Bukan Sekadar Cantik, Furnitur Rancangan Desainer Lokal Ini Tetap Relevan Meski Tren Terus Berganti

Dinda Rachmawati

Kamis, 24 September 2026 | 20:12 WIB
Bukan Sekadar Cantik, Furnitur Rancangan Desainer Lokal Ini Tetap Relevan Meski Tren Terus Berganti
Bukan Sekadar Cantik, Furniture Desainer Lokal Ini Tetap Relevan Meski Tren Terus Berganti (Dok. Istimewa)
baca 10 detik
  • Desainer Anita Boentarman mengembangkan AB Collection bersama Vinoti Living dengan prinsip desain tahan lama dan fleksibel.
  • Vinoti Living juga berkolaborasi dengan Amanda Hartanto meluncurkan koleksi aksesori Ruang Setaman bermotif batik di PIK 2.
  • Kedua kolaborasi produk lokal tersebut dirancang untuk melengkapi kebutuhan interior hunian modern yang berkarakter.

Suara.com - Furnitur lokal kini tak lagi identik dengan pilihan yang sekadar mengisi ruang. Perkembangan industri kreatif Indonesia membuat furnitur buatan dalam negeri semakin berani menawarkan desain yang memiliki karakter, memperhatikan detail, sekaligus mampu mengikuti perkembangan gaya interior global.

Salah satu pendekatan tersebut terlihat dalam perjalanan AB Collection by Anita Boentarman x Vinoti Living. Memasuki satu tahun kehadirannya, koleksi ini terus dikembangkan dengan prinsip desain yang tidak mudah lekang oleh tren.

Bagi desainer interior Anita Boentarman, membuat furnitur bukan sekadar menciptakan bentuk yang menarik secara visual. Ada pertimbangan proporsi, kenyamanan, fungsi hingga daya tahan yang harus diperhatikan sejak awal.

“Saya mendesain sesuatu yang sangat-sangat bisa long lasting,” ujar Anita.

Prinsip tersebut menjadi penting di tengah tren interior yang terus berganti. Jika tren terlalu cepat diikuti, furnitur berisiko mudah terlihat usang ketika selera berubah. Karena itu, Anita memilih pendekatan yang lebih fleksibel, sehingga furnitur tetap dapat digunakan dan dipadukan dengan konsep ruang yang berbeda.

Menurut Anita, sebuah produk furnitur juga tidak bisa diperlakukan seperti pakaian yang mudah diganti ketika pemilik mulai bosan. “Furniture itu harus yang long lasting. Jadi enggak mungkin ganti-ganti furniture secepat kita ganti fashion,” katanya.

Bukan Sekadar Cantik, Furniture Desainer Lokal Ini Tetap Relevan Meski Tren Terus Berganti (Dok. Istimewa)
Bukan Sekadar Cantik, Furniture Desainer Lokal Ini Tetap Relevan Meski Tren Terus Berganti (Dok. Istimewa)

Keuntungan lain dari desain yang timeless adalah fleksibilitas. Sebuah sofa, misalnya, dapat disusun ulang atau dipadukan dengan elemen lain ketika pemilik ingin mengubah suasana ruangan. 

Konsep mix and match ini memungkinkan satu produk memiliki umur penggunaan yang lebih panjang tanpa kehilangan relevansinya.

“Ini bisa di-mix and match atau bisa diganti-ganti. Jadi kalau misalkan ruangannya mau berubah, bisa disambung dengan yang berbeda. Jadi sangat fleksibel,” jelas Anita.

baca juga

Gaya desain Anita juga banyak dipengaruhi kedekatannya dengan alam. Aktivitas olahraga, traveling, hingga pengalamannya menikmati lanskap Indonesia menjadi sumber inspirasi dalam menerjemahkan bentuk.

Untuk AB Collection, inspirasi tersebut hadir melalui garis yang lebih organik dan tidak terlalu kaku. Anita juga berusaha menciptakan desain yang berada di tengah, tidak terlalu feminin maupun maskulin, sehingga lebih mudah masuk ke berbagai karakter interior.

“Saya enggak mau terlalu feminin, tapi saya juga enggak mau terlalu maskulin. Sehingga akan lebih luwes,” tuturnya.

Pendekatan itu membuat furnitur dapat ditempatkan dalam ruang modern, contemporary, hingga interior yang lebih personal dengan permainan warna, tekstil, artwork dan benda-benda koleksi pemilik rumah.

Koleksi AB Collection pun terus bertambah. Setelah sebelumnya menghadirkan berbagai elemen untuk ruang hunian, babak terbaru ditandai dengan kehadiran barstool dan kitchen stool yang melengkapi area kitchen dan dining. 

Produk tersebut dirancang dengan memperhatikan kebutuhan ruang masa kini, termasuk tren penggunaan kitchen island dengan ketinggian yang beragam.

Anita menyebut detail menjadi bagian penting dalam proses tersebut. Latar belakangnya di bidang arsitektur Universitas Indonesia dan pendidikan interior di Boston turut membentuk cara pandangnya terhadap skala dan proporsi.

“Dari mulai mendesain bangunan, kemudian ke interior itu satu sentimeter, lalu begitu saya terjun mendesain produk, itu berbicaranya milimeter. Jadi sangat detail,” katanya.

