AI Bisa Bikin Hidup Lebih Mudah, Tapi Apakah Justru Menurunkan Kualitas Kerja Kita?

Dinda Rachmawati

Selasa, 08 September 2026 | 20:12 WIB
AI Bisa Bikin Hidup Lebih Mudah, Tapi Apakah Justru Menurunkan Kualitas Kerja Kita?
AI@Work Lab di IdeaFest 2026 (Dok. Istimewa)
baca 10 detik
  • CEO DANA Vince Iswara membahas adopsi AI di IdeaFest 2026 demi menyelesaikan persoalan nyata.
  • Penerapan AI di DANA sepanjang 2025 meningkatkan produktivitas 57 persen serta menurunkan perjudian online 80 persen.
  • CTO DANA Norman Sasono menyatakan manusia tetap bertanggung jawab atas konteks, keputusan, dan manajemen risiko.

Suara.com - Kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) perlahan menjadi bagian dari keseharian. Jika sebelumnya AI terasa seperti teknologi yang hanya digunakan oleh perusahaan besar atau mereka yang bekerja di bidang teknologi, kini keberadaannya semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Mulai dari membantu mencari ide, merangkum informasi, membuat tulisan, menerjemahkan bahasa, hingga membantu menyelesaikan pekerjaan, AI menawarkan kemudahan yang membuat banyak orang mulai mengubah cara mereka beraktivitas.

Namun, semakin mudah AI digunakan, muncul pertanyaan lain yang tidak kalah penting: apakah penggunaan teknologi tersebut benar-benar membuat hidup dan pekerjaan menjadi lebih baik?

Pertanyaan ini menjadi salah satu pembahasan dalam AI@Work Lab di IdeaFest 2026. Dalam sesi “The AI Adoption Trap: Moving Beyond Hype to Real Business Value”, Vince Iswara, CEO & Co-Founder DANA Indonesia, bersama Raymond Chin, Founder Genesis & Sevenpreneur, membahas fenomena ketika AI digunakan secara masif tetapi belum tentu memberikan dampak yang nyata.

Menurut Vince, ukuran keberhasilan AI seharusnya tidak berhenti pada seberapa sering teknologi tersebut digunakan. Yang lebih penting adalah persoalan apa yang berhasil diselesaikan dan perubahan apa yang dihasilkan.

“Adopsi AI bukan lagi tujuan akhir. Nilainya baru tercipta ketika teknologi tersebut membantu menyelesaikan persoalan yang nyata, memperbaiki kualitas keputusan, dan memberikan hasil yang dapat diukur. Namun, manusia tetap memegang peran utama dalam menentukan konteks, menjaga kualitas, mengelola risiko, dan bertanggung jawab atas hasil akhirnya,” ujar Vince.

Pandangan tersebut sebenarnya relevan bukan hanya bagi perusahaan, tetapi juga bagi kehidupan sehari-hari. Kehadiran AI bukan berarti manusia harus menyerahkan seluruh pekerjaan kepada mesin. 

Sebaliknya, AI dapat menjadi alat untuk menghemat waktu dan membantu seseorang bekerja lebih efisien, sementara keputusan penting tetap membutuhkan pertimbangan manusia.

Fenomena itu juga terlihat dari perubahan cara bekerja. Di lingkungan Dana, sekitar 80-90 persen kode dihasilkan dengan dukungan AI. Meski demikian, pekerjaan engineer tidak kemudian selesai begitu saja.

baca juga

Mereka tetap harus memahami persoalan yang ingin diselesaikan, menentukan rancangan sistem, melakukan validasi, memastikan keamanan, hingga mengambil keputusan atas hasil akhirnya.

Artinya, ketika pekerjaan teknis tertentu semakin mudah dilakukan dengan bantuan AI, kemampuan manusia justru bergeser ke hal-hal yang lebih mendasar: memahami konteks, berpikir kritis, mengambil keputusan, dan bertanggung jawab.

Dampaknya pun mulai terlihat. Sepanjang 2025, penerapan agentic AI pada sejumlah proses operasional Dana disebut mencatat peningkatan produktivitas hingga 57 persen, kepuasan pelanggan meningkat 13 persen, serta penyelesaian layanan menjadi 10 persen lebih cepat.

Angka-angka tersebut memperlihatkan bahwa AI pada akhirnya bukan sekadar soal mengikuti tren. Teknologi baru akan terasa manfaatnya ketika benar-benar membantu seseorang menyelesaikan pekerjaan atau persoalan dengan lebih baik.

