CEK FAKTA: Kabar Baik untuk Indonesia! 5 Provokator Timnas Thailand Dihukum Penggal

Suara Linimasa

Selasa, 30 Mei 2023 | 16:13 WIB
CEK FAKTA: Kabar Baik untuk Indonesia! 5 Provokator Timnas Thailand Dihukum Penggal
Thumbnail video YouTube yang mengklaim bahwa lima provokator dari Timnas Thailand dieksekusi penggal. Cek faktanya (YouTube)

LINIMASA - Beredar kabar yang menyebutkan lima provokator Timnas Thailand di ajang SEA Games kontra Timnas Indonesia dihukum penggal. 

Informasi tersebut disebar oleh kanal YouTube PINTU MERDEKA melalui unggahan video berjudul "KABAR BAIK UNTUK INDONESIA! 5 PROVOKATOR THAILAND AKHIRNYA DIPENGGAL."

Thumbnail video menampilkan Presiden FIFA Gianni Infantino tampak sedang memberiokan penjelasan. Di bagian lain tampak ada pula Raja Thailand Maha Vajiralongkorn berhadapan dengan Presiden Joko Widodo. Ada pula tambang yang terpasang di tiang gantungan. 

"EKSEKUSI DIJALANKAN 5 PETINGGI THAILAND TEMUI TAKDIRNYA," narasi yang dituliskan dalam thumbnail tersebut. 

Lantas benarkah klaim tersebut?

Penjelasan

Melansir turnbackhoax.com, laga final cabor sepak bola putra SEA Games 2023, antara Indonesia dan Thailand berujung ricuh. Beberapa pemain dan official Thailand mendapat sanksi dari Federasi Sepak Bola Thailand (FAT). 

Video yang diunggah kanal YouTube PINTU MERDEKA menyebutkan bahwa lima orang provokator Thailand dipenggal sebagai hukuman karena sudah berbuat rusuh. 

Namun, setelah menonton keseluruhan video berdurasi 8 menit 4 detik tersebut tidak ditemukan informasi valid ataupun keterangan resmi yang menyatakan bahwa provokator Thailand dihukum gantung. 

Narator dalam video hanya membacakan ulang artikel yang diunggah oleh Bola Sport, Sumeks.co, dan Tempo. 

Berdasarkan penjelasan artikel tersebut FAT membentuk komite khusus untuk menyelidiki semua orang yang terlibat dalam kericuhan pada pertandingan Indonesia melawan Thailand.

Kemudian FAT memberikan sanksi kepada tiga ofisial dan dua pemain. Ketiga ofisial tersebut adalah Prasadchok Chokmoh, Mayed Madada, dan Patrawut Wongsripuek. Kepada tiga nama tersebut, FAT menjatuhkan hukuman berupa penangguhan selama satu tahun dari tim nasional.

Selain itu, dua nama pemain Thailand yang dijatuhi sanksi, yakni Soponwit Rakyath dan Thirapak Prueangna. Keduanya diganjar penangguhan aktif di tim nasional selama enam bulan.

Tidak ada hukuman penggal yang diberikan kepada Timnas Thailand seperti yang disebutkan dalam judul dan thumbnail video tersebut.

Kesimpulan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Juara Piala AFF U-23 Jika Bawa Pemain dari SEA Games 2023

Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Juara Piala AFF U-23 Jika Bawa Pemain dari SEA Games 2023

Bola | Selasa, 30 Mei 2023 | 14:39 WIB

PSSI Pastikan Timnas Argentina Main Serius Lawan Indonesia: Kalau Seri atau Kalah Mereka Rugi

PSSI Pastikan Timnas Argentina Main Serius Lawan Indonesia: Kalau Seri atau Kalah Mereka Rugi

Bola | Selasa, 30 Mei 2023 | 13:37 WIB

Sempat Dilumat Timnas Indonesia, Fiji Jadi Bulan-bulanan di Piala Dunia U-20 2023

Sempat Dilumat Timnas Indonesia, Fiji Jadi Bulan-bulanan di Piala Dunia U-20 2023

Bola | Selasa, 30 Mei 2023 | 14:05 WIB

Terkini

Kegagalan Investasi TaniHub Risiko Bisnis, Bukan Tindak Pidana

Kegagalan Investasi TaniHub Risiko Bisnis, Bukan Tindak Pidana

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 01:05 WIB

Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!

Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 00:05 WIB

Perubahan Nasib Iwan Tuaji dalam 15 Bulan: Dilantik Jadi Wabup, Kini Ditahan

Perubahan Nasib Iwan Tuaji dalam 15 Bulan: Dilantik Jadi Wabup, Kini Ditahan

Sumsel | Rabu, 03 Juni 2026 | 23:50 WIB

Eks Dirut BVI Bantah Terima Kickback dari Investasi TaniHub

Eks Dirut BVI Bantah Terima Kickback dari Investasi TaniHub

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 23:41 WIB

FESyar Sumatera 2026 Hadir di Palembang, Ada 122 UMKM Halal dan Tabligh Akbar Habib Syech

FESyar Sumatera 2026 Hadir di Palembang, Ada 122 UMKM Halal dan Tabligh Akbar Habib Syech

Sumsel | Rabu, 03 Juni 2026 | 23:36 WIB

Rupiah Melemah Jadi Berkah, Wisatawan Malaysia Makin Gencar Belanja di Pontianak

Rupiah Melemah Jadi Berkah, Wisatawan Malaysia Makin Gencar Belanja di Pontianak

Kalbar | Rabu, 03 Juni 2026 | 23:20 WIB

Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media

Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 23:11 WIB

Perubahan Nasib Dadan Hindayana dalam 48 Jam: Dari Pimpinan BGN hingga Berompi Tahanan

Perubahan Nasib Dadan Hindayana dalam 48 Jam: Dari Pimpinan BGN hingga Berompi Tahanan

Jakarta | Rabu, 03 Juni 2026 | 23:06 WIB

Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara

Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:45 WIB

Megawati Bakal Terima Penghargaan dari Timor Leste, PDIP Jajaki Kerja Sama Strategis

Megawati Bakal Terima Penghargaan dari Timor Leste, PDIP Jajaki Kerja Sama Strategis

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:32 WIB