- Cushion bisa terasa perih saat kondisi kulit sedang bermasalah.
- Rasa cekit-cekit sering terasa di area yang kering atau kemerahan.
- Ada beberapa hal yang perlu dicek sebelum kembali memakai cushion.
Suara.com - Sudah beberapa hari kulit terasa lebih kering, muncul kemerahan, atau ada bagian wajah yang mengelupas? Begitu ditimpa cushion, bukannya terasa biasa saja, kulit malah terasa perih.
Hal seperti itu bisa jadi membingungkan, terutama jika cushion yang dipakai sebenarnya sudah lama cocok di kulit.
Rasa perih biasanya paling terasa di bagian wajah yang sedang kering, kemerahan, atau mengalami masalah setelah pemakaian skincare tertentu.
Lantas, mengapa cushion terasa perih di wajah yang sedang iritasi atau skin barrier rusak?
Rasa perih saat memakai cushion sering baru terasa ketika kulit sedang kering, merah, atau sensitif.

Mengapa cushion terasa perih saat skin barrier rusak?
Skin barrier berada di bagian terluar kulit dan membantu menjaga kelembapan sekaligus melindungi kulit dari berbagai paparan dari luar. Ketika lapisan ini terganggu, kulit bisa terasa kering, kasar, sensitif, gatal, atau perih.
Itulah sebabnya cushion yang sebelumnya aman dipakai bisa terasa menyengat ketika kondisi kulit sedang tidak baik.
Bukan berarti formulanya tiba-tiba berubah, tetapi kulit sedang berada dalam kondisi yang lebih mudah bereaksi.
1. Kulit memang sedang mengalami iritasi
Kulit yang iritasi biasanya lebih sensitif terhadap sentuhan dan bahan yang diaplikasikan di atasnya. Kemerahan, rasa terbakar, perih, kering, atau mengelupas bisa menjadi tanda kulit sedang tidak dalam kondisi optimal.
Memakai cushion di atas area yang sedang iritasi juga berarti menambahkan produk dan gesekan pada kulit yang sedang sensitif.
Jika setelah memakai makeup rasa perih semakin kuat, sebaiknya hentikan sementara penggunaannya sampai kulit lebih tenang.
2. Ada kandungan cushion yang tidak nyaman untuk kulit
Cushion tidak hanya berisi pigmen untuk memberikan warna. Ada berbagai bahan lain di dalam formulanya, seperti pengawet, pewangi, pelarut, dan bahan pendukung lainnya.