LINIMASA - Penyanyi Raisa mengungkap hal yang kerap membuatnya stres serta cara mengatasinya.
Sebagai artis papan atas, Raisa juga ternyata pernah mengalami stres dengan rutinitas kehidupan sehari-hari.
Hal yang membuatnya stres diantaranya yang berkaitan dengan urusan rumah tangga, harapan dari lingkungan sekitar, bahkan tentang kurangnya waktu bersama keluarga.
“Stres pasti lah ya. Sering malah, bukan pernah. Sebenarnya rata-rata sama ya (seperti orang pada umumnya). Ngurusin keluarga, ekspektasi dari society kita, ngerasa guilty kayak misal kerja terus nih kurang waktu di rumah. Kayak gitu tuh sudah biasa lah,” kata dikutip dari ANTARA Senin, (8/5/2023).
Raisa mengungkapkan bahwa stres yang dialaminya merupakan hal yang biasa dirasakan oleh setiap wanita.
“Aku rasa semua cewek pasti merasakan hal yang sama. Sebenarnya ekspektasi kita versus ekspektasi orang ya yang bikin susah,” imbuhnya.
Diketahui Raisa memiliki jadwal menyanyi yang padat. Bahkan istri Hamish Daud ini harus bisa membagi waktu untuk mengurus keluarga dan juga menjalankan karirnya.
Meski melelahkan, namun Raisa mengaku tetap semangat dalam menjalankan perannya karena terinspirasi dari para ibu-ibu lainnya.
“Jadi kayak aku benar-benar lagi down, lagi capek, lagi nggak tahu harus ngapain sebelum konser. Dengan keadaan ngurus anak, dan harus ini itu segala macam. Itu yang nyemangatin aku ya ibu-ibu lain. Perempuan itu memang sudah sekuat itu,” ungkap istri Hamish Daud itu.
Baca Juga: Nekat Masuki Istana Negara, Dua Wanita Klaim Korban Penggelapan dan Penipuan Diamankan Polisi
“Kita merasakan sekarang tuh empowered banget. Menurutku sikut-sikutan antar wanita tuh sudah semakin sedikit. Sekarang orang-orang trennya memang lagi saling support, saling menginspirasi,” sambungnya.
Meski banyak tuntutan yang membuatnya stres, Raisa mengaku punya cara untuk mengatasi hal tersebut. Salah satu hal yang bisa mengendalikan rasa stresnya yakni dengan cara berbagi hal yang tengah dipikirkan dan dirasakan kepada orang terdekat.
“Cara mengendalikannya beda-beda sih. Pasti setiap stres, cara mengaturnya beda. Cuma yang pasti kita harus bisa berbagi. Karena itu menurutku salah satu kekurangan aku. Aku itu orangnya mendam, terus ngerasa semua bisa dikerjain sendiri. Nggak mau ngerepotin,” ujarnya.
“Tapi sekarang pelan-pelan aku belajar untuk berbagi. Kayak, ternyata kadang-kadang kita merasa masalahnya gede banget, kalau kita omongin tuh ternyata nggak separah di pikiran kita ya. Setelah kita berbagi sama teman, sama keluarga, sama teman kerja, kita bakalan merasa lebih ringan dan dapat diatur,” pungkas Raisa. (Sumber: ANTARA)