Ruang Setaman Karya Amanda Hartanto

Bukan Sekadar Cantik, Furniture Desainer Lokal Ini Tetap Relevan Meski Tren Terus Berganti (Dok. Istimewa)
Bukan Sekadar Cantik, Furniture Desainer Lokal Ini Tetap Relevan Meski Tren Terus Berganti (Dok. Istimewa)

Semangat menghadirkan desain Indonesia yang berkarakter juga terlihat dari kolaborasi Vinoti Living dengan desainer tekstil dan fesyen Amanda Hartanto melalui Ruang Setaman. Kali ini, kekayaan batik Indonesia dibawa ke ranah interior melalui wall art, decorative cushion, table runner dan berbagai aksesori.

Terinspirasi flora Indonesia, warisan budaya dan kehidupan modern, Ruang Setaman memadukan batik tulis, sulaman bunga buatan tangan, manik-manik, kanvas serta detail tekstil lainnya. Hasilnya adalah aksesori rumah yang dapat menjadi aksen maupun focal point tanpa membuat ruang kehilangan kesan modern.

Kolaborasi tersebut memperlihatkan bahwa kekayaan craftmanship Indonesia dapat diterjemahkan ke dalam bahasa desain kontemporer. 

Furniture dan aksesori lokal pun tidak harus mengikuti tren secara mentah untuk terasa modern. Justru melalui desain yang memiliki karakter, fleksibel dan timeless, produk Indonesia dapat menemukan tempatnya di rumah masa kini.

AB Collection by Anita Boentarman x Vinoti Living, termasuk barstool dan kitchen stool terbaru, tersedia di Vinoti Living. Sementara koleksi Ruang Setaman hasil kolaborasi Vinoti Living dan Amanda Hartanto dapat ditemukan di Vinoti Living Store, Indonesia Design District, PIK 2.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Industri Furnitur Global Bisa Tembus USD 1,1 Triliun di 2034, Tapi RI Baru Kuasai 4% Pasar AS

Industri Furnitur Global Bisa Tembus USD 1,1 Triliun di 2034, Tapi RI Baru Kuasai 4% Pasar AS

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 15:06 WIB

Ketika Estetika Membuat Barang Kehilangan Umur Pakainya

Ketika Estetika Membuat Barang Kehilangan Umur Pakainya

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 18:42 WIB

Bye Warna Kalem! Tren Cewek Buah Bikin Tampilan jadi Lebih Segar

Bye Warna Kalem! Tren Cewek Buah Bikin Tampilan jadi Lebih Segar

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 18:20 WIB

Terkini

PSI Timang-timang Usulan Golkar Mau Pisahkan Pileg dan Pilpres

PSI Timang-timang Usulan Golkar Mau Pisahkan Pileg dan Pilpres

News | Kamis, 24 September 2026 | 20:11 WIB

Kasus Asusila Anak di Tasikmalaya, Polisi Libatkan KPAID untuk Pulihkan Trauma Korban

Kasus Asusila Anak di Tasikmalaya, Polisi Libatkan KPAID untuk Pulihkan Trauma Korban

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 20:10 WIB

Tergiur Cuan Kripto Korban Boncos Rp81,5 Miliar: Sindikat Lintas Negara Dibongkar Polda Jatim

Tergiur Cuan Kripto Korban Boncos Rp81,5 Miliar: Sindikat Lintas Negara Dibongkar Polda Jatim

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 20:08 WIB

Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia

Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia

Sport | Kamis, 24 September 2026 | 20:06 WIB

120 SD dan SMP di Cilegon Kelola Sampah di Sekolah, 35 Ton Berhasil Dikelola

120 SD dan SMP di Cilegon Kelola Sampah di Sekolah, 35 Ton Berhasil Dikelola

Banten | Kamis, 24 September 2026 | 20:06 WIB

PBSI Apresiasi Festival SenengMinton 2026, Gali Potensi Bulu Tangkis Sejak Usia Dini

PBSI Apresiasi Festival SenengMinton 2026, Gali Potensi Bulu Tangkis Sejak Usia Dini

Sport | Kamis, 24 September 2026 | 20:05 WIB

Intip Spek Huawei Mate 90 RS Ultimate: Kamera Periskop 200 MP dan Zoom Optik 12x Jadi Sorotan

Intip Spek Huawei Mate 90 RS Ultimate: Kamera Periskop 200 MP dan Zoom Optik 12x Jadi Sorotan

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 20:05 WIB

Saan Mustopa: Reforma Agraria Bukan Cuma Soal Konflik, Petani Jadi Prioritas

Saan Mustopa: Reforma Agraria Bukan Cuma Soal Konflik, Petani Jadi Prioritas

News | Kamis, 24 September 2026 | 20:04 WIB

KPK Geledah Kanwil BPN Jatim: Periksa Honda Jazz hingga Angkut Tas Hitam Misterius Terkait Suap HGB

KPK Geledah Kanwil BPN Jatim: Periksa Honda Jazz hingga Angkut Tas Hitam Misterius Terkait Suap HGB

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 20:02 WIB

Wishlist Steam Menumpuk? Ini 5 Cara Menyiasati Musim Diskon Besar

Wishlist Steam Menumpuk? Ini 5 Cara Menyiasati Musim Diskon Besar

Jogja | Kamis, 24 September 2026 | 19:58 WIB

×