LINIMASA - Game Mobile Legends sampai saat ini masih menjadi trend hampir di semua kalangan. Terlebih Indonesia pernah menjadi tuan rumah dalam turnamen ini (M4) pada tahun 2022 lalu.
Game Mobile Legends ini biasa dikaitkan dengan emosi negatif seperti kecemasan dan stress. Tak sedikit juga para pemainnya yang sampai melemparkan gedgetnya karena kesal, baik teman satu timnya yang dirasa tidak sportif atau lawannya yang terlalu jago.
Emosi yang membludak sering kali terjadi ketika kalah saat push rank atau bermain untuk menaikan bintang. Para pemain Mobile Legends ini tak mau kalah karena dianggap akan mengurangi win rate (ratting kemenangan) hero yang mereka sedang pakai saat itu.
Lantas apakah marah-marah saat kalah push rank bisa membatalkan puasa? Mengingat, tinggal minghitung hari kita akan memasuki Bulan Ramadhan 2023.
Bermain game memang menyenangkan tapi bisa membuat kita lupa waktu dan membuat hari terasa lebih cepat. Hal ini bisa menjadi sia-sia karena kamu jadi tidak punya waktu untuk melakukan ibadah lain.
Meskipun demikian, bermain game bukan perkara yang diharamkan saat bulan puasa. Hanya saja kamu harus berhati-hati saat bermain game.
Bermain game, seperti push rank Mobile Legends berpotensi merusak puasamu sehingga dapat membatalkan puasa.
Hukum Marah-marah Saat Bermain Game
Pada dasarnya bermain games yang mengandung nilai positif dan tidak ditemukan unsur judi itu diperbolehkan, dengan catatan tidak sampai melalaikan kewajibannya sebagai Muslim.
Baca Juga: 3 Penjahat yang sangat Berpengaruh di Anime Naruto, Salah Satunya Madara!
Hal ini menandakan bahwa permainan games itu memiliki dampak tergantung pada yang memainkannya. Bisa jadi positif ataupun sebaliknya.
Jika permainan itu berdampak pada hal-hal yang positif, tentu bagus untuk dilanjutkan. Namun, jika malah berdampaak negatif lebih baik dihindari, seperti marah-marah, lupa waktu apalagi sampai lupa untuk melakukan ibadah kepada Allah SWT.
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) bidang Dakwah dan Ukhuwah Cholil Nafis menjelaskan, bahwa marah atau bertengkar tidak membatalkan puasa. Namun, orang yang marah atau bertengkar berarti pahala puasanya telah hilang.
Artinya, meski puaranya itu dihitung sah, tapi tidak berdampak apa-apa dan hanya mendapatkan haus dan lapar saja.
Pendapat serupa juga dikemukakan oleh Dosen Tafsir Hadits Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta Sahiron. Sahiron mengungkapkan, orang yang marah ketika puasa maka pahalanya akan berkurang.
Intinya adalah bahwa segala kemaksiatan yang dilakukan ketika berpuasa itu dapat mengurangi atau bahkan menghilangkan pahala berpuasa. Namun, terkait perbuatan itu membatalkan puasa atau tidak atau mengurangi nilai pahala, Sahiron berpendapat hal itu bukan kewenangan manusia untuk menentukannya.
Itulah hukum marah-marah saat bermain game atau push rank di bulan puasa yang bisa kamu jadikan pertimbangan dan informasi.