Pembalut Kain Cuci Ulang Apakah Aman? Alternatif Bebas Kena Pajak 11 Persen

Chyntia Sami Bhayangkara

Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:05 WIB
Pembalut Kain Cuci Ulang Apakah Aman? Alternatif Bebas Kena Pajak 11 Persen
ilustrasi pembalut kain cuci ulang (magnific)
baca 10 detik
  • Pemberlakuan PPN sebelas persen di Indonesia membuat perempuan mempertimbangkan penggunaan pembalut kain cuci ulang sebagai alternatif.
  • Keamanan pembalut kain bergantung pada perawatan, di mana produk harus dicuci bersih serta dikeringkan menyeluruh.
  • Pembalut kain menghemat biaya jangka panjang dan mengurangi sampah, namun kurang praktis serta membutuhkan perawatan khusus.

Suara.com - Pengenaan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) efektif sebesar 11 persen pada pembalut sekali pakai di Indonesia memunculkan perbincangan mengenai biaya kebutuhan menstruasi.

Kondisi ini membuat sebagian perempuan mulai mempertimbangkan alternatif lain, termasuk beralih menggunakan pembalut kain cuci ulang.

Namun, keputusan untuk beralih ke pembalut kain cuci ulang memunculkan pertanyaan mengenai kebersihan dan keamanan produk yang digunakan berulang kali pada area intim.

Lantas, pembalut kain cuci ulang apakah aman digunakan selama menstruasi? Sebelum memilihnya sebagai pengganti pembalut sekali pakai, penting untuk memahami cara penggunaan, kelebihan, dan kekurangannya.

Pembalut Kain Cuci Ulang Apakah Aman?

ilustrasi pembalut kain cuci ulang (magnific)
ilustrasi pembalut kain cuci ulang (magnific)

Pembalut kain cuci ulang pada dasarnya merupakan bantalan berbahan kain yang berfungsi menyerap darah menstruasi. Produk ini dapat digunakan berulang kali setelah dicuci dan dikeringkan dengan benar.

Pembalut kain modern umumnya dirancang dengan beberapa lapisan penyerap serta lapisan luar untuk membantu mencegah kebocoran.

Sebagian produk juga dilengkapi kancing atau penjepit pada bagian sayap agar dapat terpasang pada celana dalam dan tidak mudah bergeser.

Keamanan penggunaannya sangat bergantung pada kebersihan dan perawatan. Pembalut yang tidak dicuci dengan baik atau belum benar-benar kering berisiko menjadi tempat berkembangnya mikroorganisme dan menimbulkan bau tidak sedap.

Karena itu, pembalut perlu segera dibersihkan setelah digunakan sesuai petunjuk perawatan dari produsen. Setelah dicuci, produk harus dikeringkan secara menyeluruh sebelum disimpan di tempat yang bersih dan kering.

baca juga

Pengguna juga perlu mengganti pembalut secara berkala, menyesuaikan dengan banyaknya darah menstruasi dan daya serap produk. Jangan menunggu hingga pembalut terasa penuh atau mengalami kebocoran.

Kelebihan Pembalut Kain

Pembalut kain memiliki sejumlah keunggulan yang membuatnya dipilih sebagai alternatif produk menstruasi sekali pakai. Berikut beberapa kelebihannya:

1. Dapat digunakan berulang kali

Pembalut kain bisa dicuci dan dipakai kembali selama kondisinya masih layak. Hal ini membantu mengurangi kebutuhan membeli pembalut baru setiap siklus menstruasi.

2. Lebih hemat dalam jangka panjang

Meskipun membutuhkan biaya pembelian awal, pembalut kain dapat digunakan berkali-kali. Pengeluaran untuk produk menstruasi berpotensi berkurang karena pengguna tidak perlu terus membeli produk sekali pakai.

3. Mengurangi sampah menstruasi

Penggunaan pembalut kain membantu mengurangi jumlah sampah produk menstruasi sekali pakai. Keunggulan ini terutama terasa jika produk dirawat dan digunakan dalam jangka waktu lama.

4. Tersedia dalam berbagai bahan dan ukuran

Pembalut kain umumnya dibuat dari bahan seperti katun dengan pilihan ketebalan, ukuran, dan daya serap yang beragam. Pengguna dapat memilih produk berdasarkan kenyamanan dan kebutuhan selama menstruasi.

5. Dapat menjadi pilihan bagi kulit sensitif

Sebagian produk tidak menggunakan pewangi tambahan sehingga dapat menjadi alternatif bagi pengguna yang merasa tidak nyaman dengan bahan tertentu pada pembalut sekali pakai. Namun, reaksi kulit tetap bergantung pada bahan dan kondisi masing-masing pengguna.

