Mahasisw ITB Kembangkan Minyak Jelantah Jadi Cat Ramah lingkungan

Bimo Aria Fundrika

Rabu, 23 September 2026 | 17:15 WIB
Mahasisw ITB Kembangkan Minyak Jelantah Jadi Cat Ramah lingkungan
Ilustrasi cat tembok. Sumber: Magnific.com

Suara.com - Minyak jelantah menjadi salah satu limbah rumah tangga yang jumlahnya terus bertambah seiring tingginya konsumsi minyak goreng di Indonesia. Kajian Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) bersama Traction Energy Asia memperkirakan produksi minyak jelantah nasional mencapai 3 juta ton per tahun, dengan 1,6 juta ton di antaranya berasal dari rumah tangga di kota-kota besar.

Sebagian besar limbah ini masih dibuang langsung ke saluran air atau tanah, padahal berpotensi mencemari lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik.

Dari persoalan itu, tiga mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) mengembangkan solusi berupa cat ramah lingkungan berbahan dasar limbah minyak jelantah. Inovasi tersebut mengantarkan mereka meraih Juara 2 kategori House Related Innovation pada kompetisi BTN Housingpreuner 2025, Sabtu (31/1/2026).

Tim yang beranggotakan Roihan M. Iqbal (Teknik Material 2021), Muhammad Fadhlan Hamidy (Arsitektur 2024), dan Rashif Aulia Bahri (Teknik Kimia 2024) ini berhasil menyisihkan peserta lain di ajang yang berlangsung sejak Desember 2025 hingga babak final Januari 2026.

Malam penjurian besar digelar di Menara BTN, dilanjutkan pameran inovasi selama tiga hari di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan.

Jawab Dua Masalah Sekaligus

BTN Housingpreuner merupakan kompetisi yang mewadahi ide bisnis dan solusi inovatif di bidang perumahan dan properti. Dalam ajang ini, tim ITB mengangkat isu pencemaran lingkungan dan perubahan iklim yang kian relevan dengan sektor perumahan, dengan mengubah minyak bekas pakai menjadi bahan baku cat untuk industri hunian.

"Inovasi ini kami rancang bukan hanya sebagai produk, tetapi sebagai solusi yang menjawab dua isu sekaligus, yaitu pengelolaan limbah dan kebutuhan material ramah lingkungan di sektor perumahan," ujar Roihan dilansir dalam laman ITB.

Keberhasilan mengembangkan cat dari minyak jelantah ini tidak lepas dari kolaborasi lintas jurusan yang dijalankan sejak tahap riset awal.

baca juga

Roihan dari sisi teknik material memastikan aspek teknis produk agar layak digunakan sebagai bahan pelapis dinding, Fadhlan dari arsitektur menilai relevansi aplikatifnya pada bangunan hunian, sementara Rashif dari teknik kimia menangani formulasi dan proses pengolahan bahan baku menjadi cat siap pakai.

Pembagian peran ini membuat tim dapat menelusuri persoalan dari berbagai sudut: karakteristik kimiawi minyak jelantah, potensi pengolahannya menjadi bahan turunan, hingga peluang mengintegrasikan bahan tersebut ke dalam rantai produksi industri cat yang sudah ada.

Tantangan terbesar justru muncul di tahap riset ini yakni, mengubah limbah dapur menjadi material bernilai tambah membutuhkan kajian matang, baik dari sisi teknis formulasi maupun kelayakan bisnisnya, agar produk yang dihasilkan tidak berhenti sebagai konsep di atas kertas, melainkan dapat diproduksi dan diterapkan dalam skala perumahan yang sesungguhnya.

Lebih dari Sekadar Gelar Juara

Tiga mahasiswa ITB berhasil menyabet posisi kedua kategori House Related Innovation dalam ajang BTN Housingpreneur 2025 pada Sabtu (31/1/2026). Sumber: itb.ac.id
Tiga mahasiswa ITB berhasil menyabet posisi kedua kategori House Related Innovation dalam ajang BTN Housingpreneur 2025 pada Sabtu (31/1/2026). Sumber: itb.ac.id

Bagi tim ini, keikutsertaan dalam BTN Housingpreuner tidak hanya bertujuan meraih gelar juara. Selain pendanaan, peserta juga berkesempatan memperluas jejaring dan mendapat pembinaan langsung dari para profesional di industri perumahan selama rangkaian kompetisi berlangsung, mulai dari tahap penyusunan proposal hingga presentasi di hadapan dewan juri di Menara BTN.

