- Siswa SMP dari berbagai daerah mengembangkan gagasan dan solusi inovatif terkait pengelolaan keuangan melalui kompetisi JA SparktheDream Social Challenge 2026.
- Otoritas Jasa Keuangan dan penyelenggara program menilai edukasi finansial sejak usia sekolah penting untuk membangun kemampuan mengambil keputusan secara bertanggung jawab.
- Tiga tim dari SMP Bandung, Surabaya, dan Denpasar berhasil meraih posisi tiga besar berkat platform, permainan, serta situs pencatatan keuangan yang mereka ciptakan.
Ia menilai, kemampuan tersebut juga dapat membantu anak memiliki kepercayaan diri untuk merencanakan masa depan dan mengejar peluang yang sesuai dengan aspirasi mereka.
Sementara itu, Utami Anita Herawati, Direktur Eksekutif Prestasi Junior Indonesia, melihat proses merancang solusi sebagai kesempatan bagi siswa untuk belajar memahami persoalan dari sudut pandang orang lain.
“Kami ingin siswa mampu menggunakan pengetahuan keuangan untuk mengambil keputusan dan memahami persoalan di sekitarnya,” ujar Utami.
Dalam proses tersebut, siswa perlu memikirkan siapa yang membutuhkan solusi, bagaimana solusi dapat digunakan, serta manfaat yang ingin diberikan. Pendampingan dari guru, keluarga, dan sukarelawan pun membuat prosesnya semakin kaya.
Pada akhirnya, pengalaman seperti ini bukan semata tentang bagaimana anak memahami uang. Lebih jauh, mereka belajar bahwa setiap pilihan memiliki konsekuensi, setiap masalah membutuhkan cara berpikir yang tepat, dan sebuah gagasan akan lebih berarti ketika dapat memberikan manfaat bagi orang lain.
Bekal semacam itu menjadi penting ketika anak tumbuh menghadapi dunia yang semakin kompleks. Sebab, menjadi dewasa bukan hanya tentang semakin banyak tahu, tetapi juga tentang mampu menentukan pilihan dengan lebih bijak dan bertanggung jawab.