Kekurangan Pembalut Kain

Di samping kelebihannya, pembalut kain juga memiliki beberapa kekurangan yang perlu dipertimbangkan sebelum digunakan.

1. Kurang praktis saat bepergian

Pengguna perlu membawa pembalut pengganti sekaligus tempat khusus untuk menyimpan pembalut bekas sampai bisa dicuci. Hal ini dapat merepotkan ketika melakukan perjalanan jauh atau menggunakan fasilitas toilet yang terbatas.

2. Membutuhkan perawatan khusus

Pembalut kain harus dicuci hingga bersih dan dikeringkan secara menyeluruh. Proses ini membutuhkan waktu serta perhatian agar produk tetap higienis.

3. Berpotensi meninggalkan noda

Darah menstruasi dapat meninggalkan bekas pada serat kain, terutama jika tidak segera dibersihkan. Noda juga bisa semakin sulit dihilangkan apabila produk sudah digunakan dalam waktu lama.

4. Daya serap dan kenyamanan berbeda-beda

Tidak semua pembalut kain memiliki ketebalan dan kemampuan menyerap yang sama. Pengguna perlu menyesuaikan pilihan produk dengan volume menstruasi agar tidak mudah bocor.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenali Perbedaan Fungsi Sabun Cuci Muka Kahf Warna Hitam, Biru, dan Hijau

Kenali Perbedaan Fungsi Sabun Cuci Muka Kahf Warna Hitam, Biru, dan Hijau

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:35 WIB

Cara Mencuci Baju yang Terkena Najis dengan Mesin Cuci, Hati-Hati agar Sah Buat Salat Lagi

Cara Mencuci Baju yang Terkena Najis dengan Mesin Cuci, Hati-Hati agar Sah Buat Salat Lagi

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:07 WIB

5 Sabun Cuci Muka untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas

5 Sabun Cuci Muka untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:36 WIB

Terkini

Tips Berkendara Setelah Jumper Aki Mobil agar Daya Terisi Optimal

Tips Berkendara Setelah Jumper Aki Mobil agar Daya Terisi Optimal

Otomotif | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:05 WIB

Pembalut Kain Cuci Ulang Apakah Aman? Alternatif Bebas Kena Pajak 11 Persen

Pembalut Kain Cuci Ulang Apakah Aman? Alternatif Bebas Kena Pajak 11 Persen

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:05 WIB

TEI 2026 Perkuat Ekspor, Ketahanan Energi, dan Ketahanan Pangan Melalui Sinergi dengan BPDP

TEI 2026 Perkuat Ekspor, Ketahanan Energi, dan Ketahanan Pangan Melalui Sinergi dengan BPDP

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:03 WIB

Anime EAT-MAN The Over Order Dapatkan Manga Spin-off Baru, Rilis November

Anime EAT-MAN The Over Order Dapatkan Manga Spin-off Baru, Rilis November

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:00 WIB

Demokrasi Tanpa Oposisi: Ujian Keterbukaan Pemerintah

Demokrasi Tanpa Oposisi: Ujian Keterbukaan Pemerintah

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:00 WIB

Kembangkan Potensi Alam, Potret Desa Karangjengkol Purbalingga Raih Indonesia Awards 2026

Kembangkan Potensi Alam, Potret Desa Karangjengkol Purbalingga Raih Indonesia Awards 2026

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:56 WIB

Termasuk di Jawa Barat, Perumnas Dorong Generasi Muda Siapkan Rumah Pertama

Termasuk di Jawa Barat, Perumnas Dorong Generasi Muda Siapkan Rumah Pertama

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:46 WIB

Microsoft Ungkap Ancaman Siber di Era AI, Ini 5 Kebiasaan Digital yang Harus Diubah

Microsoft Ungkap Ancaman Siber di Era AI, Ini 5 Kebiasaan Digital yang Harus Diubah

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:44 WIB

Urutan Skincare Malam Safi untuk Menyamarkan Tanda Penuaan Usia 40 Tahun ke Atas

Urutan Skincare Malam Safi untuk Menyamarkan Tanda Penuaan Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:43 WIB

RSUD Pasar Minggu Buka Pusat Kanker Terpadu untuk Pasien Lintas Daerah

RSUD Pasar Minggu Buka Pusat Kanker Terpadu untuk Pasien Lintas Daerah

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:42 WIB

×