100 Tahun Frans Seda, Mengenang Negarawan yang Mewariskan Semangat Pengabdian dan Pendidikan

Vania Rossa

Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:18 WIB
100 Tahun Frans Seda, Mengenang Negarawan yang Mewariskan Semangat Pengabdian dan Pendidikan
Managing Director Frans Seda Foundation, Stefanus Ginting. (dok. ist)
baca 10 detik
  • Frans Seda Foundation bersama Unika Atma Jaya menyelenggarakan perayaan puncak satu abad kelahiran Frans Seda di Kampus Semanggi pada Jumat, 9 Oktober 2026.
  • Acara ini bertujuan mengenang jasa Frans Seda sebagai negarawan dan pendiri Unika Atma Jaya sekaligus meneruskan nilai pengabdiannya kepada generasi muda.
  • Rangkaian acara penutup tersebut diisi dengan Misa Syukur, pemanfaatan teknologi AI, bincang lintas generasi, dan pementasan drama musikal oleh Teater UTTA.

Suara.com - Frans Seda dikenal sebagai negarawan yang mengabdikan hidupnya untuk Tuhan dan tanah air. Kiprahnya tidak hanya tercatat dalam perjalanan politik dan pemerintahan Indonesia, tetapi juga dalam dunia pendidikan, salah satunya melalui perannya sebagai salah satu pendiri Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya pada 1960.

Seratus tahun setelah kelahirannya, warisan pemikiran dan pengabdian Frans Seda kembali diangkat melalui Frans Seda Centennial Celebration: Empowering the Next Generation. Perayaan yang digelar di Ballroom Gedung Yustinus Lantai 15, Kampus Semanggi, Unika Atma Jaya, Jumat (9/10/2026), ini menjadi momentum untuk mengenang sekaligus meneruskan nilai-nilai yang diwariskannya kepada generasi muda.

Diselenggarakan oleh Frans Seda Foundation bersama Yayasan Atma Jaya dan Unika Atma Jaya, dengan dukungan Yayasan Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (PPM) serta Kompas Gramedia Group, acara tersebut menutup rangkaian peringatan satu abad Frans Seda yang berlangsung sejak September 2026.

Frans Seda dan Warisan Pendidikan

Bagi Frans Seda, membangun bangsa bukan semata-mata melalui kebijakan dan kepemimpinan, melainkan juga dengan mengembangkan manusia melalui pendidikan. Komitmen itu salah satunya diwujudkan lewat pendirian Unika Atma Jaya pada 1960.

Warisan tersebut terus dilanjutkan melalui upaya membentuk generasi yang berilmu, berintegritas, dan memiliki kepedulian terhadap masyarakat.

Rektor Unika Atma Jaya, Prof. Dr. dr. Yuda Turana, Sp.S(K), mengajak hadirin menjadikan Frans Seda sebagai teladan dalam menghidupi semangat “Untuk Tuhan dan Tanah Air”.

Menurutnya, peringatan satu abad Frans Seda tidak seharusnya berhenti pada mengenang perjalanan masa lalu. Semangat pengabdian yang diwariskan perlu diterjemahkan ke dalam pilihan dan tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Pesan serupa disampaikan Uskup Keuskupan Agung Jakarta sekaligus Ketua Pembina Yayasan Atma Jaya, Ignatius Kardinal Suharyo, dalam Misa Syukur di Kapel St. Albertus Magnus yang mengawali perayaan puncak.

baca juga

Dalam homilinya, Kardinal Suharyo merefleksikan kesadaran Frans Seda sejak muda mengenai panggilan awam Katolik untuk menghadirkan nilai-nilai Injil di tengah kehidupan, termasuk dalam bidang politik, ekonomi, budaya, kesehatan, dan pendidikan.

Ia mengajak generasi muda untuk menjaga, merawat, sekaligus mengembangkan warisan Frans Seda dengan cara-cara baru yang relevan dengan perkembangan zaman.

“Warisan ini diteruskan kepada kita untuk kita jaga, untuk kita rawat, dan untuk kita kembangkan dengan mencari jalan-jalan yang baru. Intinya sama, tujuannya sama, yaitu meresapi tata dunia yang semakin jauh dari nilai-nilai Injil,” ujar Kardinal Suharyo.

Managing Director Frans Seda Foundation, Stefanus Ginting, juga menyampaikan bahwa Frans Seda merupakan sosok panutan dengan kiprah dan pemikiran yang melampaui zamannya, baik sebagai negarawan, tokoh keagamaan, maupun tokoh pendidikan.

Karena itu, peringatan seratus tahun kelahirannya dikemas melalui pendekatan yang dekat dengan generasi muda, termasuk pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI), musik, dan drama musikal.

