Rahasia di Balik Secangkir Kopi Enak, Brewer Harus Paham Suhu hingga Ekstraksi

Vania Rossa

Jum'at, 06 November 2026 | 12:23 WIB
Rahasia di Balik Secangkir Kopi Enak, Brewer Harus Paham Suhu hingga Ekstraksi
Ilustrasi secangkir kopi. (Google AI Studio)
baca 10 detik
  • PT Espresso Italia mengadakan Try Out UN 2027 di Jakarta pada 14–15 November 2026.
  • Kegiatan latihan kompetisi ini bertujuan mengasah kemampuan adaptasi, pengetahuan, serta pengambilan keputusan para brewer kopi profesional.
  • Acara tersebut diikuti oleh 24 peserta dengan penilaian objektif dari 11 juri bersertifikasi nasional dan internasional.

Suara.com - Menyeduh kopi secara manual atau manual brewing bukan sekadar menuangkan air panas ke atas bubuk kopi. Di balik secangkir kopi yang nikmat, ada proses panjang yang melibatkan pengetahuan, ketelitian, pengalaman, hingga kemampuan mengambil keputusan.

Seorang brewer dituntut memahami karakter biji kopi yang digunakan. Mulai dari tingkat keasaman, rasa manis, aroma, hingga tekstur yang ingin dihasilkan. Semua itu perlu disesuaikan dengan teknik penyeduhan agar potensi rasa kopi bisa keluar secara optimal.

Suhu air, ukuran gilingan kopi (grind size), tingkat ekstraksi, hingga agitasi atau gerakan saat menuangkan air menjadi sejumlah faktor yang menentukan hasil akhir seduhan.

Menariknya, kemampuan seorang brewer justru diuji ketika harus berhadapan dengan biji kopi yang belum pernah digunakan sebelumnya.

Dalam kondisi tersebut, brewer tidak bisa hanya mengandalkan resep atau metode penyeduhan yang biasa digunakan. Mereka harus mampu membaca karakter kopi, melakukan penyesuaian, dan menemukan teknik yang paling tepat.

National Judge Coordinator, Sendydjaja, mengatakan kemampuan beradaptasi menjadi salah satu keterampilan mendasar yang harus dimiliki seorang brewer.

"Compulsory itu tentang skill, experience, dan knowledge. Brewer yang baik, diberi beans apa pun, bisa beradaptasi, membaca beans-nya, lalu menghasilkan brew terbaik," ujarnya.

Menurut Sendy, seorang brewer juga harus memiliki kemampuan mengambil keputusan selama proses penyeduhan.

Misalnya, ketika hasil seduhan terasa kurang manis atau terlalu asam, brewer perlu mengetahui bagian mana yang harus diperbaiki. Penyesuaian bisa dilakukan melalui suhu air, ukuran gilingan, maupun teknik ekstraksi.

baca juga

"Misalnya kopi ini kurang manis, bagaimana membuatnya lebih manis? Atau terlalu asam, perlu diredam. Kemampuan decision making dan adaptasi itulah yang dibutuhkan," jelasnya.

Kemampuan tersebut tidak bisa dibangun hanya dengan menghafalkan resep. Brewer perlu terus berlatih, bereksperimen, sekaligus memahami bagaimana setiap perubahan teknik memengaruhi rasa kopi.

Hal ini pula yang membuat latihan dalam format compulsory menjadi penting bagi para brewer. Dalam format tersebut, seluruh peserta mendapatkan biji kopi yang sama dan harus menghasilkan seduhan terbaik berdasarkan keterampilan masing-masing.

Penilaian dilakukan secara blind atau tanpa mengetahui identitas brewer. Dengan demikian, hasil seduhan menjadi fokus utama penilaian, bukan reputasi maupun pengalaman peserta.

Menurut Sendy, format compulsory bahkan memiliki bobot 50 persen dalam kompetisi tingkat nasional, setara dengan babak final Open Service.

Kebutuhan untuk mengasah kemampuan tersebut dirasakan pula oleh Alif, founder Publish Coffee asal Bandung yang pernah menempati peringkat keempat nasional pada 2025.

Ia mengaku masih memiliki pekerjaan rumah dalam menghadapi babak compulsory. Sebab, kesempatan untuk berlatih dengan format tersebut di luar kompetisi nasional masih terbatas.

"Sayangnya, tidak banyak kompetisi selain nasional yang punya babak Compulsory. Dengan adanya Try Out UN, kami bisa latihan dan menyiapkan metode untuk nanti diaplikasikan di nasional. Juri-juri yang sering kami temui di nasional juga menilai di sini, jadi score sheet yang kami dapat valid," kata Alif.

Kompetisi Jadi Ruang Belajar Brewer

Kebutuhan untuk meningkatkan keterampilan dan kesiapan menghadapi kompetisi mendorong PT Espresso Italia menggelar Try Out UN 2027 pada 14-15 November 2026 di Espresso Italia Coffee & Gelato Training Center, Jakarta.

