LINIMASA - Kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Arteria Dahlan menjadi sorotan publik akhir-akhir ini. Nama Arteria menjadi ramai dibicarakan setelah berseteru dengan Mahfud MD dalam rapat DPR RI.
Informasi tentang Arteria Dahlan pun kian kencang. Banyak kabar simpang siur di tengah masyarakat tentang sosok politisi PDIP tersebut.
Salah satunya, beredar informasi yang menyebutkan kalau rumah Arteria Dahlan digeledah Komisi Pemberantas Korupsi (KPK). Klaim tersebut menyebutkan berdasarkan hasil penggeledahan, lembaga anti rasuah menemukan ratusan miliar uang negara.
Informasi tersebut disebar melalui unggahan video di kanal YouTube GARUDA NEWS pada 7 Maret 2023. Pengunggah menampilkan judul sebagai berikut: "GEMPAR.!! RUMAH ARTERIA DAHLAN DIGELEDAH, KPK TEMUKAN RATUSAN MILIAR UANG NEGARA."
Adapun sampil video tersebut menuliskan kalimat "RUMAH ARTERIA DAHLAH DI GELEDAH." Video berdurasi 8 menit 5 detik tersebut sudah ditonton sebanyak 11 ribu kali.
Thumbnail video tersebut memperlihatkan sosok Arteria Dahlan yang terlihat bengong. Di sampingnya, ada Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan HAM, Mahfud MD yang terlihat memegang map berwarna merah. Mahfud menunjukkan raut muka senang.
Di bagian lain, terlihat pula sosok perempuan yang mengenakan masker berwarna putih. Perempuan tersebut sekilas mirip dengan Menteri Keuangan, Sri Mulyani.
Tampak pula gundukan uang yang masih disegel di mana terdapat beberapa orang petugas seperti layaknya baru selesai melakukan penggeledahan.
Lantas, benarkah klaim video tersebut?
Penjelasan
Berdasarkan hasil penelusuran, video yang mengklaim rumah Arteria Dahlan digeledah dan ditemukan uang dengan nominal jumbo hanya berisi potongan video yang tidak sesuai dengan judul yang disajikan.
Narator sama sekali tidak menjelaskan adanya penggeledahan atau hasil penggeledahan berupa tumpukan uang seperti yang tersaji dalam thumbnail.
Narator hanya menjelesakan apresiasi dari Mahfud MD yang berani membongkar lembaga yang diduga melakukan korupsi.
Foto yang dijadikan thumbnail berupa hasil penggabungan beberapa foto yang sudah diedit terlebih dahulu alias hasil rekayasa semata.
Sumber foto yang dijadikan thumbnail video tersebut diambil dari kejadian penggeledahan terhadap mantan Komisaris Utama PT Bank Modern Samadikun, yang terbukti melakukan korupsi BLBI sebesar Rp169 miliar. Tumpukan uang tersebut memiliki nominal Rp87 miliar.