5 Ciri-Ciri Bedak Padat Sudah Kedaluwarsa atau Jamuran yang Bahaya untuk Kulit

Yasinta Rahmawati

Senin, 26 Oktober 2026 | 17:21 WIB
5 Ciri-Ciri Bedak Padat Sudah Kedaluwarsa atau Jamuran yang Bahaya untuk Kulit
ilustrasi bedak padat. (Magnific/BalashMirzabey)
baca 10 detik
  • Penggunaan bedak padat kedaluwarsa atau berjamur dapat memicu risiko iritasi dan masalah infeksi kulit.
  • Ciri fisik kerusakan meliputi perubahan warna, muncul bercak jamur, aroma tengik, serta tekstur abnormal.
  • Situs Sephora menyarankan untuk segera membuang produk rusak guna mencegah timbulnya gangguan kesehatan wajah.

Suara.com - Bedak padat menjadi salah satu produk makeup yang sering digunakan untuk meratakan warna kulit dan menyempurnakan riasan.

Namun, seperti kosmetik lainnya, bedak padat memiliki masa simpan yang perlu diperhatikan. Penggunaan produk yang sudah kedaluwarsa atau terkontaminasi jamur dapat meningkatkan risiko iritasi dan masalah kulit.

Menggunakan bedak padat yang sudah kedaluwarsa atau berjamur membawa risiko serius bagi kesehatan kulit wajah.

Lantas, bagaimana cara mengetahui ciri-ciri bedak padat sudah kedaluwarsa atau jamuran? Berikut penjelasannya.

1. Warna Bedak Berubah

Salah satu ciri bedak padat sudah kedaluwarsa adalah perubahan warna yang tidak biasa. Misalnya, bedak yang awalnya berwarna krem berubah menjadi kekuningan atau muncul bercak berwarna hijau, abu-abu, maupun kehitaman.

Perubahan tersebut bisa disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk oksidasi, paparan lingkungan, atau kontaminasi.

2. Muncul Bercak atau Lapisan Seperti Jamur

Bedak padat yang terkontaminasi mikroorganisme mungkin menunjukkan pertumbuhan yang tampak seperti bercak berbulu, lapisan berbintik, atau perubahan permukaan yang tidak lazim.

baca juga

Meski demikian, jamur tidak selalu terlihat secara kasatmata. Produk yang tampak normal pun belum tentu bebas dari kontaminasi.

Jika kamu mencurigai bedak berjamur, jangan mencoba mengikis bagian yang terlihat rusak untuk menggunakan sisanya. Buang seluruh produk karena kontaminasi bisa menyebar tanpa terlihat.

"Jika kamu melihat tanda-tanda jamur pada produk riasan, langsung saja buang tanpa perlu berpikir dua kali. Beberapa alat rias juga berisiko: spons, beauty blender, dan powder puff harus dicuci secara rutin!" demikian terang laman Sephora.

3. Aroma Bedak Berubah

Bedak padat umumnya memiliki aroma khas dari bahan penyusunnya atau pewangi yang digunakan. Jika aromanya berubah menjadi tengik, apek, atau tidak sedap, kondisi tersebut patut dicurigai.

"Produk riasan yang sudah kedaluwarsa akan mengeluarkan aroma tengik, terkadang berbau seperti bahan kimia, yang menandakan bahwa komposisi kimia produk tersebut telah rusak," dikutip dari Sephora.

Hindari menggunakan bedak yang mengalami perubahan aroma, terutama jika perubahan tersebut muncul bersamaan dengan tanda kerusakan lainnya.

4. Tekstur Bedak Menjadi Tidak Normal

Perhatikan tekstur bedak sebelum menggunakannya. Bedak padat yang sebelumnya halus mungkin menjadi terlalu keras, menggumpal, berminyak, atau terasa lengket akibat perubahan formula dan paparan kelembapan.

Namun, permukaan bedak yang mengeras juga bisa disebabkan oleh penumpukan minyak dari kulit dan sisa produk makeup pada spons. Kondisi ini tidak otomatis menandakan bedak kedaluwarsa atau berjamur.

Jika teksturnya berubah secara tidak wajar, disertai bau atau warna yang berbeda, sebaiknya jangan mengambil risiko dengan tetap menggunakannya.

5. Bedak Menimbulkan Iritasi pada Kulit

Bedak yang sudah rusak atau terkontaminasi dapat meningkatkan risiko reaksi kulit. Beberapa gejala yang perlu diperhatikan antara lain kemerahan, gatal, rasa perih, ruam, atau munculnya jerawat setelah pemakaian.

Meski demikian, reaksi tersebut tidak selalu disebabkan oleh bedak kedaluwarsa. Kulit juga bisa bereaksi terhadap bahan tertentu dalam kosmetik atau kontaminasi pada spons dan kuas.

