Ubah Area Parkir Jadi Ruang Publik, Sanur Dorong Jalan Ramah Anak

Bimo Aria Fundrika

Senin, 26 Oktober 2026 | 11:15 WIB
Ubah Area Parkir Jadi Ruang Publik, Sanur Dorong Jalan Ramah Anak
Ruang jalan di Sanur ditata ulang untuk tingkatkan keselamatan anak. (Dok. WRI)
baca 10 detik
  • ITDP dan WRI Indonesia menguji konsep penataan jalan share street di Sanur, Bali, untuk meningkatkan keselamatan anak-anak.
  • Pendekatan taktis mengubah area parkir menjadi ruang publik dan bermain melalui pengecatan bersama warga serta seniman pada tahun ini.
  • Pemerintah Kota Denpasar bersama pemangku kepentingan setempat akan mengevaluasi efektivitas intervensi tersebut secara berkala setelah tiga bulan penerapan.

Suara.com - Penataan ruang jalan dengan konsep share street dinilai dapat meningkatkan keselamatan pengguna jalan, terutama anak-anak. Di Sanur, Bali, pendekatan ini mulai diuji melalui reka ruang taktis yang mengubah area parkir menjadi ruang publik untuk berbagai aktivitas masyarakat.

Deputy Director Institute for Transportation and Development Policy (ITDP), Deliani Poetriayu Siregar, mengatakan desain jalan perlu mempertimbangkan kebutuhan kelompok yang selama ini kehilangan ruang aman untuk beraktivitas.

“Intervensi lebih ke ruang jalan akan berpengaruh pada aspek keselamatan. Reka jalan share street akan memberi ruang yang lebih lega, utamanya bagi anak-anak,” kata Deliani dalam keterangan tertulisanya. 

Persoalan keselamatan jalan menjadi salah satu latar belakang gagasan tersebut. Transport and Urban Design Specialist WRI Indonesia, Dini Amatullah, menyebut sepertiga lahan terbangun di Kota Denpasar merupakan jaringan jalan. Namun, menurut dia, kondisi jalan belum sepenuhnya mendukung keselamatan masyarakat.

“Angka kecelakaan di Kota Denpasar dari tahun 2022 dan 2024 naik 2,5 kali lipat. Banyak anak kehilangan jalan sebagai ruang aman dan ini perlu menjadi perhatian bagaimana kita akan mendesain ruang untuk anak-anak,” ujar Dini.

Menguji ruang jalan sebagai ruang bersama

Salah satu pendekatan yang digunakan adalah tactical urbanism, yakni penataan ruang melalui intervensi sederhana yang bersifat sementara. Cara ini memungkinkan desain dan pemanfaatan ruang diuji sebelum diputuskan untuk diterapkan secara permanen.

Di depan Pura Dalem Segara Desa Adat Intaran dan Warung Men Weti, area yang sebelumnya digunakan untuk parkir kendaraan ditata menjadi ruang publik. Penataan dilakukan melalui pengecatan bersama yang melibatkan seniman, pemuda desa adat, anak-anak, dan masyarakat.

Area tersebut juga dilengkapi perpustakaan keliling dan ruang bermain anak. Dengan perubahan ini, ruang yang sebelumnya didominasi fungsi parkir diharapkan dapat mengakomodasi lebih banyak aktivitas masyarakat.

baca juga

Namun, efektivitas intervensi tersebut masih perlu dievaluasi. Pemantauan berkala, termasuk setelah tiga bulan penerapan, diperlukan untuk menilai dampaknya terhadap keselamatan, mengidentifikasi kebutuhan perbaikan, dan menentukan keberlanjutan penataan.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kota Denpasar, Ida Ayu Trisuci Arnawati, mengatakan reka ruang taktis dapat dilakukan secara temporer dan dikolaborasikan dengan pemerintah daerah. Menurutnya, nota kesepahaman diperlukan agar pelaksanaannya memiliki landasan yang jelas.

Sementara itu, Ketua BUPDA Intaran, Anak Agung Ketut Gede Aryateja, menilai kebutuhan ruang terbuka semakin penting di tengah perkembangan pariwisata dan alih fungsi lahan di Sanur.

