Hati-Hati! Berikut 5 Penyakit Yang Mengintai Kucing Peliharaan Kalian

Mamagini

Sabtu, 25 Juni 2022 | 13:03 WIB
Hati-Hati! Berikut 5 Penyakit Yang Mengintai Kucing Peliharaan Kalian
Pexels

Kucing merupakan hewan peliharaan yang sangat umum di kalangan masyarakat. Selain menggemaskan, kucing juga salah satu hewan peliharaan yang cukup mandiri dan tidak terlalu sulit untuk dipelihara.

Namun layaknya manusia pada umumnya, kucing juga dapat terserang beragam jenis penyakit yang dapat mengancam mereka. 

Salah satu cara terbaik bagi kucing peliharaan kalian agar tetap sehat dan terhindar dari beragam jenis penyakit yang dapat mengintainya adalah dengan memberikan makanan yang bernutrisi, menjaga kucing peliharaan tetap di dalam rumah dan juga mengontrol kesehatan mereka.

Dari sekian beragam penyakit yang dapat menyerang kucing peliharaan kalian, kami telah merangkum dari situs Commercial Village Vet, lima penyakit yang dapat mengintai kucing peliharaan kalian:

1.Leukemia Kucing

Leukemia kucing adalah penyakit yang menyebar melalui urin, cairan hidung dan air liur. Kucing dapat tertular penyakit melalui gigitan, berbagi makanan, mangkuk air dan kotak kotoran, dan dari saling merawat. Induk kucing dapat menularkan penyakit ini kepada anak kucingnya, dan anak kucing lebih mungkin tertular penyakit ini daripada kucing dewasa.

Beberapa kucing akan langsung jatuh sakit setelah tertular virus tersebut. Leukemia kucing dapat menyebabkan sejumlah kondisi, tetapi pada akhirnya akan menyerang sistem kekebalan dan menyebabkan kegagalan sumsum tulang. Penyakit apa pun bisa menjadi tanda leukemia kucing.

Meskipun tidak ada obat untuk mengatasi leukemia pada kucing, penyakit ini cukup mudah dicegah. Menjaga kucing di dalam ruangan, membatasi paparan kucing lain, menjaga lingkungan hidup yang bersih dan memastikan kucing kalian divaksinasi semuanya dapat membantu mencegah leukemia kucing.

2.Feline Immunodeficiency Virus (FIV)

FIV umumnya menyebar melalui luka gigitan. Kucing jalanan dan serangga territorial sangat rentan terhadap infeksi FIV. Penyebaran FIV terhadap kucing melalui mangkuk makanan dan minuman yang sama tidak secara signifikan meningkatkan risiko tertular FIV, bahkan induk kucing pun jarang menularkannya virus ini ke anak-anaknya.

Setelah virus berhasil memasuki aliran darah, virus ini akan berkembang menjadi aktif. FIV menargetkan sistem kekebalan tubuh kucing. Untuk kucing yang memiliki FIV dalam tubuhnya dapat meningkatkan risiko infeksi.

baca juga

Upaya pencegahan FIV dapat kalian lakukan dengan menjaga kucing peliharaan kalian di dalam area rumah karena sampai saat ini belum ada vaksin yang cukup efektif untuk melawan FIV.

3.Gagal Ginjal

Gagal ginjal merupakan salah satu penyebab utama kematian pada kucing yang telah menginjak usia tua. Penyebab gagal ginjal pada kucing umumnya karena faktor usia, genetika dan lingkungan seperti menelan zat beracun.

Gagal ginjal pada kucing dapat terjadi dalam dua bentuk yaitu gagal ginjal akut dan gagal ginjal kronis. Gagal ginjal akut dikaitkan dengan berhentinya fungsi ginjal secara tiba-tiba, sedangkan gagal ginjal kronis terjadi akibat penurunan fungsi ginjal yang progresif.

Sejumlah gejala dapat muncul sebagai akibat dari gagal ginjal, termasuk buang air kecil yang berlebihan, rasa haus yang meningkat, mual atau muntah, dehidrasi, sembelit, kehilangan nafsu makan, penurunan berat badan, halitosis (bau mulut) dan lesu.

Meskipun tidak ada obat untuk gagal ginjal kucing, penyakit ini dapat dikelola melalui penyesuaian diet, pengobatan, dan terapi hidrasi kucing kalian.

4.Pankleukopenia

Panleukopenia adalah penyakit virus pada kucing yang sangat menular, umumnya virus tersebut menyerang anak kucing yang lahir dari ibu yang tidak divaksinasi. Walaupun telah diberi pengobatan, anak kucing hampir selalu mati karena keganasan virus tersebut. Virus ini dapat menyebar melalui cairan tubuh, kotoran dan kutu, dan biasanya ditularkan melalui mangkuk makanan dan air yang terkontaminasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kenapa Kucing Peliharaan Suka Memakan Rumput?

Kenapa Kucing Peliharaan Suka Memakan Rumput?

Mamagini | Senin, 23 Mei 2022 | 16:35 WIB

Terkini

Guna Hemat Anggaran, Pemkab Bogor Resmi Setop Kebijakan Sewa Kendaraan Dinas

Guna Hemat Anggaran, Pemkab Bogor Resmi Setop Kebijakan Sewa Kendaraan Dinas

Bogor | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:19 WIB

Warga Dukung MBG Demo di DPRD Sumsel, Siapa Sebenarnya Massa yang Turun ke Jalan?

Warga Dukung MBG Demo di DPRD Sumsel, Siapa Sebenarnya Massa yang Turun ke Jalan?

Sumsel | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:18 WIB

Lebih dari Sekadar Panutan: Cara Anak Sulung Mengembangkan Diri Bersama di Persulungan

Lebih dari Sekadar Panutan: Cara Anak Sulung Mengembangkan Diri Bersama di Persulungan

Your Say | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:17 WIB

Kasus Penyekapan di Bandung, Komnas Perempuan Sebut Ada Kekerasan Berbasis Gender yang Ekstrem

Kasus Penyekapan di Bandung, Komnas Perempuan Sebut Ada Kekerasan Berbasis Gender yang Ekstrem

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:16 WIB

Menurut Feng Shui, Lukisan Sebaiknya Dipajang di Mana? Ini Lokasi yang Bisa Bikin Hoki

Menurut Feng Shui, Lukisan Sebaiknya Dipajang di Mana? Ini Lokasi yang Bisa Bikin Hoki

Lifestyle | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:15 WIB

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:14 WIB

Kejari Tangsel Bongkar Dugaan Korupsi di Pegadaian, Kepala Unit Layanan Syariah Jadi Tersangka

Kejari Tangsel Bongkar Dugaan Korupsi di Pegadaian, Kepala Unit Layanan Syariah Jadi Tersangka

Banten | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:08 WIB

Ekspor Mobil Buatan Indonesia Tancap Gas, Naik 31,4 Persen

Ekspor Mobil Buatan Indonesia Tancap Gas, Naik 31,4 Persen

Foto | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:06 WIB

Rupiah Meriang Lagi! Ditutup ke Level Rp17.859 per Dolar AS

Rupiah Meriang Lagi! Ditutup ke Level Rp17.859 per Dolar AS

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:06 WIB

Menakar Kontrol Sosial Masyarakat Modern Lewat Kasus Penyekapan di Bandung

Menakar Kontrol Sosial Masyarakat Modern Lewat Kasus Penyekapan di Bandung

Your Say | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:05 WIB