Jika mengalami iritasi setelah menggunakan bedak, segera hentikan pemakaian dan bersihkan wajah secara lembut. Apabila gejalanya menetap, memburuk, atau disertai pembengkakan, periksakan diri ke dokter.

Bahaya Menggunakan Bedak Padat Kedaluwarsa bagi Kulit

Mengabaikan tanda-tanda kerusakan pada bedak padat dapat memicu berbagai masalah kulit yang merugikan, antara lain:

  • Jerawat dan Komedo Berkepanjangan: Penumpukan bakteri dan jamur pada bedak akan menyumbat pori-pori wajah.
  • Iritasi dan Kemerahan: Bahan kimia yang sudah rusak dapat merusak skin barrier dan memicu reaksi alergi (dermatitis kontak).
  • Infeksi Kulit: Bakteri Staphylococcus atau jamur yang berkembang biak pada bedak berjamur dapat memicu infeksi ruam yang parah.

Demikian penjelasan mengenai ciri-ciri bedak padat sudah kedaluwarsa atau jamuran. Untuk menjaga kesehatan kulit, periksa masa pemakaian kosmetik secara berkala dan jangan gunakan produk yang dicurigai rusak atau terkontaminasi. Jika ragu dengan kondisinya, lebih aman menggantinya daripada mengambil risiko mengalami masalah kulit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Bedak Padat Sariayu yang Ringan untuk Makeup Harian, Hasil Natural

3 Bedak Padat Sariayu yang Ringan untuk Makeup Harian, Hasil Natural

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 14:43 WIB

2 Pilihan Bedak Padat Make Over untuk Makeup Flawless, Mana yang Paling Sesuai Kebutuhanmu?

2 Pilihan Bedak Padat Make Over untuk Makeup Flawless, Mana yang Paling Sesuai Kebutuhanmu?

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:41 WIB

Cara Memakai Bedak Padat dengan Spons Basah agar Coverage Ekstra Tinggi

Cara Memakai Bedak Padat dengan Spons Basah agar Coverage Ekstra Tinggi

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 11:59 WIB

Terkini

Bentala Sella: Romansa Unik antara Dokter dan Pengusaha Sayur Hidroponik

Bentala Sella: Romansa Unik antara Dokter dan Pengusaha Sayur Hidroponik

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 17:15 WIB

Pasokan Gas Terbatas, Pekanbaru Terancam Pemadaman Listrik Bergilir hingga 4 Jam

Pasokan Gas Terbatas, Pekanbaru Terancam Pemadaman Listrik Bergilir hingga 4 Jam

Riau | Senin, 26 Oktober 2026 | 17:13 WIB

Mengenal Gejala Kerusakan V-Belt Motor Matik, Jangan Tunggu Sampai Putus

Mengenal Gejala Kerusakan V-Belt Motor Matik, Jangan Tunggu Sampai Putus

Otomotif | Senin, 26 Oktober 2026 | 17:10 WIB

Legenda Liverpool: Pecat Michael Carrick, Pilih Unai Emery sebagai Pengganti

Legenda Liverpool: Pecat Michael Carrick, Pilih Unai Emery sebagai Pengganti

Bola | Senin, 26 Oktober 2026 | 17:09 WIB

AXIS Manfaatkan Futsal Pelajar untuk Gaet Pelanggan Muda, Hadirkan Kuota hingga 2 GB per Hari

AXIS Manfaatkan Futsal Pelajar untuk Gaet Pelanggan Muda, Hadirkan Kuota hingga 2 GB per Hari

Tekno | Senin, 26 Oktober 2026 | 17:09 WIB

Persib Sampaikan Duka atas Meninggalnya Bobotoh di Bogor Usai Laga Melawan Garudayaksa

Persib Sampaikan Duka atas Meninggalnya Bobotoh di Bogor Usai Laga Melawan Garudayaksa

Bola | Senin, 26 Oktober 2026 | 17:06 WIB

Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali

Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 17:04 WIB

Biang Kerok Keterpurukan Manchester United: Pemain Merasa Suhu Padahal Cupu

Biang Kerok Keterpurukan Manchester United: Pemain Merasa Suhu Padahal Cupu

Bola | Senin, 26 Oktober 2026 | 17:04 WIB

Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura

Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 17:02 WIB

Cekcok Berujung Maut di Kos Batam: Alami 25 Luka Tusukan, Polisi Sita CCTV

Cekcok Berujung Maut di Kos Batam: Alami 25 Luka Tusukan, Polisi Sita CCTV

Batam | Senin, 26 Oktober 2026 | 17:01 WIB

×