- Orang tua dapat memilih vitamin anak di apotek seperti Curcuma Plus Sharpy seharga mulai Rp26.000.
- Suplemen Scotts Emulsion Vita Orange menyediakan kandungan vitamin A dan minyak ikan kod seharga Rp98.000.
- Cerebrofort Gold menawarkan kandungan asam folat dan DHA dalam bentuk sirop dengan harga Rp33.000.
Suara.com - Memilih vitamin otak anak di apotek perlu disesuaikan dengan kebutuhan nutrisi Si Kecil agar suplemen yang diberikan benar-benar relevan dengan pola makan sehari-hari.
Produk yang tersedia di pasaran memiliki kandungan berbeda, mulai dari vitamin B kompleks, vitamin A dan D, hingga omega-3, DHA, EPA, serta minyak hati ikan kod.
Bentuk dan rasa produk juga dapat menjadi pertimbangan, terutama bagi orang tua yang kesulitan memberikan suplemen kepada anak karena pilihan si Kecil terhadap rasa atau bentuk tertentu.
Berikut beberapa rekomendasi vitamin otak anak di apotek yang dapat menjadi pilihan, lengkap dengan harga, kandungan, rasa, dan aturan konsumsinya.
1. Curcuma Plus Sharpy

- Harga: mulai dari Rp26.000 per botol
- Kandungan utama: curcuma, omega-3, vitamin B kompleks
- Bentuk: sirop
- Pilihan rasa: stroberi, blackcurrant, dan jeruk
- Usia: 1–6 tahun dan 6–12 tahun
Curcuma Plus Sharpy merupakan salah satu pilihan vitamin anak dalam bentuk sirop yang mengandung curcuma, omega-3, dan vitamin B kompleks.
Omega-3 berperan dalam mendukung pembentukan sel otak, sedangkan vitamin B kompleks berkaitan dengan fungsi sistem saraf dan proses pengubahan makanan menjadi energi.
Produk ini dapat dikonsumsi sebanyak 15 ml sekali sehari untuk anak usia 1–6 tahun dan dua kali sehari untuk anak usia 6–12 tahun.
Pilihan rasa stroberi, blackcurrant, dan jeruk dapat menjadi pertimbangan bagi orang tua yang mencari suplemen dengan variasi rasa.
2. Scotts Emulsion Vita Orange

- Harga: mulai dari Rp98.000 per botol
- Kandungan utama: vitamin A, vitamin D, minyak hati ikan kod
- Bentuk: emulsi
- Rasa: jeruk
- Ukuran: 400 ml
Scotts Emulsion Vita Orange dapat menjadi pilihan bagi orang tua yang mencari suplemen dengan kandungan vitamin A, vitamin D, dan minyak hati ikan kod.
Vitamin A dan D mendukung kebutuhan nutrisi anak, sedangkan minyak hati ikan kod dalam informasi produk dikaitkan dengan pembentukan dan penguatan koneksi antarsel otak yang menunjang kemampuan belajar.
Aturan konsumsi yang tercantum adalah 15 ml sekali sehari untuk anak usia 1–6 tahun, dua kali sehari untuk usia 7–12 tahun, dan tiga kali sehari untuk anak di atas 12 tahun.
Rasa jeruk dapat menjadi pilihan jika anak lebih mudah mengonsumsi suplemen dengan rasa buah.
3. Cerebrofort Gold

- Harga: mulai dari Rp33.000 per botol
- Kandungan utama: asam folat atau vitamin B9, DHA, AA, EPA, dan asam amino
- Bentuk: sirop
- Pilihan rasa: jeruk dan stroberi
- Usia: mulai 1 tahun
Cerebrofort Gold merupakan suplemen anak yang mengandung asam folat, DHA, AA, EPA, dan asam amino.
Asam folat atau vitamin B9 berperan dalam pertumbuhan sel, sementara kandungan lainnya dalam sumber produk dikaitkan dengan dukungan terhadap konsentrasi, daya ingat, serta perkembangan sistem saraf.
Untuk anak usia 1–6 tahun, dosis yang tercantum adalah 15 ml sekali sehari, sedangkan anak usia 6–12 tahun dapat mengonsumsinya dua kali sehari.
Cerebrofort Gold tersedia dalam rasa jeruk dan stroberi, tetapi produk ini tidak ditujukan untuk anak berusia kurang dari 1 tahun.
Kapan Perlu Suplemen Vitamin untuk Anak?
Vitamin otak bukan kebutuhan wajib bagi semua anak karena anak yang sehat dengan pola makan beragam umumnya dapat memperoleh vitamin dan mineral yang dibutuhkan dari makanan.
Suplemen lebih tepat dipertimbangkan ketika anak memiliki pilihan makanan yang sangat terbatas, mengalami picky eating berat, menjalani pola makan restriktif, memiliki kondisi tertentu yang mengganggu penyerapan nutrisi, atau terbukti mengalami kekurangan zat gizi.
Orang tua juga perlu memperhatikan kandungan ketika memilih produk karena pemberian beberapa suplemen sekaligus dapat menyebabkan asupan zat tertentu melebihi kebutuhan.
Karena kebutuhan setiap anak berbeda, konsultasi dengan dokter dapat dilakukan untuk menentukan apakah anak memang membutuhkan suplemen serta jenis dan dosis yang sesuai.