Apakah Kacamata Anti Radiasi Bisa Mencegah Mata Minus? Ini Jawabannya

Chyntia Sami Bhayangkara

Senin, 12 Oktober 2026 | 14:15 WIB
Apakah Kacamata Anti Radiasi Bisa Mencegah Mata Minus? Ini Jawabannya
ilustrasi kacamata anti radiasi (magnific)
baca 10 detik
  • Kacamata anti radiasi memakai lensa khusus untuk menyaring cahaya biru guna meningkatkan kenyamanan visual.
  • Kacamata anti radiasi tidak terbukti secara ilmiah dapat mencegah atau menghentikan gangguan mata minus.
  • Menjaga kesehatan mata dapat dilakukan melalui aturan istirahat teratur dan pemeriksaan mata berkala.

Suara.com - Kacamata anti radiasi sering menjadi pilihan bagi orang yang menghabiskan banyak waktu di depan layar komputer, laptop, dan ponsel karena dianggap dapat melindungi kesehatan mata.

Salah satu anggapan yang beredar adalah penggunaan kacamata ini mampu mencegah mata minus akibat paparan layar perangkat elektronik setiap hari.

Padahal, kemampuan kacamata anti radiasi dalam mengurangi keluhan mata saat menggunakan gawai berbeda dengan kemampuannya mencegah gangguan refraksi seperti rabun jauh atau miopia.

Oleh karena itu, penting untuk memahami fungsi kacamata anti radiasi dan langkah yang lebih tepat untuk menjaga kesehatan mata agar tidak keliru dalam memilih perlindungan penglihatan.

Apa Itu Kacamata Anti Radiasi?

Kacamata anti radiasi merupakan istilah yang umum digunakan untuk kacamata dengan lensa yang dilengkapi lapisan atau filter tertentu, biasanya untuk mengurangi pantulan cahaya atau menyaring sebagian cahaya biru dari layar perangkat elektronik.

Istilah ini tidak selalu merujuk pada satu teknologi yang sama karena kemampuan setiap lensa bergantung pada bahan, lapisan, dan spesifikasi produk yang digunakan.

Sebagian kacamata memiliki lapisan antirefleksi untuk mengurangi pantulan cahaya pada permukaan lensa.

Fitur tersebut dapat membantu meningkatkan kenyamanan visual, terutama ketika pengguna beraktivitas di lingkungan dengan pencahayaan yang memantul pada kacamata.

Sementara itu, lensa penyaring cahaya biru dirancang untuk mengurangi sebagian spektrum cahaya biru yang melewatinya.

baca juga

Namun, cahaya biru dari layar bukan satu-satunya penyebab keluhan mata ketika seseorang bekerja terlalu lama di depan perangkat elektronik.

Penggunaan layar dalam durasi panjang dapat membuat seseorang lebih jarang berkedip, sehingga mata terasa kering, perih, atau lelah.

Jarak pandang yang tidak sesuai, pencahayaan yang buruk, dan ukuran tulisan yang terlalu kecil juga dapat menambah ketidaknyamanan.

Karena itu, manfaat kacamata anti radiasi perlu dipahami sesuai fungsi sebenarnya, bukan sebagai perlindungan menyeluruh terhadap semua gangguan mata.

Apakah Kacamata Anti Radiasi Bisa Mencegah Mata Minus?

Kacamata anti radiasi tidak terbukti dapat mencegah mata minus. Hingga kini, belum ada bukti ilmiah kuat yang menunjukkan bahwa kacamata penyaring cahaya biru mampu mencegah miopia atau menghentikan pertambahan minus pada mata.

Mata minus terjadi ketika cahaya yang masuk ke mata terfokus di depan retina, biasanya karena bentuk bola mata terlalu panjang atau sistem optik mata memiliki daya pembiasan yang terlalu kuat. Kondisi ini membuat objek yang jauh terlihat buram.

Perkembangan miopia dipengaruhi sejumlah faktor, termasuk riwayat keluarga, pertumbuhan mata, dan kebiasaan visual. Aktivitas melihat objek dekat dalam waktu lama dapat berkaitan dengan risiko miopia, terutama pada anak-anak, tetapi penyebabnya tidak sesederhana paparan cahaya biru dari layar.

Untuk membantu menjaga kesehatan mata, ada beberapa langkah yang dapat diterapkan dalam aktivitas sehari-hari.

1. Terapkan aturan istirahat mata. Setelah menatap layar selama 20 menit, alihkan pandangan ke objek berjarak sekitar 6 meter selama 20 detik untuk membantu mengurangi ketegangan mata.

