Warga Protes MBG di Kudus, SPPG Minim Libatkan UMKM Lokal

Bella

Senin, 14 September 2026 | 17:23 WIB
Warga Protes MBG di Kudus, SPPG Minim Libatkan UMKM Lokal
Arsip foto - Petugas SPPG menyiapkan makanan program MBG di Simeulue. ANTARA/HO-Dok Warga
baca 10 detik
  • Warga Kudus berunjuk rasa menuntut pelibatan UMKM lokal dalam program Makan Bergizi Gratis pada hari Senin.
  • Bupati Kudus dan perwakilan pengunjuk rasa menandatangani kesepakatan untuk mengevaluasi tata kelola program serta pengelolaan limbah.
  • Pemerintah Kabupaten Kudus mencatat terdapat ratusan satuan pelayanan gizi yang melayani puluhan ribu penerima manfaat.

Suara.com - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, mendapat sorotan setelah puluhan warga memprotes masih minimnya keterlibatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal dalam rantai pasok makanan.

Warga yang tergabung dalam Lembaga Aliansi Daerah Indonesia (LADI) itu menggelar aksi di Alun-alun Kudus, Senin.

Mereka menilai keberadaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) semestinya tidak hanya berfokus pada penyediaan makanan bagi penerima manfaat, tetapi juga mampu menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar.

Soleh Isman, salah seorang orator aksi, mengatakan masih banyak SPPG yang belum menggandeng UMKM lokal sebagai pemasok kebutuhan program MBG.

Menurutnya, kondisi tersebut membuat manfaat ekonomi dari program MBG belum dirasakan secara optimal oleh masyarakat kecil.

"Kami menuntut adanya kerja sama yang adil dan saling menguntungkan antara SPPG dan pelaku UMKM setempat. UMKM diharapkan tidak hanya menjadi penonton di daerah sendiri, melainkan terakomodasi sebagai penyedia bahan baku maupun bagian dari rantai pasok menu harian," ujarnya.

Para pengunjuk rasa juga meminta SPPG mematuhi standar operasional prosedur yang ditetapkan Badan Gizi Nasional (BGN).

Sejumlah aspek yang disoroti antara lain Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UKL-UPL), instalasi pengolahan air limbah (IPAL), serta Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

Bupati Kudus Sam'ani Intakoris yang menemui massa bersama Kapolres Kudus AKBP Wahyu Sulistyo menyatakan pemerintah daerah mendukung keberlanjutan program MBG.

baca juga

Namun, ia mengakui sejumlah aspek tata kelola pelaksanaan program tersebut perlu dievaluasi, termasuk keterlibatan UMKM, sanitasi, dan pengelolaan limbah.

"Kami meminta SPPG mengutamakan UMKM lokal. Dengan catatan UMKM di Kudus juga harus siap memenuhi produk yang dibutuhkan sesuai kriteria yang dipersyaratkan. Termasuk kantin sekolah juga diusulkan untuk diberdayakan," ujarnya.

Berdasarkan data Pemerintah Kabupaten Kudus, terdapat 124 SPPG di sembilan kecamatan hingga September 2026.

Sebanyak 118 SPPG berstatus aktif dan enam lainnya masih dalam tahap persiapan. Seluruh SPPG tersebut tercatat melayani 49.802 penerima manfaat MBG, mulai dari balita, ibu hamil dan menyusui hingga siswa sekolah.

Pemkab Kudus sebelumnya juga telah meminta seluruh SPPG menggandeng UMKM terdekat untuk memenuhi kebutuhan bahan baku MBG.

Pembelian bahan baku dari pelaku usaha dan pasar lokal didorong agar program tersebut tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi warga daerah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Banyak Kasus Keracunan, DPR Sebut Pemerintah Tak Perlu Takut Tangguhkan MBG

Banyak Kasus Keracunan, DPR Sebut Pemerintah Tak Perlu Takut Tangguhkan MBG

News | Senin, 14 September 2026 | 15:44 WIB

BGN Siapkan Sistem Marketplace MBG: Kejar Pengadaan, Keracunan Terabaikan?

BGN Siapkan Sistem Marketplace MBG: Kejar Pengadaan, Keracunan Terabaikan?

