- Face tonic berfungsi membersihkan sisa kotoran, sedangkan toner bertugas menjaga kelembapan serta menyeimbangkan kondisi kulit wajah.
- Kedua produk tersebut boleh diaplikasikan bersamaan dalam satu rangkaian perawatan wajah asalkan sesuai kebutuhan kulit.
- Urutan penggunaannya dimulai dengan membersihkan wajah, mengaplikasikan face tonic, lalu dilanjutkan dengan toner dan produk skincare lain.
Suara.com - Face tonic dan toner merupakan dua produk perawatan wajah berbentuk cair yang sering dianggap sama karena digunakan setelah mencuci muka.
Keduanya memang dapat memberikan sensasi segar pada kulit, tetapi memiliki karakteristik dan tujuan penggunaan yang berbeda.
Perbedaan fungsi tersebut membuat sebagian orang bertanya-tanya apakah face tonic dan toner bisa dipakai bersamaan dalam satu rangkaian skincare.
Sebelum menggabungkan keduanya, penting untuk memahami kegunaan masing-masing produk agar perawatan wajah tetap sesuai dengan kebutuhan kulit.
Fungsi Face Tonic vs Toner

Meskipun memiliki tekstur serupa, face tonic dan toner mempunyai peran yang tidak sepenuhnya sama dalam rutinitas perawatan wajah.
Face tonic umumnya digunakan sebagai langkah tambahan setelah mencuci muka untuk membantu mengangkat sisa kotoran, minyak, atau sabun yang masih tertinggal pada permukaan kulit.
Beberapa produk face tonic juga dilengkapi alkohol ringan atau bahan antiseptik yang memberikan sensasi segar sekaligus membantu membersihkan wajah dari minyak berlebih.
Sementara itu, toner modern lebih banyak diformulasikan untuk membantu menjaga kelembapan, menyeimbangkan kondisi kulit, dan mempersiapkan wajah sebelum menerima produk perawatan berikutnya.
Kandungan dalam toner juga lebih beragam, seperti glycerin, hyaluronic acid, aloe vera, dan panthenol yang dikenal dapat membantu menjaga hidrasi serta menenangkan kulit.
Ada pula toner dengan kandungan bahan aktif seperti AHA dan BHA yang digunakan untuk membantu proses eksfoliasi dengan mengangkat sel kulit mati.
Karena itu, pemilihan produk sebaiknya tidak hanya berdasarkan nama atau teksturnya, tetapi juga memperhatikan kandungan dan kebutuhan kulit.
Apakah Face Tonic dan Toner Bisa Dipakai Bersamaan?
Face tonic dan toner pada dasarnya bisa digunakan dalam satu rangkaian skincare selama kandungannya sesuai dengan kondisi kulit dan tidak menimbulkan iritasi.
Penggunaan keduanya dapat membantu memenuhi kebutuhan yang berbeda, yaitu face tonic untuk membersihkan sisa kotoran dan toner untuk memberikan hidrasi atau perawatan tambahan.
Jika ingin memakai kedua produk tersebut, face tonic dapat digunakan terlebih dahulu setelah mencuci muka, kemudian dilanjutkan dengan toner.
Namun, penggunaan dua produk cair sekaligus tidak selalu diperlukan karena sebagian toner sudah memiliki fungsi pembersihan tambahan maupun kandungan yang membantu menjaga keseimbangan kulit.
Pemilik kulit berminyak dapat mempertimbangkan face tonic yang sesuai untuk membantu mengangkat minyak berlebih, lalu menggunakan hydrating toner agar kulit tetap terhidrasi.
Sebaliknya, pemilik kulit kering atau sensitif sebaiknya lebih berhati-hati terhadap face tonic yang mengandung alkohol tinggi karena berisiko membuat kulit terasa semakin kering atau mengalami iritasi.
Apabila kedua produk menimbulkan rasa perih, kemerahan, atau kulit terasa tertarik, hentikan penggunaannya dan evaluasi kembali kandungan yang digunakan.
Cara Pakai Face Tonic dan Toner
Agar kedua produk dapat digunakan secara tepat, perhatikan urutan pemakaian dan cara mengaplikasikannya dalam rutinitas perawatan wajah.
Berikut tahapan yang bisa kamu ikuti jika ingin menggunakan face tonic dan toner secara bersamaan:
- Bersihkan wajah terlebih dahulu: Gunakan facial wash yang sesuai dengan jenis kulit untuk mengangkat kotoran, minyak, dan sisa makeup.
- Aplikasikan face tonic: Tuangkan produk secukupnya pada kapas, kemudian usapkan secara lembut ke wajah untuk membantu mengangkat sisa kotoran yang mungkin masih tertinggal.
- Gunakan toner: Setelah face tonic, aplikasikan toner sesuai petunjuk produk, baik menggunakan telapak tangan maupun kapas jika memang dianjurkan.
- Lanjutkan dengan skincare: Gunakan serum atau produk perawatan lainnya sesuai kebutuhan kulit, kemudian tutup rangkaian dengan pelembap.
- Pada pagi hari, jangan lupa menggunakan sunscreen sebagai langkah perlindungan terakhir sebelum beraktivitas di luar ruangan.
Perlu diingat bahwa tidak semua orang membutuhkan face tonic dan toner sekaligus karena rutinitas skincare yang sederhana justru dapat lebih sesuai bagi kulit tertentu.
Jadi, face tonic dan toner boleh dipakai bersamaan selama formulanya cocok dan kulit dapat menerimanya, tetapi penggunaan keduanya tetap perlu disesuaikan dengan kondisi serta kebutuhan masing-masing.