Roihan berpesan kepada mahasiswa lain yang tertarik pada industri perumahan agar mencoba ajang serupa. "Kalau tertarik dengan industri perumahan, ajang seperti ini sangat layak dicoba. Bukan cuma soal kompetisi, tapi juga kesempatan belajar langsung dari para profesional dan membangun jaringan yang bisa berdampak jangka panjang," katanya.

Inovasi cat dari minyak jelantah karya tim ITB ini menambah daftar riset mahasiswa di Indonesia yang mengarahkan limbah dapur rumah tangga menjadi bahan baku bernilai ekonomi, mulai dari biodiesel hingga produk perawatan rumah. Dengan potensi bahan baku yang melimpah dari konsumsi minyak goreng nasional, pengembangan lebih lanjut terhadap formulasi cat ini berpeluang membuka jalan bagi material konstruksi berbasis limbah yang lebih banyak diproduksi dalam skala industri.

Penulis: Inesia Dian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sustainable Lifestyle dan Budaya Konsumtif: Peduli atau Cuma Ikut-ikutan?

Sustainable Lifestyle dan Budaya Konsumtif: Peduli atau Cuma Ikut-ikutan?

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 15:50 WIB

Dipanggil Prabowo ke Istana, BRIN Ungkap Inovasi Sepatu Sekolah Murah dan Smart Insole

Dipanggil Prabowo ke Istana, BRIN Ungkap Inovasi Sepatu Sekolah Murah dan Smart Insole

News | Selasa, 22 September 2026 | 15:02 WIB

Hari Keadilan Ekologis, WALHI Bawa Suara Warga Terdampak ke DPR

Hari Keadilan Ekologis, WALHI Bawa Suara Warga Terdampak ke DPR

Foto | Senin, 21 September 2026 | 18:15 WIB

Terkini

3 Fakta Menarik Songpyeon, Kue Beras Kukus Daun Pinus Khas Musim Gugur di Korea

3 Fakta Menarik Songpyeon, Kue Beras Kukus Daun Pinus Khas Musim Gugur di Korea

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 17:15 WIB

Review Film Akal Imitasi: Ketika AI Masuk Kelas, Pintar Jadi Kian Mahal?

Review Film Akal Imitasi: Ketika AI Masuk Kelas, Pintar Jadi Kian Mahal?

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 17:15 WIB

Mahasisw ITB Kembangkan Minyak Jelantah Jadi Cat Ramah lingkungan

Mahasisw ITB Kembangkan Minyak Jelantah Jadi Cat Ramah lingkungan

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 17:15 WIB

Komisi III DPR Berkomitmen All Out Jadikan RUU Perampasan Aset Super Prioritas

Komisi III DPR Berkomitmen All Out Jadikan RUU Perampasan Aset Super Prioritas

News | Rabu, 23 September 2026 | 17:12 WIB

Teaser 5 cm: Revolusi Hati Dirilis, Ungkap Kisah Zafran saat SMP

Teaser 5 cm: Revolusi Hati Dirilis, Ungkap Kisah Zafran saat SMP

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 17:10 WIB

Rieke 'Oneng' Dilaporkan ke MKD DPR Oleh Mantan Istri Andre Taulany, Ini Duduk Perkaranya

Rieke 'Oneng' Dilaporkan ke MKD DPR Oleh Mantan Istri Andre Taulany, Ini Duduk Perkaranya

News | Rabu, 23 September 2026 | 17:09 WIB

Lebih dari Sekadar Ranking, Membaca Skill Problem Solving PISA 2025

Lebih dari Sekadar Ranking, Membaca Skill Problem Solving PISA 2025

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 17:07 WIB

IHSG Tiba-tiba Menghijau ke Level 6.300, Ini Pendorongnya

IHSG Tiba-tiba Menghijau ke Level 6.300, Ini Pendorongnya

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 17:05 WIB

Kepala Basarnas Banten Pastikan Pencarian 5 Jurnalis dan 2 ABK yang Masih Hilang Tidak Berlanjut

Kepala Basarnas Banten Pastikan Pencarian 5 Jurnalis dan 2 ABK yang Masih Hilang Tidak Berlanjut

News | Rabu, 23 September 2026 | 17:01 WIB

Mengejar atau Dikejar Marc Marquez: Mana yang Lebih Menakutkan di Lintasan MotoGP?

Mengejar atau Dikejar Marc Marquez: Mana yang Lebih Menakutkan di Lintasan MotoGP?

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 17:01 WIB

×