Cara Mengatasi Tombol Cook Magic Com Jeglek Sendiri, padahal Nasi Belum Matang

Yasinta Rahmawati

Sabtu, 12 September 2026 | 07:45 WIB
Cara Mengatasi Tombol Cook Magic Com Jeglek Sendiri, padahal Nasi Belum Matang
Ilustrasi magic com. (Gemini AI)
baca 10 detik
  • Tombol cook magic com sering berpindah sendiri ke mode warm karena pembacaan suhu termostat yang terganggu oleh kotoran di dasar panci.
  • Pelat pemanas yang kotor dan distribusi panas yang tidak merata membuat sensor mendeteksi air sudah habis saat nasi masih mentah.
  • Penurunan daya tahan termostat magnetik dalam jangka panjang dapat diatasi dengan penggantian komponen baru.

Suara.com - Pernah mengalami tombol cook magic com jeglek sendiri, padahal nasi belum matang?

Kondisi ini cukup mengganggu karena magic com tiba-tiba berpindah dari mode memasak (cook) ke mode menghangatkan (warm), sementara beras masih keras dan air belum sepenuhnya terserap.

Tapi jangan langsung menganggap magic com rusak, ada beberapa penyebab yang bisa diperiksa terlebih dahulu.

Tombol cook pada magic com bekerja menggunakan termostat magnetik yang berfungsi membaca perubahan suhu pada dasar panci.

Ketika air masih tersedia, suhu panci relatif berada di sekitar titik didih. Setelah air terserap beras, suhu dasar panci meningkat dan sensor akan membuat tombol berpindah ke mode warm.

Untuk mengatasi tombol cook magic com jeglek sendiri, berikut beberapa cara yang bisa dilakukan.

1. Periksa dan bersihkan bagian bawah panci

Salah satu cara mengatasi tombol cook magic com jeglek sendiri, padahal nasi belum matang adalah memeriksa kondisi bagian luar dasar panci. Pastikan tidak ada butiran beras, kerak makanan, atau sisa air yang menempel.

Melansir dari laman Sanken, dijelaskan bahwa benda yang menghalangi kontak antara dasar panci dan pelat pemanas dapat mengacaukan pembacaan suhu.

baca juga

"Kerak yang mengering di atas pelat pemanas akan membuat distribusi panas menjadi tidak merata," demikian dikutip dari Sanken.

Sebelum memasukkan panci ke dalam magic com, lap bagian bawahnya sampai benar-benar bersih dan kering.

Periksa juga pelat pemanas di dalam unit dan bersihkan kotoran yang terlihat dengan kain lembut setelah perangkat dicabut dari listrik dan dalam kondisi dingin.

2. Pastikan pelat pemanas tidak kotor

Selain bagian bawah panci, pelat pemanas juga perlu diperhatikan. Sisa nasi atau kotoran yang menumpuk dapat membuat panas tidak tersebar secara optimal. Akibatnya, area di sekitar sensor bisa menjadi lebih panas dibandingkan bagian lainnya.

Kondisi tersebut dapat membuat sensor mendeteksi seolah-olah air sudah habis, sehingga tombol cook berpindah ke warm meskipun nasi belum matang sempurna.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berapa Lama Nasi Boleh Dipanaskan di Rice Cooker? Ini 8 Tips agar Tidak Cepat Basi

Berapa Lama Nasi Boleh Dipanaskan di Rice Cooker? Ini 8 Tips agar Tidak Cepat Basi

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 19:46 WIB

Kapan Rice Cooker Harus Diganti? Kenali Tanda-Tanda yang Perlu Diperhatikan

Kapan Rice Cooker Harus Diganti? Kenali Tanda-Tanda yang Perlu Diperhatikan

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 12:10 WIB

3 Rekomendasi Rice Cooker Murah untuk Masak Nasi Pulen ala Jepang

3 Rekomendasi Rice Cooker Murah untuk Masak Nasi Pulen ala Jepang

Lifestyle | Senin, 31 Agustus 2026 | 08:15 WIB

Terkini

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

×