LINIMASA - Jon Jones baru saja menyarungkan sabuk juara kelas berat Ultimate Fighting Championship (UFC) pada pekan kemarin dalam helatan UFC 285.
Jones berhasil mengandaskan perjuangan Cyril Gane dalam acara utama even UFC 285 tersebut. Bones--julukan Jones, pun berhak atas sabuk kelas berat UFC.
Terkini, Jones mengarahkan perhatiannya untuk menghadapi petarung kelas berat terbaik saat ini, yakni Stipe Miocic.
Jon bahkan tak sungkan menantang langsung Miocic yang menyaksikan langsung dan berada di kursi penonton terdepan saat Jones mencekik Gane di dalam oktagon.
Seteru jones dan Miocic kini tengah seru-serunya untuk disimak. Jones sangat ingin berbagi oktagon dengan Miocic.
Jones mulai menggunakan sesi konferensi pers untuk memulai letupan perang menuju pertarungannya dengan Miocic.
Jones sempat berkelakar kalau Miocic sepertinya harus mengambil cuti panjang dari pekerjaan sebagai pemadam kebakaran karena harus latihan keras guna menghadapi Jones.
Ya, Miocic merupakan petugas pemadam kebakaran. Sebelum ia terjun ke dunia mix martial art (MMA) Miocic bekerja melawan si jago merah.
Ia terbisa memadamkan amukan si jago merah. Mungkin instingnya itu yang membuat petarung berusia 40 tahun tersebut bisa cemerlang di atas oktagon.
Baca Juga: Persib vs Persik Kediri, Rachmat Irianto: Lebih Enjoy dan Fokus Menangkan Pertandingan
Miocic menanggapi kelakar Jones. Ia mengatakan tak akan cuti dari pekerjaan mulianya sebagai pemadam kebakaran.
Miocic justru menanggapi berbeda ocehan Jones. Ia menganggap menjadi pemadam kebakaran merupakan tugas mulia. Tidak ada satu orang pun di dunia yang menginginkan terjadinya kebakaran.
"Saya sudah menjadi pemadam kebakaran sepanjang waktu dalam karir saya di UFC. Tapi apa pun, itu bukan urusan saya (ucapan Jones). Saya tidak terlalu peduli,” kata mantan juara kelas berat UFC tersebut.
Tetap jadi pawang si jago merah sambil berkarier di UFC
![Mantan juara kelas berat UFC Stipe Miocic. [bidik layar Instagram/@stipemiocic]](https://media.suara.com/suara-partners/linimasa/thumbs/1200x675/2023/03/07/1-mantan-juara-kelas-berat-ufc-stipe-miocic.jpg)
Miocic terkini bekerja sebagai paramedis pemadam kebakaran di negara bagian Ohio, Amerika Serikat. Ia tercatat sudah bekerja di sana selama 12 tahun.
Kesibukannya sebagai pemadam kebakaran tidak menghalangi Miocic untuk bisa tampil bringas dan mengesankan di atas oktagon. Ia mulai melakukan debut bersama UFC pada 2011, silam.
Miocic kala itu bertarung melawan Joey Beltran di UFC 136, pada 8 Oktober 2011. Ia berhasil menang melalui penilaian juri.
Ia pun kemudian berhasil memenangkan tiga laga berikutnya. Lalu, Miocic kalah saat diadu dengan Stefan Struve pada September 2012. Miocic kalah melalui technical knock out pada ronde kedua.
Setelah melalui beberapa pertarungan dan mayoritas memenangkan laga yang dimainkannya, Miocic pun mendapatkan peluangnya memperebutkan sabuk juara kelas berat.
Ia dipertemukan dengan Fabricio Werdum di helatan UFC 198, pada 14 Mei 2016. Miocic pun menang via TKO pada pertengahan rode pertama.
Setelahnya, Miocic berhasil mempertahankan gelarnya sebanyak tiga kali, termasuk berhasil mengalahkan Francis Ngannou via penilaian mutlak juri.
Namun, sabuk juara harus terlepas dari pinggang Miocic, saat sang petarung dipertemukan dengan Daniel Cormier di UFC 226 pada Juli 2018. Miocic kalah via KO dari Cormier.
Selanjutnya, Miocic bertarung lagi melawan Cormier untuk membalaskan dendamnya dan merebut kembali sabuk juara kelas berat dari pinggang Cormier.
Hasilnya mengesankan, di mana Miocic mampu mengalahkan Cormier via TKO dalam UFC 241 pada Agustus 2019. Cormier masih penasaran, karena skor keduanya sama-sama imbang 1-1 di atas oktagon.
UFC 252 pun dihelat dan mempertemukan keduanya dalam laga trilogi Cormier versus Miocic pada Agustus 2020. Di laga tersebut Miocic berhasil menang melalui penilaian mutlak juri.
Laga itupun menjadi ajang perpisahan bagi Cormier yang memutuskan untuk pensiun dari dunia MMA. Terkini Cormier berkarier sebagai komentator laga UFC.
Miocic tetap menapaki kariernya di atas oktagon di usia yang hendak memasuki kepala empat. Ia kemudian dipertemukan dengan Francis Ngannou yang kala itu menjadi petarung peringkat satu penantang gelar juara kelas berat.
Laga pun dilangsungkan dalam UFC 260 pada Maret 2021. Namun, kali ini Miocic harus mengakui keunggulan Ngannou. Miocic kalah lewat KO pada ronde kedua.
Sekarang Miocic menargetkan untuk menjadi orang pertama yang membuat Jon Jones merasakan kekalahan yang sesungguhnya di dalam oktagon. Miocic berencana mengambil kembali sabuk juara kelas berat yang dulu pernah terbalut di pinggangnya.
"Saya akan menang, tidak ada pertanyaaan," kata Miocic melansir MMA Fighting.
Saya tahu bahwa (dia (Jones) tidak pernah kalah), tapi memang menyebalkan dia akan kalah ," tambahnya.
Mata dunia MMA memang tersorot pada Jon Jones dan Francis Ngannou tentang siapa yang terbaik dan akan menang ketika keduanya disabung di dalam oktagon.
Namun, jangan pernah melupakan warisan yang ditinggalkan Miocic untuk kelas berat UFC. Miocic menjadi satu-satunya petarung yang berhasil mempertahankan sabuk juara kelas berat terbanyak. Rekor Miocic kini berjumlah 20 kali menang dan empat kali kalah.