Data dari Otoritas Pelabuhan New York dan New Jersey menunjukkan adanya peningkatan volume sebesar 27 persen pada 2020, dibandingkan tahun sebelumnya.
NOAA pun mengusulkan adanya batasan kecepatan kapal kargo yang melintas ke area tempat paus berburu mangsa. Hal itu diharapkan agar paus bisa bergerak keluar dari jalur lalu lintas kapal kargo.
Faktanya hal itu sia-sia karena Paus akan tetap mengejar mangsa mereka.
"Ketika paus berada di saluran ini, Anda harus menyilangkan jari dan berharap tidak ada tabrakan," kata Direktur Eksekutif kelompok riset Gotham Whale, Paul Sieswerda, direktur eksekutif kelompok riset Gotham Whale, sebagaimana dilansir dari The Times.
Melansir USA Today, kapal kargo yang menabrak paus bisa menyebabkan mamalia tersebut mengalami cedera internal seperti trauma tumpil dan baling-baling kapal yang mengenai paus bisa menyebabkan cedera serius. Dua ekor paus yang mati pada Februari 2023 dikonfirmasi karena ditabrak kapal kargo.
Masalah kematian paus akibat ditabrak kapal kargo bukan yang pertama kalinya. Pada 2022, ilmuan mulai menyerkan agar kapal kargo mulai mengganti jalurnya untuk melindungi spesies paus biru yang terancam punah di sekitaran lepas pantai Sri lanka.
Mediterranian Shipping Company, jalur kontainer terbesar dunia memenuhi permintaan untuk mengubah jalur lalu lintas kapal kargo. Aktivis hewan menyebut hal itu bisa mengurangi kecelakaan terhadap paus akibat serangan kapal sebesar 95 persen.