-
- Pintu kulkas mengalami fluktuasi suhu yang mempercepat pertumbuhan bakteri berbahaya.
- Perubahan suhu mendadak memicu bakteri Salmonella tumbuh cepat pada cangkang telur.
- Susu dan telur sebaiknya disimpan di rak dalam dengan suhu stabil.
Suara.com - Menyimpan telur dan susu di rak pintu kulkas merupakan kebiasaan yang masih sering dilakukan banyak orang. Padahal, area ini sebenarnya menjadi lokasi terburuk untuk menyimpan kedua bahan pangan tersebut.
Lantas, mengapa telur dan susu sebaiknya tidak disimpan di rak pintu kulkas? Berikut alasannya.
Suhu rak pintu kulkas lebih tidak stabil
Rak pintu merupakan bagian kulkas yang paling sering mengalami perubahan suhu. Setiap kali pintu dibuka, udara dingin keluar dan udara yang lebih hangat masuk.
Akibatnya, suhu di area pintu dapat naik-turun lebih sering dibandingkan bagian dalam kulkas.
Mengutip dari laman Home and Gardens, padahal susu, telur, dan produk olahan susu lainnya sangat sensitif terhadap fluktuasi suhu, bahkan yang tergolong kecil sekalipun.
Fluktuasi suhu tersebut dapat mempercepat pertumbuhan bakteri serta merusak kualitas nutrisi di dalamnya.
"Menyimpannya di bagian pintu kulkas membuat bahan-bahan tersebut mengalami perubahan suhu naik-turun secara berulang, yang dapat memperpendek masa simpannya dan meningkatkan risiko kerusakan," demikian dikutip dari laman Home and Gardens.
Risiko bakteri Salmonella menembus cangkang telur
Telur memiliki ribuan pori-pori halus pada bagian cangkangnya yang sangat sensitif. Perubahan suhu yang drastis dapat memicu timbulnya embun yang menjadi tempat berkembang biak bakteri Salmonella.
Bakteri Salmonella yang berkembang pada cangkang berisiko menembus ke dalam bagian telur. Kondisi ini berpotensi membahayakan kesehatan pencernaan jika telur tersebut dikonsumsi.
Susu lebih cepat mengalami penurunan kualitas
susu membutuhkan suhu dingin yang konsisten di bawah 4 derajat Celsius. Menyimpan susu di pintu kulkas akan mempercepat proses pembusukan dan membuat aromanya menjadi asam.
Suhu yang tidak stabil juga membuat kandungan protein serta lemak dalam susu lebih cepat rusak. Akibatnya, masa simpan susu menjadi jauh lebih singkat dari tanggal kedaluwarsa seharusnya.
Jadi, di mana tempat terbaik menyimpan telur dan susu?
Tempat terbaik untuk menyimpan telur dan susu adalah di bagian rak tengah atau bawah. Area dalam kulkas ini memiliki suhu yang jauh lebih stabil dan konsisten terjangkau udara dingin.
Gunakan wadah karton aslinya saat menyimpan telur di dalam rak kulkas. Karton tersebut berfungsi melindungi telur dari penyerapan aroma makanan lain dan menjaga kelembapannya.
Untuk produk susu, letakkan kemasannya di bagian rak paling dalam dekat dinding belakang. Posisi ini memastikan susu mendapat paparan suhu dingin yang maksimal setiap saat.
Pintu kulkas sebaiknya hanya digunakan untuk menyimpan bahan pangan yang lebih tahan lama. Anda bisa memanfaatkan area tersebut untuk mentega, sirup, atau saus botolan.
Memindahkan posisi penyimpanan telur dan susu dapat memperpanjang kesegaran bahan makanan Anda. Langkah sederhana ini efektif menjaga kualitas nutrisi keluarga tetap optimal setiap hari.