Menurutnya, penataan ruang jalan secara multifungsi dapat menjadi salah satu cara menyediakan ruang bersama yang tetap dapat diakses masyarakat.

Tantangannya adalah memastikan perubahan tersebut tidak berhenti pada penataan visual. Keselamatan pengguna jalan, aksesibilitas, dan kebutuhan anak-anak perlu menjadi bagian dari evaluasi untuk menentukan apakah ruang yang diuji coba benar-benar dapat digunakan secara aman oleh berbagai kelompok masyarakat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemeliharaan Jalan Tol Dioptimalkan, Rekonstruksi Bisa Makan Waktu 4 Hari

Pemeliharaan Jalan Tol Dioptimalkan, Rekonstruksi Bisa Makan Waktu 4 Hari

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 07:00 WIB

7 Sepatu Jalan Paling Nyaman dan Anti Pegal, dari Brand Lokal hingga Global

7 Sepatu Jalan Paling Nyaman dan Anti Pegal, dari Brand Lokal hingga Global

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 10:07 WIB

Di Balik Polemik Wisdom Park UGM: Saat Ruang Kumpul Mahasiswa Diuji Tarif

Di Balik Polemik Wisdom Park UGM: Saat Ruang Kumpul Mahasiswa Diuji Tarif

Your Say | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 19:50 WIB

Terkini

Ubah Area Parkir Jadi Ruang Publik, Sanur Dorong Jalan Ramah Anak

Ubah Area Parkir Jadi Ruang Publik, Sanur Dorong Jalan Ramah Anak

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 11:15 WIB

Parfum Mandalika Only The Brave Wangi Apa? Cek Aroma dan Review-nya

Parfum Mandalika Only The Brave Wangi Apa? Cek Aroma dan Review-nya

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 11:15 WIB

Bahasa Indonesia untuk Gen Z: Bertahan di Tengah Gempuran Istilah Nyeleneh

Bahasa Indonesia untuk Gen Z: Bertahan di Tengah Gempuran Istilah Nyeleneh

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 11:15 WIB

Tak Harus Bahagia Dulu, Tersenyum Bisa Memengaruhi Suasana Hati

Tak Harus Bahagia Dulu, Tersenyum Bisa Memengaruhi Suasana Hati

Sumut | Senin, 26 Oktober 2026 | 11:15 WIB

25 Link Twibbon Hari Sumpah Pemuda 2026 Gratis, Cocok buat Diunggah ke Media Sosial

25 Link Twibbon Hari Sumpah Pemuda 2026 Gratis, Cocok buat Diunggah ke Media Sosial

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 11:11 WIB

MSCI Ancam Bursa RI Turun Kasta, Dasco: Kita Buat Lembaga Rating Sendiri!

MSCI Ancam Bursa RI Turun Kasta, Dasco: Kita Buat Lembaga Rating Sendiri!

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 11:10 WIB

Mourinho Berlutut Sambil Julurkan Lidah di Camp Nou, Selebrasi Mbappe Jadi Panggung Kontroversi

Mourinho Berlutut Sambil Julurkan Lidah di Camp Nou, Selebrasi Mbappe Jadi Panggung Kontroversi

Bola | Senin, 26 Oktober 2026 | 11:07 WIB

Mengeringkan Rambut Secara Alami vs Pakai Hair Dryer, Mana yang Lebih Baik?

Mengeringkan Rambut Secara Alami vs Pakai Hair Dryer, Mana yang Lebih Baik?

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 11:06 WIB

5 Lukisan Pembawa Hoki dan Ketenangan untuk Kamar Tidur Menurut Feng Shui

5 Lukisan Pembawa Hoki dan Ketenangan untuk Kamar Tidur Menurut Feng Shui

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 11:05 WIB

Ajak Generasi Muda Kenali Akar Budaya, Warisan Leluhur Toga Sinaga Kembali Dilestarikan

Ajak Generasi Muda Kenali Akar Budaya, Warisan Leluhur Toga Sinaga Kembali Dilestarikan

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 11:05 WIB

×