2. Atur jarak dan posisi layar. Letakkan layar pada jarak yang nyaman, umumnya sekitar 50–70 sentimeter untuk monitor komputer, serta sesuaikan ukuran tulisan agar mudah dibaca tanpa menyipitkan mata.

3. Biasakan berkedip secara teratur. Saat berkonsentrasi di depan layar, frekuensi berkedip cenderung menurun sehingga mata lebih mudah kering. Mengingatkan diri untuk berkedip dapat membantu menjaga kelembapan permukaan mata.

4. Luangkan waktu beraktivitas di luar ruangan. Khususnya pada anak-anak, menghabiskan waktu di luar ruangan secara rutin dapat membantu menurunkan risiko munculnya miopia.

5. Periksa mata secara berkala. Pemeriksaan oleh tenaga profesional membantu mendeteksi gangguan penglihatan sejak dini dan menentukan apakah seseorang membutuhkan kacamata dengan ukuran lensa tertentu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kacamata Warna Peach Cocok untuk Kulit Apa? Awas, Salah Pakai Bikin Muka Kusam

Kacamata Warna Peach Cocok untuk Kulit Apa? Awas, Salah Pakai Bikin Muka Kusam

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2026 | 18:46 WIB

Bukan Sekadar Pakai Kacamata, Ini Cara Memperlambat Perkembangan Mata Minus pada Anak

Bukan Sekadar Pakai Kacamata, Ini Cara Memperlambat Perkembangan Mata Minus pada Anak

Health | Kamis, 23 Juli 2026 | 14:20 WIB

Wajah Bulat Sering Insecure? 10 Model Kacamata Ini Ampuh Bikin Muka Tirus Seketika!

Wajah Bulat Sering Insecure? 10 Model Kacamata Ini Ampuh Bikin Muka Tirus Seketika!

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 14:17 WIB

Terkini

Apakah Kacamata Anti Radiasi Bisa Mencegah Mata Minus? Ini Jawabannya

Apakah Kacamata Anti Radiasi Bisa Mencegah Mata Minus? Ini Jawabannya

Lifestyle | Senin, 12 Oktober 2026 | 14:15 WIB

Teknologi Mikroalga Diklaim Serap Karbon Setara 110 Pohon, Bagaimana Cara Kerjanya?

Teknologi Mikroalga Diklaim Serap Karbon Setara 110 Pohon, Bagaimana Cara Kerjanya?

Lifestyle | Senin, 12 Oktober 2026 | 14:14 WIB

Mahfud MD Sebut Wapres Gibran Mundur Bisa Jadi Pilihan Terhormat

Mahfud MD Sebut Wapres Gibran Mundur Bisa Jadi Pilihan Terhormat

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 14:14 WIB

DPD RI Kaltim Serap Aspirasi Mahasiswa untuk Revisi UU Pemilu 2029

DPD RI Kaltim Serap Aspirasi Mahasiswa untuk Revisi UU Pemilu 2029

Kaltim | Senin, 12 Oktober 2026 | 14:13 WIB

Perbedaan Serum Avoskin Retinol vs Somethinc Encapsulated Retinol untuk Pemula, Simak di Sini

Perbedaan Serum Avoskin Retinol vs Somethinc Encapsulated Retinol untuk Pemula, Simak di Sini

Lifestyle | Senin, 12 Oktober 2026 | 14:11 WIB

Satu dari Lima Diagnosis Kanker Tergolong Langka, Akses ke Dokter Spesialis Jadi Tantangan

Satu dari Lima Diagnosis Kanker Tergolong Langka, Akses ke Dokter Spesialis Jadi Tantangan

Health | Senin, 12 Oktober 2026 | 14:10 WIB

Apakah Air Purifier Bisa Mendinginkan Ruangan? Ini Fungsi Sebenarnya

Apakah Air Purifier Bisa Mendinginkan Ruangan? Ini Fungsi Sebenarnya

Lifestyle | Senin, 12 Oktober 2026 | 14:10 WIB

Golkar, PKB dan PAN Kunci Dukungan ke Prabowo, Demokrat Cari Celah untuk AHY?

Golkar, PKB dan PAN Kunci Dukungan ke Prabowo, Demokrat Cari Celah untuk AHY?

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 14:09 WIB

BGN Terbitkan SOP Pendinginan Makanan MBG, Proses Dibatasi Maksimal Satu Jam

BGN Terbitkan SOP Pendinginan Makanan MBG, Proses Dibatasi Maksimal Satu Jam

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 14:08 WIB

Geram dengan Pernyataan Ketua Bakom, Pejabat Malaysia Tuntut Prabowo-Gibran Minta Maaf

Geram dengan Pernyataan Ketua Bakom, Pejabat Malaysia Tuntut Prabowo-Gibran Minta Maaf

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 14:07 WIB

×