan, aliran qi, serta hubungan antara manusia dan tempat tinggal.
Feng Shui sendiri merupakan tradisi penataan lingkungan dari Tiongkok yang telah berkembang selama ribuan tahun. Dalam kajian arsitektur, Feng Shui tidak hanya membahas keberuntungan, tetapi juga pemilihan lokasi, bentuk bangunan, orientasi, hingga tata ruang.
Karena itu, jika ingin menerapkan Feng Shui agar uang tidak cepat habis, prinsip yang digunakan sebaiknya tidak sebatas meletakkan benda tertentu sebagai "jimat kekayaan".
Penataan rumah yang rapi, teratur, memiliki sirkulasi udara dan pencahayaan yang baik juga menjadi bagian penting dalam sejumlah kajian mengenai Feng Shui dan lingkungan binaan.
Lantas, bagaimana cara menata rumah menurut Feng Shui agar rezeki dipercaya lebih terjaga?

1. Jangan Biarkan Area Pintu Masuk Berantakan
Pintu utama memiliki posisi penting dalam Feng Shui karena menjadi salah satu bagian utama yang menghubungkan rumah dengan lingkungan di luar.
Dalam konsep Feng Shui, pintu masuk sering dikaitkan dengan masuknya qi. Karena itu, area ini sebaiknya tidak dipenuhi kardus, sepatu berserakan, sampah, atau barang yang sudah tidak digunakan.
Penelitian mengenai Feng Shui dalam desain arsitektur juga menunjukkan bahwa posisi pintu utama, pencahayaan alami, dan sirkulasi udara merupakan aspek yang banyak diperhatikan dalam penerapan Feng Shui pada ruang.
Secara praktis, membersihkan pintu masuk juga membuat rumah terasa lebih tertata dan memudahkan penghuni keluar-masuk rumah.
2. Pastikan Pintu Utama Bisa Dibuka dengan Mudah
Selain bersih, pintu utama sebaiknya tidak terhalang benda besar.
Dalam perspektif Feng Shui, kondisi pintu yang mudah dibuka dipercaya membantu menciptakan aliran qi yang lebih baik. Prinsip ini sejalan dengan pendekatan Form School yang lebih menekankan hubungan antara bentuk, lingkungan, dan konfigurasi bangunan.
Jadi, hindari kebiasaan menaruh rak, meja, kardus, atau barang lainnya tepat di belakang atau di depan pintu utama.
3. Rapikan Dompet dan Tempat Menyimpan Uang
Jika ingin menerapkan Feng Shui agar uang yang masuk tidak cepat habis, perhatian juga bisa diarahkan pada tempat menyimpan uang.
Dalam kepercayaan tradisional, dompet yang penuh dengan struk lama, kartu yang sudah tidak digunakan, atau uang yang berantakan dianggap kurang baik secara simbolis.
Cobalah mengeluarkan struk yang tidak diperlukan, merapikan uang berdasarkan nominal, dan memastikan dompet masih dalam kondisi baik.