Saat Perempuan dan Difabel Dapat Ruang untuk Berkarya dan Mengembangkan Usaha

Vania Rossa

Kamis, 05 November 2026 | 18:43 WIB
Saat Perempuan dan Difabel Dapat Ruang untuk Berkarya dan Mengembangkan Usaha
KolaborAKSI: UMKM Naik Kelas, Semua Berdaya. (dok. ist)
baca 10 detik
  • IFG dan Berdaya Bareng menggagas program KolaborAKSI sejak 19 Agustus 2026 untuk memberdayakan perempuan serta penyandang disabilitas.
  • Peserta mengikuti rangkaian acara di Jakarta pada Kamis, 5 November 2026, yang mencakup seminar pemasaran digital dan pameran produk.
  • Tujuh peserta terpilih dari final pitching proposal bisnis mendapatkan bantuan modal usaha berupa barang untuk pengembangan usaha.

Suara.com - Menjalankan usaha bukan hanya soal menghasilkan produk dan menjualnya kepada pelanggan. Pelaku usaha juga perlu memahami cara memperkenalkan produknya, membangun kepercayaan konsumen, hingga menemukan peluang untuk mengembangkan bisnis.

Kesempatan belajar dan mengasah kemampuan tersebut menjadi penting, terutama bagi perempuan dan penyandang disabilitas yang ingin mengembangkan usaha secara mandiri. Salah satu upaya untuk membuka ruang itu dilakukan melalui program KolaborAKSI: UMKM Naik Kelas, Semua Berdaya yang digagas Indonesia Financial Group (IFG) bersama Berdaya Bareng.

Program ini memberikan pembelajaran, pendampingan pengembangan bisnis, serta kesempatan memperkenalkan produk kepada pasar. Rangkaian kegiatan yang telah dimulai sejak 19 Agustus 2026 itu ditutup dengan inaugurasi program lanjutan di Jakarta, Kamis (5/11/2026).

Dalam kegiatan tersebut, peserta mengikuti sejumlah agenda, mulai dari seminar pemasaran digital, mini showcase produk UMKM, hingga final pitching proposal bisnis. Rangkaian ini dirancang agar peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga punya kesempatan mempraktikkannya untuk mengembangkan usaha masing-masing.

Belajar Membuat Produk Lebih Dikenal Lewat Media Sosial

Salah satu tantangan pelaku UMKM adalah memperkenalkan produk kepada calon pelanggan. Produk yang menarik dan berkualitas belum tentu mudah dikenal jika pelaku usaha belum memahami cara menyampaikan keunggulannya.

Hal ini menjadi salah satu materi dalam seminar bertajuk "Dari Produk Jadi Konten: Cara UMKM Menarik Pelanggan Lewat Media Sosial". Peserta diajak memahami bagaimana informasi produk, proses pembuatan, hingga pengalaman pelanggan dapat diolah menjadi konten pemasaran.

Melalui studi kasus dan praktik langsung, peserta berkesempatan membuat konten dengan memanfaatkan produk serta sumber daya yang mereka miliki. Harapannya, mereka dapat lebih percaya diri memperkenalkan usaha sekaligus membangun hubungan dengan calon pelanggan melalui media sosial.

Seminar tersebut juga melibatkan IFG Disability Community, komunitas yang menaungi karyawan penyandang disabilitas di lingkungan IFG.

baca juga

Selain pembelajaran, Mini Showcase UMKM menjadi ruang bagi peserta untuk memperkenalkan produk secara langsung dan membangun jejaring. Dengan begitu, pelaku usaha memiliki kesempatan untuk mendapatkan perhatian calon pelanggan maupun menjalin hubungan dengan pihak lain yang berpotensi mendukung pengembangan bisnis.

Dari Presentasi Ide hingga Kesempatan Mendapatkan Modal Usaha

Rangkaian KolaborAKSI juga memberi ruang bagi peserta untuk menguji rencana pengembangan usaha melalui pitching proposal bisnis.

Sebanyak 13 pelaku UMKM mengikuti praktik pitching pada September 2026. Mereka terdiri atas 11 pelaku usaha makanan dan minuman, satu pelaku usaha kriya atau kerajinan, serta satu pelaku usaha jasa.

Dari proses tersebut, 12 peserta terpilih untuk melanjutkan ke tahap final pitching dalam rangkaian inaugurasi. Mereka mempresentasikan rencana pengembangan usaha di hadapan dewan juri sekaligus memperoleh masukan untuk mengevaluasi strategi bisnis.

Dari tahap final pitching, tujuh peserta akan mendapatkan bantuan modal usaha dalam bentuk barang yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing usaha.

Kesempatan ini diharapkan dapat membantu peserta mengembangkan bisnis berdasarkan kebutuhan nyata, sekaligus mengasah kemampuan mereka dalam menyusun dan menyampaikan rencana usaha.

Membuka Ruang Tumbuh yang Setara

Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan IFG, Denny S. Adji, mengatakan program KolaborAKSI merupakan bagian dari komitmen IFG untuk memperluas kesempatan bagi pelaku UMKM, termasuk perempuan dan penyandang disabilitas.

"Melalui KolaborAKSI, IFG berkomitmen memperluas kesempatan bagi pelaku UMKM, termasuk penyandang disabilitas, untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing usaha. Pembelajaran pemasaran digital membantu peserta mengomunikasikan keunggulan produk, membangun kepercayaan pelanggan, dan menjangkau pasar yang lebih luas," ujar Denny.

