- Pemilik rumah wajib mencuci AC secara rutin setiap 3 hingga 4 bulan sekali untuk mencegah lonjakan tagihan listrik.
- Pengguna harus mengatur suhu AC pada level ideal 24 sampai 25 derajat Celcius guna menghemat konsumsi daya listrik.
- Masyarakat perlu memastikan ruangan tertutup rapat serta membersihkan filter udara secara mandiri setiap 2 minggu sekali.
3. Manfaatkan Fitur Timer
Jangan biarkan AC menyala saat ruangan tidak digunakan. Gunakan fitur timer agar AC otomatis mati pada dini hari misalnya jam 4 atau 5 pagi saat suhu udara luar sudah mulai sejuk.
Hal ini bisa mengurangi durasi pemakaian listrik secara signifikan setiap bulannya.
4. Bersihkan Filter Udara Secara Mandiri
Selain cuci besar setiap 3-4 bulan oleh teknisi, kamu bisa membersihkan filter udara sendiri setiap 2 minggu sekali.
Caranya sangat mudah, cukup buka panel depan AC, ambil filternya, dan cuci dengan air mengalir. Filter yang bersih membuat aliran udara selalu lancar.
5. Hindari Menaruh Barang Elektronik yang Menghasilkan Panas
Jangan meletakkan dispenser, setrika, atau perangkat elektronik yang mengeluarkan panas di bawah unit indoor AC.
Sensor suhu pada AC akan mendeteksi panas tersebut dan menganggap ruangan belum dingin, sehingga AC akan terus bekerja pada performa maksimal.
6. Gunakan Teknologi AC Inverter
Jika kamu berencana membeli AC baru, pertimbangkan untuk memilih AC berteknologi Inverter.
Meskipun harganya sedikit lebih mahal di awal, AC inverter jauh lebih hemat listrik untuk penggunaan jangka panjang karena kompresornya tidak mati-nyalakan secara kasar. Ia akan menurunkan kecepatannya saat suhu sudah tercapai.
Menjaga kebersihan AC dengan mencucinya setiap 3-4 bulan sekali adalah kunci utama mencegah tagihan listrik membengkak. Jadi, sudahkah kamu mencuci AC bulan ini?