- Penggunaan lip balm dapat memicu ketidakcocokan karena kandungan bahan tertentu seperti pewangi, perasa, dan mentol.
- Tanda ketidakcocokan meliputi bibir semakin kering, perih, kemerahan, gatal, mengelupas, ruam, hingga pembengkakan.
- Pengguna harus segera menghentikan pemakaian produk dan berkonsultasi dengan dokter jika keluhan tidak membaik.
Suara.com - Lip balm menjadi salah satu produk perawatan yang banyak digunakan untuk menjaga kelembapan bibir.
Produk ini biasanya mengandung bahan pelembap seperti shea butter, petrolatum, dan minyak alami yang membantu mengatasi bibir kering.
Namun, tidak semua lip balm cocok digunakan oleh setiap orang karena kondisi kulit bibir dan sensitivitas terhadap kandungan produk bisa berbeda.
Beberapa bahan tertentu, seperti pewangi, perasa, dan mentol, bahkan berpotensi memicu iritasi pada sebagian orang.
Jika lip balm yang digunakan justru membuat bibir semakin tidak nyaman, bisa jadi produk tersebut tidak cocok dengan kondisi bibirmu.
Lantas, apa tanda lip balm tidak cocok dan kapan sebaiknya kamu berhenti menggunakannya?
Berikut beberapa tanda yang perlu diperhatikan setelah menggunakan lip balm secara rutin.
1. Bibir Semakin Kering
Salah satu tanda lip balm tidak cocok adalah bibir justru terasa semakin kering setelah pemakaian.
Kondisi ini bisa terjadi ketika produk mengandung bahan yang memicu iritasi atau tidak cukup efektif menjaga kelembapan bibir.
Jika bibir terus terasa kering meskipun sudah mengaplikasikan lip balm berulang kali, sebaiknya periksa kembali kandungan produknya.

2. Muncul Rasa Perih atau Terbakar
Lip balm yang cocok seharusnya memberikan rasa nyaman ketika diaplikasikan. Sebaliknya, munculnya sensasi perih, panas, atau seperti terbakar bisa menandakan adanya reaksi iritasi.
Beberapa bahan, seperti mentol, camphor, dan fragrance, dapat memicu reaksi tersebut pada orang yang memiliki bibir sensitif.
3. Bibir Menjadi Kemerahan