- Konsumen wajib memilih bahan seperti PVC, polyester, atau taslan untuk mencegah air merembes.
- Pengguna sepeda motor disarankan memilih jas hujan model setelan atasan dan bawahan demi perlindungan maksimal.
- Produk harus memiliki jahitan rapat berteknologi seam-sealed, ukuran longgar yang nyaman, serta fitur keselamatan tambahan.
Suara.com - Mantel atau jas hujan menjadi perlengkapan penting saat musim hujan, terutama bagi kamu yang sering beraktivitas di luar ruangan atau mengendarai sepeda motor.
Namun, memilih jas hujan tidak boleh sembarangan. Jika bahannya kurang berkualitas atau jahitannya tidak rapat, air bisa merembes dan membuat pakaian basah.
Menggunakan jas hujan yang asal pilih bukannya melindungi, tapi justru sering bikin basah kuyup karena rembesan air di mana-mana.
Lantas, bagaimana cara memilih jas hujan yang awet dan anti rembes? Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, mulai dari jenis bahan hingga fitur keamanannya.
Yuk, simak panduan berikut agar kamu bisa mendapatkan jas hujan yang nyaman dan tahan lama.
1. Pilih Bahan yang Waterproof
Cara memilih jas hujan yang awet dan anti rembes pertama adalah memperhatikan bahan pembuatnya. Pastikan jas hujan memiliki kemampuan menahan air dengan baik agar pakaian tetap kering saat menghadapi hujan deras.
Ada beberapa jenis bahan yang bisa dipertimbangkan, yaitu:
- PVC (Polyvinyl Chloride): Memiliki sifat kedap air yang baik sehingga cocok digunakan saat hujan deras. Namun, bahan ini cenderung kaku dan bisa terasa pengap jika dipakai terlalu lama.
- Polyester atau nylon berlapis: Lebih ringan dan fleksibel sehingga nyaman digunakan untuk aktivitas sehari-hari. Pilih produk dengan lapisan pelindung seperti polyurethane (PU) atau PVC coating.
- Taslan atau Oxford: Bisa menjadi pilihan bagi kamu yang mencari bahan kuat dan tahan lama. Kemampuan menahan air bergantung pada lapisan pelindung dan konstruksi kainnya.
Perlu diingat, bahan yang terlihat tebal belum tentu sepenuhnya antiair. Periksa juga keterangan ketahanan air dari produsen sebelum membeli.
2. Pertimbangkan Model Setelan Atasan dan Bawahan
Mantel hujan tersedia dalam berbagai model, mulai dari ponco hingga setelan yang terdiri dari atasan dan celana.
Jika kamu sering berkendara menggunakan sepeda motor, model setelan bisa menjadi pilihan praktis karena dapat melindungi tubuh dan kaki dengan lebih menyeluruh.
Model ini juga cenderung lebih mudah diatur agar tidak berkibar berlebihan ketika terkena angin. Meski begitu, pastikan ukurannya sesuai agar tetap nyaman digunakan saat berkendara.
Jika lebih menyukai model ponco, pilih desain yang tidak terlalu lebar dan tidak menjuntai hingga berisiko tersangkut pada roda atau bagian kendaraan.
3. Periksa Jahitan dan Penutup Ritsleting
Jangan hanya terpaku pada bahan luarnya. Kualitas jahitan juga menentukan apakah jas hujan mudah rembes atau tidak.
Pilih produk dengan teknologi seam-sealed atau heat-sealed, yaitu sambungan jahitan yang dilapisi pita khusus untuk membantu mencegah air masuk melalui lubang jarum.
Selain itu, perhatikan bagian depan jas. Ritsleting yang dilengkapi penutup tambahan atau kombinasi ritsleting dan perekat dapat memberikan perlindungan ekstra dari air hujan.
Periksa juga sambungan pada bagian bahu, ketiak, dan selangkangan karena area tersebut perlu diperhatikan agar tidak mudah bocor ketika jas digunakan.
4. Pilih Ukuran yang Nyaman
Ukuran jas hujan turut memengaruhi kenyamanan dan keawetannya. Sebaiknya, pilih ukuran yang sedikit longgar agar bisa dikenakan di atas pakaian biasa tanpa membatasi gerakan.
Namun, hindari ukuran yang terlalu besar karena kain bisa berkibar saat terkena angin dan berisiko mengganggu aktivitas berkendara. Sebaliknya, ukuran terlalu ketat dapat membuat jahitan tertarik sehingga lebih mudah rusak.
Jika memungkinkan, coba jas hujan sebelum membeli untuk memastikan bagian lengan, pinggang, dan kaki memiliki ruang gerak yang cukup.
5. Utamakan Fitur Keamanan Tambahan
Selain tahan air, jas hujan yang bagus sebaiknya memiliki fitur keselamatan, terutama jika sering digunakan untuk berkendara.
Pilih warna cerah, seperti kuning, oranye, atau hijau neon, agar lebih mudah terlihat oleh pengendara lain ketika hujan deras.
Adanya strip reflektif atau scotchlight di bagian dada dan punggung juga membantu meningkatkan visibilitas saat kondisi minim cahaya.
Jangan lupa memeriksa kualitas perekat, kancing, dan aksesori lainnya agar jas tetap berfungsi dengan baik setelah digunakan berulang kali.
Demikian panduan cara memilih jas hujan yang awet dan anti rembes. Jangan hanya tergiur harga murah, tetapi pertimbangkan juga kualitas dan kenyamanan produk.
Setelah digunakan, bersihkan jas sesuai petunjuk perawatan, keringkan sebelum disimpan, dan hindari melipatnya dalam keadaan basah. Dengan pemilihan serta perawatan yang tepat, jas hujan bisa digunakan lebih lama dan membantu menjaga tubuh tetap kering selama musim hujan.