Ia menambahkan, upaya tersebut sejalan dengan Asta Cita ke-3 dalam mendorong kewirausahaan, sekaligus memperkuat peran IFG dalam mendukung kemandirian usaha dan pertumbuhan ekonomi yang inklusif serta berkelanjutan.

Co-Founder Berdaya Bareng, Fany Efrita, menilai pemberdayaan UMKM perlu memberikan kesempatan bagi setiap pelaku usaha untuk mengenali potensi dan mengembangkan kemampuan bisnisnya.

"Bagi kami, pemberdayaan UMKM bukan hanya tentang memberikan pelatihan, tetapi juga menghadirkan kesempatan bagi setiap pelaku usaha untuk mengenali potensi dan mengembangkan kapasitas bisnisnya. Melalui KolaborAKSI, kami ingin memastikan bahwa pelaku UMKM, termasuk perempuan dan penyandang disabilitas, memiliki ruang yang setara untuk belajar, menunjukkan kemampuan, serta mengakses peluang pasar," kata Fany.

Melalui program ini, IFG dan Berdaya Bareng berharap peserta dapat menerapkan pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh untuk mengembangkan usaha secara berkelanjutan.

Lebih dari sekadar pelatihan, kesempatan untuk belajar, menunjukkan karya, dan memperluas jejaring diharapkan dapat membantu perempuan dan penyandang disabilitas semakin percaya diri dalam mengembangkan usaha mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ekonomi Daerah Tumbuh, Askrindo Bidik Risiko Usaha Petani dan UMKM

Ekonomi Daerah Tumbuh, Askrindo Bidik Risiko Usaha Petani dan UMKM

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 18:33 WIB

Krisis Sampah Perkotaan, Mengapa Perempuan Jadi yang Paling Terdampak?

Krisis Sampah Perkotaan, Mengapa Perempuan Jadi yang Paling Terdampak?

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 17:32 WIB

Di Balik Kemudi Taksi, Ada Perempuan-Perempuan yang Berjuang Mengubah Masa Depan Keluarga

Di Balik Kemudi Taksi, Ada Perempuan-Perempuan yang Berjuang Mengubah Masa Depan Keluarga

Lifestyle | Kamis, 05 November 2026 | 17:08 WIB

Terkini

Tak Hanya Blokir Rekening, OJK Minta Bank Telusuri NIK Terindikasi Judi Online

Tak Hanya Blokir Rekening, OJK Minta Bank Telusuri NIK Terindikasi Judi Online

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 18:44 WIB

Saat Perempuan dan Difabel Dapat Ruang untuk Berkarya dan Mengembangkan Usaha

Saat Perempuan dan Difabel Dapat Ruang untuk Berkarya dan Mengembangkan Usaha

Lifestyle | Kamis, 05 November 2026 | 18:43 WIB

Brantas Abipraya Bersama Kementerian PU Percepat Pemulihan Infrastruktur Pascabanjir di Aceh

Brantas Abipraya Bersama Kementerian PU Percepat Pemulihan Infrastruktur Pascabanjir di Aceh

News | Kamis, 05 November 2026 | 18:40 WIB

Tagih Janji di Kemensetneg, Mahasiswa Trisakti Kecewa Gagal Bertemu Pras: Hanya Omong Kosong Belaka!

Tagih Janji di Kemensetneg, Mahasiswa Trisakti Kecewa Gagal Bertemu Pras: Hanya Omong Kosong Belaka!

News | Kamis, 05 November 2026 | 18:39 WIB

Komisi Ojol Turun Jadi 8%, Pendapatan Driver Tak Kunjung Naik

Komisi Ojol Turun Jadi 8%, Pendapatan Driver Tak Kunjung Naik

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 18:38 WIB

6 Cara Daftar BPJS Ketenagakerjaan BPU Online untuk Freelancer dan Driver Ojol

6 Cara Daftar BPJS Ketenagakerjaan BPU Online untuk Freelancer dan Driver Ojol

Lifestyle | Kamis, 05 November 2026 | 18:36 WIB

Ekonomi Daerah Tumbuh, Askrindo Bidik Risiko Usaha Petani dan UMKM

Ekonomi Daerah Tumbuh, Askrindo Bidik Risiko Usaha Petani dan UMKM

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 18:33 WIB

Pendukung Jokowi Balik Kanan dari PN Jakarta Timur Usai Orasi Pakai Mobil Komando

Pendukung Jokowi Balik Kanan dari PN Jakarta Timur Usai Orasi Pakai Mobil Komando

News | Kamis, 05 November 2026 | 18:30 WIB

Refleksi Kasus Dugaan Penyadapan Tokoh Publik: Alarm Bahaya Privasi Digital

Refleksi Kasus Dugaan Penyadapan Tokoh Publik: Alarm Bahaya Privasi Digital

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 18:30 WIB

Usai Bertemu Prabowo, Dirut KAI Batalkan Impor KRL Bekas: Rakyat Harus Dapat Kereta Baru

Usai Bertemu Prabowo, Dirut KAI Batalkan Impor KRL Bekas: Rakyat Harus Dapat Kereta Baru

News | Kamis, 05 November 2026 | 18:29 WIB

×