LINIMASA - Habib Jafar membongkar rahasia Deddy Corbuzier saat mengundang pejabat publik ke acara siniarnya Close The Door.
Habib Jafar dan Onadio Leonardo menjadi bintang tamu bincang-bincang di acara siniar yang diunggah di kanal YouTube Deddy Corbuzier.
Semula, Habib Jafar membicarakan tentang industri nasihat kepada Deddy Corbuzier. Industri nasihat merupakan frasa yang disebut Habib Jafar terkait acara ceramah ataupun nasihat yang dibawakan tokoh tapi sudah disiapkan pertanyaan dan jawabannya.
Habib Jafar merasa tersinggung dengan istilah tersebut. Pasalnya, kata dia, acara yang demikian terlanjur disetting terlebih dahulu.
Bagi Habib Jafar, untuk urusan dakwah atau ceramah, tidak ada istilah settingan semisal pertanyaan dan jawabannya sudah disiapkan terlebih dahulu.
"Lu sewa badut jangan ngajak habib kalau kayak gitu," kata Habib Jafar.
Deddy Corbuzier yang dikenal sebagai host atau pembawa acara pun mengaku sempat mengalami hal yang sama.
"Gua ngalamin gitu juga bib, sama," kata Deddy.
Deddy kemudian mengatakan untuk urusan bintang tamu di acara siniarnya, maka tak mau diatur dengan konsep yang sudah disiapkan sebelumnya.
Ia memilih untuk bebas bertanya kepada narasumber yang dihadirkan di acara podcast-nya.
Tiba-tiba Habib Jafar menanyakan terkait acara siniar yang rutin dilakukan oleh Deddy di kanal YouTube-nya.
Habib Jafar bertanya apakah saat mengundang pejabat publik semisal menteri, wakil rakyat dan yang lainnya biasanya sudah disetting sebelumnya terkait pertanyaan dan jawabannya.
"Soal YouTube juga soal Close The Door. Lu ketika yang datang pejabat, lu atur ga, lu setor pertanyaan dulu gak," tanya Habib Jafar kepada Deddy.
Deddy kemudian menjelaskan kalau dulu ketika acara Close The Door tersebut bergulir, ia kerapkali diminta membuat daftar pertanyaan yang akan dilayangkan ke narasumber.
Permintaan itu datang dari ajudan si narasumber. Menurut Deddy, ajudan khawatir ditanya hal yang sensitif dan macam-macam.
"Gini ya, di awal pejabat awal-awal dulu mereka minta stor pertanyaan, terus nanti di-list yang ini jangan. itu di awal dulu," katanya.
Namun sekarang, Deddy memilih tegas dan meminta masalah pertanyaan yang akan diajukan oleh Deddy dibahas sebelum acara podcast berlangsung.
"Kalau sekarang, kalau ada yang kayak gitu gua langsung ngomongnya begini, pertanyaannya didiskusikan satu jam sebelumnya, di tempat," tegasnya.
Deddy mengatakan berdasarkan pengalamannya, terkadang narasumber semisal menteri ataupun wakil rakyat tidak menjadi masalah dengan pertanyaan yang akan dilemparkan Deddy. Namun, ajudannya biasanya khawatir.
"Karena pengalaman gua, kadang-kadang, gua belain pejabatya, menterinya gak apa-apa ditanyain, tapi ajudannya khawatir," ucapnya.
"Oh sayang," celetuk Onad.
"Bukan sayang, tapi gak percaya menteri saya bisa jawab gak ya," balas Habib Jafar menirukan kemungkinan keresahan ajudan yang disebutkan Deddy.
Selain itu, kata Deddy, terkadang ia memilih untuk menanyakan sesuka hati dia terhadap narasumber, urusan ada yang tidak boleh ditayangkan nantinya meminta persetujuan dari pejabat publik tersebut.
"Kalau gue kadang-kadang begini, udah selesai podcast nih gua ngomongnya begini, pak saya nanya apa aja, bapak jawab apa aja, kalau udah selesai bapak gak suka dengan pertanyaanya kasih tahu saya, take out saja kan bisa," bebernya.