LINIMASA - Beredar kabar yang menarasikan bahwa Presiden Joko Widodo atau Jokowi diam-diam melaporkan pedangdut Dewi Perssik karena sudah menghina penyanyi Americas Got Talent 2023, Putri Ariani di muka umum.
Kabar tersebut dibagikan oleh kanal YouTube Bisikan Public melalui unggahan sebuah video pada Jumat (23/6/2023). Baru tayang delapan jam lalu, video tersebut sudah ditonton sebanyak 16 ribu kali.
"Tak Terima - Diam² Presiden Jokowi Laporkan Dewi persik Usai Hin4 Putri Ariani Di Muka Umum," judul unggahan video tersebut.
Thumbnail video memperlihatkan Presiden Jokowi tampak sedang memberikan keterangan bersama Putri Ariani di hadapan awak media.
"Jokowi laporkan Dewi Persik demi Putri Ariani," narasi yang ditulis dalam video.
Lantas benarkah klaim video tersebut?
Setelah ditelusuri, video berdurasi 4 menit 13 detik tersebut tidak menunjukkan bukti akurat ataupun keterangan resmi terkait klaim yang dibangun dalam judul dan thumbnail video.
Alih-alih menunjukkan bukti akurat, narator dalam video tersebut malah membaca ulang salah satu berita tentang Dewi Perssik yang menyinggung ketenaran Putri Ariani. Dewi Perssik pun nyatanya tidak menghina Putri Ariani.
Selain itu, narator pun memaparkan tentang ketakjuban Sultan Brunei Darussalam kepada Putri Ariani hingga menyerahkan separuh hartanya untuk penyanyi difabel tersebut.
Faktanya, Sultan Brunei tidak pernah menyinggung tentang Putri Ariani apalagi sampai memberikan sejumlah harta kekayaannya kepada penyanyi jebolan Americas Got Talent tersebut.
Hingga akhir video, tidak ditemukan informasi yang menyebutkan bahwa Presiden Jokowi melaporkan Dewi Perssik karena sudah menghina Putri Ariani di muka umum.
Thumbnail video pun merupakan hasil editan alias rekayasa digital untuk merekayasa kejadian seolah Presiden Jokowi memberikan keterangan terkait narasi yang dibangun pembuat video.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa video unggahan kanal YouTube Bisikan Publik berjudul "Tak Terima - Diam² Presiden Jokowi Laporkan Dewi persik Usai Hin4 Putri Ariani Di Muka Umum," merupakan informasi menyesatkan alias hoaks.