Mengusung tema "Unlocking the Next", kegiatan ini dirancang sebagai ruang latihan bagi para brewer sebelum mengikuti kompetisi nasional yang dijadwalkan berlangsung pada Maret 2027.

Kompetisi tersebut menggunakan dua format, yakni Compulsory dan Open Service. Pada babak Compulsory, seluruh peserta menggunakan biji kopi yang sama, sedangkan pada Open Service peserta bebas membawa kopi pilihan masing-masing.

Direktur PT Espresso Italia, Ana Lukman, mengatakan kegiatan ini menjadi bagian dari perjalanan 20 tahun perusahaan tersebut di industri kopi Indonesia.

Ia berharap semakin banyak brewer lokal yang memiliki kesempatan mengasah kemampuan dan merasakan atmosfer kompetisi dengan standar penilaian profesional.

"Lewat Try Out UN ini, saya ingin para brewer merasakan atmosfer kompetisi nasional yang sesungguhnya, dan ke depannya lahir juara dunia dari Indonesia," ujar Ana.

Try Out UN 2027 akan diikuti 24 kompetitor dengan penilaian dari 11 juri bersertifikasi nasional dan internasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ube dan Matcha Berpadu dengan Kopi, Jadi Inspirasi Menu Minuman Creamy

Ube dan Matcha Berpadu dengan Kopi, Jadi Inspirasi Menu Minuman Creamy

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 06:48 WIB

Kisah Inspiratif Pemuda Tangsi Jaya: Tinggalkan Kota Demi Jadi Petani Kopi di Desa

Kisah Inspiratif Pemuda Tangsi Jaya: Tinggalkan Kota Demi Jadi Petani Kopi di Desa

News | Kamis, 05 November 2026 | 11:36 WIB

Ini Cara Minum Dirty Latte Si Kopi yang Lagi Viral, Jangan Asal Aduk!

Ini Cara Minum Dirty Latte Si Kopi yang Lagi Viral, Jangan Asal Aduk!

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 17:59 WIB

Terkini

Nelayan Sergai Disambar Petir di Tengah Laut, 2 Tewas

Nelayan Sergai Disambar Petir di Tengah Laut, 2 Tewas

Sumut | Jum'at, 06 November 2026 | 12:39 WIB

Respons Tak Terduga Erick Thohir Usai Calvin Verdonk jadi Pemain Indonesia Pertama Raih MOTM

Respons Tak Terduga Erick Thohir Usai Calvin Verdonk jadi Pemain Indonesia Pertama Raih MOTM

Bola | Jum'at, 06 November 2026 | 12:38 WIB

7 Sepatu Slip On Lokal yang Empuk dan Anti Pegal untuk Kerja Komuter, Mulai Rp100 Ribuan

7 Sepatu Slip On Lokal yang Empuk dan Anti Pegal untuk Kerja Komuter, Mulai Rp100 Ribuan

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 12:35 WIB

Gus Ipul Ajak Pemda Bangkitkan Agen dan Gerakkan ASN untuk Percepatan Perlinsos Digital

Gus Ipul Ajak Pemda Bangkitkan Agen dan Gerakkan ASN untuk Percepatan Perlinsos Digital

News | Jum'at, 06 November 2026 | 12:32 WIB

Erick Thohir Pastikan Timnas Indonesia Batal Hadapi Yordania, PSSI Siapkan Plan B

Erick Thohir Pastikan Timnas Indonesia Batal Hadapi Yordania, PSSI Siapkan Plan B

Bola | Jum'at, 06 November 2026 | 12:30 WIB

Begadang Demi Me Time: Hati-hati Jeda Palsu Revenge Bedtime Procrastination

Begadang Demi Me Time: Hati-hati Jeda Palsu Revenge Bedtime Procrastination

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 12:30 WIB

Rahasia di Balik Secangkir Kopi Enak, Brewer Harus Paham Suhu hingga Ekstraksi

Rahasia di Balik Secangkir Kopi Enak, Brewer Harus Paham Suhu hingga Ekstraksi

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 12:23 WIB

Ekspor Makanan Olahan Meningkat, Indonesia Bidik Peluang Bisnis di Pasar Internasional

Ekspor Makanan Olahan Meningkat, Indonesia Bidik Peluang Bisnis di Pasar Internasional

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 12:17 WIB

Ratusan Tersangka Ditetapkan, Tapi Penegakan Hukum Karhutla Belum Berpihak ke Masyarakat

Ratusan Tersangka Ditetapkan, Tapi Penegakan Hukum Karhutla Belum Berpihak ke Masyarakat

News | Jum'at, 06 November 2026 | 12:17 WIB

Strategi Pemprov DKI Tangkal Copet dan Narkoba di Halte Transjakarta

Strategi Pemprov DKI Tangkal Copet dan Narkoba di Halte Transjakarta

News | Jum'at, 06 November 2026 | 12:17 WIB

×