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 13:50 WIB

Bukan Jaga Malam, Pos Kamling di Kudus Malah Jadi Tempat Judi Dadu Digital

Bukan Jaga Malam, Pos Kamling di Kudus Malah Jadi Tempat Judi Dadu Digital

News | Senin, 14 September 2026 | 08:59 WIB

Pemerintah Dorong Perluasan MBG ke Wilayah Sulit Akses

Pemerintah Dorong Perluasan MBG ke Wilayah Sulit Akses

News | Minggu, 13 September 2026 | 15:04 WIB

Ironis! Guru Dipaksa Jadi "Pencicip Racun" Akibat Amputasi Logika Program MBG

Ironis! Guru Dipaksa Jadi "Pencicip Racun" Akibat Amputasi Logika Program MBG

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 14:10 WIB

Fakta-fakta Dugaan Keracunan Massal MBG di Karo dan Pati, Ratusan Anak Jadi Korban

Fakta-fakta Dugaan Keracunan Massal MBG di Karo dan Pati, Ratusan Anak Jadi Korban

News | Minggu, 13 September 2026 | 12:53 WIB

Gubsu Bobby Nasution Minta Publik Hentikan Komentar Negatif terhadap Korban MBG di Karo

Gubsu Bobby Nasution Minta Publik Hentikan Komentar Negatif terhadap Korban MBG di Karo

News | Minggu, 13 September 2026 | 11:53 WIB

172 Dapur MBG di Pati Bakal Disidak Usai Keracunan Massal

172 Dapur MBG di Pati Bakal Disidak Usai Keracunan Massal

Video | Sabtu, 12 September 2026 | 19:35 WIB

Pemerintah Rajin Membuat Program, Apakah Hidup Rakyat Makin Membaik?

Pemerintah Rajin Membuat Program, Apakah Hidup Rakyat Makin Membaik?

Your Say | Sabtu, 12 September 2026 | 15:15 WIB

KPAI Desak Audit Transparan Dapur Makan Bergizi Gratis Usai Rentetan Kasus Keracunan

KPAI Desak Audit Transparan Dapur Makan Bergizi Gratis Usai Rentetan Kasus Keracunan

Video | Sabtu, 12 September 2026 | 13:21 WIB

Terkini

Raih Empat Penghargaan Pada 2026, BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun

Raih Empat Penghargaan Pada 2026, BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun

Malang | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:46 WIB

7 Film Dokumenter Netflix, Angkat Kasus Pembunuhan hingga Kehidupan Artis

7 Film Dokumenter Netflix, Angkat Kasus Pembunuhan hingga Kehidupan Artis

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:45 WIB

Powder Foundation Somethinc Cocok untuk Kulit Apa? Diklaim Tahan Lama 24 Jam

Powder Foundation Somethinc Cocok untuk Kulit Apa? Diklaim Tahan Lama 24 Jam

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:45 WIB

Jadi Bank Beraset di Atas Rp500 Triliun, BRI Raih Empat Penghargaan Bergengsi Pada 2026

Jadi Bank Beraset di Atas Rp500 Triliun, BRI Raih Empat Penghargaan Bergengsi Pada 2026

Jogja | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:41 WIB

Kejar Penerimaan Negara, Hashim Sebut Pemerintah Akan Tarik Pajak Digital 9 November

Kejar Penerimaan Negara, Hashim Sebut Pemerintah Akan Tarik Pajak Digital 9 November

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:41 WIB

Satpol PP Padang Pariaman Tertibkan Kafe Karaoke-Kedai Tuak, Sejumlah Barang Bukti Disita

Satpol PP Padang Pariaman Tertibkan Kafe Karaoke-Kedai Tuak, Sejumlah Barang Bukti Disita

Sumbar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:41 WIB

Setelah Kantor PT Djarum, KPK Geledah 6 Perusahaan Afiliasi

Setelah Kantor PT Djarum, KPK Geledah 6 Perusahaan Afiliasi

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:39 WIB

Penyerapan Tembakau oleh Industri Rokok Melambat, Pabrik Pilih Habiskan Stok Lama

Penyerapan Tembakau oleh Industri Rokok Melambat, Pabrik Pilih Habiskan Stok Lama

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:39 WIB

Bibit Siklon 91B Picu Ancaman Banjir dan Longsor, BNPB Beri Imbauan Waspada

Bibit Siklon 91B Picu Ancaman Banjir dan Longsor, BNPB Beri Imbauan Waspada

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:39 WIB

BRI Perkuat Inklusi Keuangan UMKM Lewat Empat Penghargaan Pada 2026

BRI Perkuat Inklusi Keuangan UMKM Lewat Empat Penghargaan Pada 2026

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:37 WIB

×