Ketika AI Masuk ke Rutinitas Sehari-hari

Perubahan tersebut pada akhirnya turut memengaruhi gaya hidup. Banyak orang kini mulai terbiasa memiliki “asisten digital” yang dapat membantu berbagai aktivitas, meski dalam bentuk yang sederhana.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gaya Hidup Sehat Makin Jadi Tren, Mustika Ratu Bawa Wellness Nusantara ke Era Modern

Gaya Hidup Sehat Makin Jadi Tren, Mustika Ratu Bawa Wellness Nusantara ke Era Modern

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 14:04 WIB

Bukan Cari Layar Besar, Ini Tren TV yang Sedang Diburu Masyarakat Modern

Bukan Cari Layar Besar, Ini Tren TV yang Sedang Diburu Masyarakat Modern

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 10:19 WIB

AI Xiaomi Tak Lagi Cuma di Layar, Kini Mulai Mengatur Rumah dan Mobil

AI Xiaomi Tak Lagi Cuma di Layar, Kini Mulai Mengatur Rumah dan Mobil

Tekno | Selasa, 08 September 2026 | 09:15 WIB

Terkini

Belanja Elektronik Makin Mudah via Online, Ini Alasan Konsumen Masih Datang ke Toko

Belanja Elektronik Makin Mudah via Online, Ini Alasan Konsumen Masih Datang ke Toko

Lifestyle | Rabu, 09 September 2026 | 20:12 WIB

Makin Dekat Bela Timnas Indonesia, Statistik Terbaru Laurin Ulrich Nyaris Dekati Lionel Messi

Makin Dekat Bela Timnas Indonesia, Statistik Terbaru Laurin Ulrich Nyaris Dekati Lionel Messi

Bola | Rabu, 09 September 2026 | 20:05 WIB

Terjaring di Demo 27 Agustus, 29 Pelajar Jakarta Dikirim Ikut Pembekalan Bela Negara, Ada dari SD

Terjaring di Demo 27 Agustus, 29 Pelajar Jakarta Dikirim Ikut Pembekalan Bela Negara, Ada dari SD

News | Rabu, 09 September 2026 | 20:05 WIB

BAIC T1 Unjuk Gigi di GIIAS Bandung 2026

BAIC T1 Unjuk Gigi di GIIAS Bandung 2026

Otomotif | Rabu, 09 September 2026 | 20:04 WIB

PHE Selesaikan Survei Seismik Offshore 2D SE Java Frontier Area Laut Selatan Jawa di Samudera Hindia

PHE Selesaikan Survei Seismik Offshore 2D SE Java Frontier Area Laut Selatan Jawa di Samudera Hindia

Bisnis | Rabu, 09 September 2026 | 20:03 WIB

Muak Kondisi Pemerintahan dan Pembangunan, Warga Kabupaten Bandung Barat Ngadu ke Jakarta

Muak Kondisi Pemerintahan dan Pembangunan, Warga Kabupaten Bandung Barat Ngadu ke Jakarta

News | Rabu, 09 September 2026 | 20:00 WIB

Program Tak Goyah Dihantam Kritik: Benarkah Suara Publik Tak Mengusik MBG?

Program Tak Goyah Dihantam Kritik: Benarkah Suara Publik Tak Mengusik MBG?

Your Say | Rabu, 09 September 2026 | 20:00 WIB

Beda dari Sudaryono, Bos Danantara Sebut BGN Sewa Gedung Telkom Sesuai Harga Pasar

Beda dari Sudaryono, Bos Danantara Sebut BGN Sewa Gedung Telkom Sesuai Harga Pasar

Bisnis | Rabu, 09 September 2026 | 19:58 WIB

Sekolah di Pekanbaru Kembali Belajar Tatap Muka, Wajib Pakai Masker!

Sekolah di Pekanbaru Kembali Belajar Tatap Muka, Wajib Pakai Masker!

Riau | Rabu, 09 September 2026 | 19:57 WIB

Serahkan Bukti ke Polisi, Pengacara Beberkan Kronologi Temuan 340 Ribu Dolar Singapura

Serahkan Bukti ke Polisi, Pengacara Beberkan Kronologi Temuan 340 Ribu Dolar Singapura

News | Rabu, 09 September 2026 | 19:55 WIB

×