Mengenang Perjalanan Hidup Frans Seda Lewat Drama Musikal

Salah satu bagian perayaan adalah pertunjukan drama musikal “Untuk Tuhan dan Tanah Air” oleh Teater UTTA. Pementasan yang melibatkan mahasiswa, alumni, staf Atma Jaya, dan sahabat Atma ini mengisahkan perjalanan hidup Frans Seda, mulai dari masa kecil hingga kiprahnya sebagai menteri.

Nusa Wicastya menulis naskah, menyutradarai, sekaligus memerankan Frans Seda. Ia tampil bersama J. Rizhan sebagai Frans Seda kecil, Maria Vernanda sebagai Johanna Seda, dan Harris Syaus sebagai Soekarno.

Perjalanan hidup Frans Seda juga diangkat melalui sesi “Bincang Bersama Frans Seda”. Sesi ini dibuka dengan pesan Frans Seda melalui video, kemudian dilanjutkan dengan pertanyaan dari lima perwakilan lintas generasi, yakni Ignatius Kardinal Suharyo, Ketua Pengurus Yayasan Atma Jaya Linus M. Setiadi, Rektor Unika Atma Jaya Prof. Yuda Turana, perwakilan mahasiswa, dan perwakilan pelajar SMA.

Dengan memanfaatkan teknologi, sesi tersebut mengajak peserta merefleksikan pemikiran dan nilai-nilai Frans Seda serta relevansinya bagi kehidupan masa kini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sekolah Rakyat Tak Boleh Jadi Tempat Terjadinya Tiga Dosa Besar Pendidikan

Sekolah Rakyat Tak Boleh Jadi Tempat Terjadinya Tiga Dosa Besar Pendidikan

News | Minggu, 11 Oktober 2026 | 11:45 WIB

KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah

KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 12:36 WIB

93 Sekolah Rakyat Tahap II Selesai Dibangun, Targetkan Anak dari Keluarga Miskin

93 Sekolah Rakyat Tahap II Selesai Dibangun, Targetkan Anak dari Keluarga Miskin

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 21:32 WIB

Terkini

Tiga Dekade Berkarya, UNGU Siapkan Perjalanan Nostalgia Lewat Konser Waktu yang Dinanti

Tiga Dekade Berkarya, UNGU Siapkan Perjalanan Nostalgia Lewat Konser Waktu yang Dinanti

Entertainment | Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:17 WIB

BRI Kembali Jadi Merek Paling Bernilai di Indonesia, Bukti Konsistensi Jaga Kepercayaan Nasabah

BRI Kembali Jadi Merek Paling Bernilai di Indonesia, Bukti Konsistensi Jaga Kepercayaan Nasabah

Kaltim | Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:12 WIB

5 Kipas Mini Portable Hemat Baterai untuk Ngonser, Ada yang Awet Hingga 19 Jam

5 Kipas Mini Portable Hemat Baterai untuk Ngonser, Ada yang Awet Hingga 19 Jam

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:05 WIB

Sabu 51,58 Gram Disembunyikan di Bawah Kandang Ayam, Tiga Pria di NTB Ditangkap

Sabu 51,58 Gram Disembunyikan di Bawah Kandang Ayam, Tiga Pria di NTB Ditangkap

News | Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:03 WIB

Kebakaran di Bangka Selatan, 600 Rumah Terdampak dan 2.400 Warga Jadi Korban

Kebakaran di Bangka Selatan, 600 Rumah Terdampak dan 2.400 Warga Jadi Korban

Sumsel | Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:02 WIB

7 Cara Menata Kamar Tidur Sempit dengan Kasur Besar agar Terasa Lebih Luas dan Nyaman

7 Cara Menata Kamar Tidur Sempit dengan Kasur Besar agar Terasa Lebih Luas dan Nyaman

Sumut | Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:01 WIB

Suahasil Potong Anggaran Perjalanan Dinas Kementerian-Lembaga 30% di Akhir Tahun 2026

Suahasil Potong Anggaran Perjalanan Dinas Kementerian-Lembaga 30% di Akhir Tahun 2026

Bisnis | Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:01 WIB

Begadang Demi 'Me Time'? Awas Jeda Palsu yang Bikin Makin Lelah

Begadang Demi 'Me Time'? Awas Jeda Palsu yang Bikin Makin Lelah

Your Say | Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:00 WIB

BOR Ruang Rawat Inap Jiwa RSUD Situbondo Capai 100 Persen pada AgustusSeptember 2026

BOR Ruang Rawat Inap Jiwa RSUD Situbondo Capai 100 Persen pada AgustusSeptember 2026

Jatim | Minggu, 11 Oktober 2026 | 14:59 WIB

BRI Catat Nilai Merek USD6,9 Miliar, Perkuat Posisi di Industri Perbankan Nasional

BRI Catat Nilai Merek USD6,9 Miliar, Perkuat Posisi di Industri Perbankan Nasional

Sumsel | Minggu, 11 Oktober 2026 | 14:58 WIB

×